Making your own Soy Milk

category: Nutrition

Membuat susu kedelai sendiri? Nggak susah kok. Coba ikuti resep sehat berikut ini, tapi sebelum itu yuk kita membahas sedikit tentang kacang-kacangan dan protein yang terkandung di dalamnya.

 Making your own Soy Milk

Kedelai (soybean) atau bahasa latinnya Glycine max berasal dari Asia Timur (China, Jepang dan Korea), masuk ke Eropa pada awal abad ke-18, kemudian masuk ke Amerika Utara pada tahun 1765. Tanaman ini masuk ke Afrika pada akhir abad ke-19. Kedelai sudah digunakan di China selama lebih dari 5000 tahun sebagai makanan dan campuran obat-obatan.

Sebuah mitos di China menyebutkan pada tahun 2853 SM, Kaisar Shennong yang terkenal memperkenalkan 5 tanaman yang disucikan yaitu kedelai, beras, gandum, barley dan millet. Antara abad pertama sampai abad ke-15 dan ke-16, kedelai diperkenalkan di beberapa negara seperti India, Indonesia, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Taiwan dan Nepal. Sekarang, kedelai sudah tersebar luas hampir di seluruh dunia.

Istilah susu kedelai (soy milk) telah digunakan sejak tahun 82 M yang tertulis dalam buku berjudul “Lunheng” karangan Wang Chong pada bab yang berjudul “Four Taboos (Szu-Hui). Menurut legenda di China, susu kedelai dikembangkan oleh Liu An (seorang pangeran, cucu dari Kaisar Liu Bang dari Dinasti Han) untuk keperluan pengobatan, meskipun tidak ada bukti nyata terhadap legenda ini.

Legenda ini berkembang pada abad ke-12 dan tidak terdapat kejelasan sampai akhir abad ke-15 yang tertulis di “Bencao Gangmu” (suatu buku mengenai bahan obat-obatan herbal atau disebut juga Compendium of Materia Medica). Di buku ini disebutkan tentang tahu (tofu) yang dikembangkan ole Liu An tapi tidak menyebutkan sedikit pun mengenai susu kedelai. Kemudian penulis-penulis Asia dan Barat menambahkan juga kalau susu kedelai dikembangkan oleh Liu An, dengan asumsi tahu (tofu) tidak dapat dihasilkan tanpa melalui proses pembuatan susu kedelai terlebih dahulu.