3 Faktor Utama Yang Menentukan Kekuatan

category: Training

 3 Faktor Utama Yang Menentukan Kekuatan

Inervasi

Tanpa sistem saraf, Anda tidak bisa mengangkat sehelai rumput. Untuk menjadi kuat, Anda harus memiliki sistem saraf yang efisien yang dapat memasok massa otot Anda dalam jumlah besar. Saraf motor berakhir di otot, di persimpangan sinapsis yang disebut lempengan akhir motor. Dari sana, beberapa serat otot paralel dipasok oleh dendrit dari neuron atau sel saraf. Semakin efisien pasokan saraf Anda, maka semakin kuat diri Anda. Bayangkan seorang atlet Olimpiade angkat besi. Mereka sangat kuat untuk jumlah massa otot yang mereka miliki, bila dibandingkan dengan seorang binaraga. Hal ini karena mereka latihan beban yang sangat berat untuk repetisi yang rendah dengan jumlah set yang banyak. Mengangkat beban yang sangat berat harus merekrut lebih banyak serat otot daripada mengangkat beban lebih ringan. Akibatnya, sistem saraf Anda menjadi terbiasa untuk merekrut semua serat otot Anda untuk memberikan kekuatan yang diperlukan.

Area Cross-sectional

Komponen utama dari kekuatan adalah massa otot, atau lebih tepat, massa area cross-sectional. Bukan panjang otot Anda yang mempengaruhi kekuatan Anda. Tapi sebesar apa area cross-section Anda. Ini karena semakin besar area cross-sectional, maka semakin besar jumlah myofibrils Anda berkontraksi untuk mengangkat beban.

Semua otot rangka memberikan kekuatan yang sama jika direkrut oleh sistem saraf, jadi sudah jelas, jika sebagian besar kekuatan Anda akan tergantung pada banyaknya otot yang Anda miliki. Dengan meningkatkan jumlah sarcomeres di myofibrils dalam serat otot, maka semakin besar kekuatan kontraktil otot Anda.

Leverage (Pertuasan)

Pertuasan panjang secara teknis tidak menguntungkan bagi seseorang dengan lengan yang panjang jika struktur tulang mereka tidak cocok. Seseorang dengan lengan kecil yang panjang tidak akan mempunyai jaringan penyambung yang diperlukan dan jaringan otot untuk mengatasi pengungkitan lemah yang berhubungan dengan tulang mereka. Anggap saja ada dua binaragawan yang mirip, satu lebih tinggi enam inci dan semua pengungkit mereka lebih panjang. Mereka bisa memiliki massa otot yang sama, tetapi binaragawan dengan pertuasan lebih pendek akan lebih kuat karena berat yang mereka pindahkan melalui beragam gerakan menjadi lebih dekat pada tubuh dan pengungkitan lebih efisien. Jika seseorang dengan pertuasan lebih panjang memiliki tulang lebih tebal, massa tulang lebih berat dan lebih banyak jaringan penyambung, mereka akan lebih kuat meskipun dengan kekurangan mekanis karena mereka berjiwa besar dan secara proporsi lebih kuat.

Nah, setelah mengetahui faktor utama penentu kekuatan, bersiaplah untuk mendapatkan kekuatan otot yang optimal!