Dalam beberapa hari ke depan, kawan saya Denny Santoso akan menyelenggarakan pesta pernikahannya. Ketika menghadiri sebuah pesta pernikahan, salah satu yang menarik perhatian adalah makanan.
Biasanya makanan-makanan yang disajikan di pesta pernikahan identik dengan makanan yang enak-enak dan tinggi kalori. Apalagi kalau hidangannya disajikan dalam bentuk prasmanan sampai terkadang tidak bisa mengontrol nafsu makan kita.
Sebenarnya tidak semua makanan yang disajikan di pesta pernikahan itu tergolong kurang sehat dari segi gizi dan cara pengolahannya. Banyak juga pilihan makanan sehat yang dapat kita konsumsi di suatu acara pesta pernikahan. Jika anda menghadiri pesta pernikahan, mungkin tips-tips berikut dapat dicoba untuk mengendalikan jumlah kalori yang masuk, yaitu:
- Tidak merubah pola makan sehat yang sedang anda jalani. Tetaplah makan dengan pola dan menu yang sedang anda jalani sehari-hari, sehingga anda tidak akan merasa kelaparan ketika berada di pesta tersebut. Makan di pesta hanyalah mengganti salah satu jam makan anda.
- Jangan menunda jam makan anda dengan alasan ingin makan lebih banyak pada saat pesta. Karena hal tersebut hanya menyebabkan pencernaan menjadi terganggu dan asupan kalori menjadi berlebihan.
- Ketika anda berada di pesta, pilihlah jenis makanan sehat yang anda sukai tapi tetap mengontrol jumlah dan jenisnya. Beberapa jenis makanan bisa saling menggantikan jadi tidak perlu mengambil keduanya, misalnya nasi dan mie. Pilihlah salah satunya atau jika ingin mengkombinasikan, ambillah dalam jumlah yang lebih sedikit.
- Jika anda ingin memilih makanan pembuka (appetizer), pilihlah yang rendah kalori seperti salad buah atau sayur dengan topping secukupnya. Sup sayuran cair juga bisa merupakan pilihan appetizer yang rendah kalori. Tetap perhatikan jumlahnya.
- Hindari makanan yang diproses dengan cara digoreng atau banyak menggunakan minyak.
- Finger food seperti kue dan cemilan lain yang ukurannya kecil harus dikontrol jumlahnya karena mengandung kalori yang cukup besar.
- Hindari alkohol dan minuman berkarbonasi, pilih air putih atau jus buah dengan jumlah tertentu.
- Jangan lupakan buah segar yang biasanya disajikan sebagai dessert.
- Bersosialisasi dengan undangan lain dapat mencegah kita untuk makan terlalu banyak.
Selanjutnya sedikit cerita tentang menu sehat kita kali ini. Bila anda pernah menghadiri suatu pesta pernikahan di Italia, Yunani atau Timur Tengah, anda mungkin pernah melihat suatu penganan berupa kacang almond yang dibalut dengan gula berwarna-warni.
Penganan ini disebut Jordan almond dan sering ditemui pada pesta-pesta pernikahan di negara-negara tersebut sebagai wedding favors (hadiah yang diberikan kepada undangan). Di Italia disebut Italian Confetti, sedangkan di Yunani disebut koufeta.
Makna dibalik Jordan Almond ini diambil dari almond segar yang memiliki rasa yang pahit yang dianggap mewakili “kehidupan” sedangkan rasa manis gula melambangkan suatu pernikahan yang akan membuat kehidupan menjadi lebih manis.
Di Italia, Italian Confetti biasanya dibungkus dalam kantong atau kotak kecil yang bertuliskan nama pengantin dan tanggal pernikahan. Kantong atau kotak kecil ini berisi 5 buah Italian Confetti yang masing-masing almond melambangkan 5 harapan untuk pengantin baru yaitu good health, prosperity, happiness, longevity, and fertility.
Dalam mitologi Yunani, almond itu sendiri melambangkan cinta abadi. Pada zaman dahulu di pesta pernikahan di Italia, pengantin juga mempunyai tradisi memberikan sepotong kue pengantin kepada para tamu untuk disisipkan ke bawah bantal sebelum tidur, sehingga menurut ceritanya mereka dapat bermimpi tentang pasangan masa depan mereka. Tapi tradisi ini tidak dilakukan lagi karena tidak mungkin lagi menyisipkan kue pengantin ke bawah bantal karena bisa mengotori tempat tidur.






