US Army Physical Fitness Test

category: Training

Tahukah Anda, secara periodik US Army atau prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat harus menjalani ujian fisik bernama Army Physical Fitness Test (APFT). Ujian fisik ini dilakukan sebanyak 2 kali dalam setahun untuk menilai ketahanan, kekuatan otot, dan kemampuan pernafasan kardiovaskular para prajurit. Seperti apakah Army Physical Fitness Test tersebut?

 US Army Physical Fitness Test
Tes 1 : Push-up selama 2 menit
Gerakan Push-up ditujukan untuk menilai ketahanan otot dada, shoulder, dan tricep. Kedua kaki boleh saling menempel atau diberi jarak tidak melebihi 30 cm dan tubuh harus dalam posisi tegak lurus dari bahu sampai ke pergelangan kaki. Jika saat pelaksanaan tubuh melengkung, maka tidak akan dihitung.

Posisi awal akan diberi teriakan “Get set!” yaitu posisi front-leaning rest dimana kedua lengan lurus menahan tubuh. Kemudian diteriakkan “Go!” maka gerakan Push-up pun dimulai dengan mulai menekuk siku sampai lurusnya lengan atas sejajar dengan tanah. Lalu kembali ke posisi semula dimana tubuh tegak lurus. Ini dihitung satu repetisi. Jika peserta tidak mampu mengembalikan tubuh ke posisi awal maka tidak akan dihitung.

Jika peserta gagal melakukan 10 repetisi maka ia akan disuruh menahan tubuh dengan lutut. Peserta lalu disuruh kembali ke antrian paling belakang untuk mengulang lagi. Namun jika sudah berhasil melakukan lebih dari 10 repetisi, maka tidak akan ada pengulangan.

Peserta boleh beristirahat sebentar dengan menekuk kedua lutut bertumpu ke tanah asal punggung tetap tegak dan tumpuan utama tetap pada kedua lengan bukan kaki.

Standar penilaian untuk tes Push-up adalah sebagai berikut :

PUSH-UPS
MALE
AGE GROUP 17-21 22-26 27-31 32-36 37-41 42-46 47-51 52-56 57-61 62+
MAXIMUM 100% 71 74 77 75 73 66 59 56 53 50
MINIMUM 60% 42 40 39 36 34 30 25 20 18 16
PUSH-UPS
FEMALE
AGE GROUP 17-21 22-26 27-31 32-36 37-41 42-46 47-51 52-56 57-61 62+
MAXIMUM 100% 42 46 50 45 40 37 34 31 28 25
MINIMUM 60% 19 17 17 15 13 12 10 9 8 7

Tes 2 : Sit-up selama 2 menit
Tujuan dari tes ini adalah untuk menilai ketahanan otot abdominal dan hip-flexor. Saat diberi perintah “Get set!” maka tubuh dalam posisi awal yaitu berbaring menghadap ke atas dan kedua lutut tertekuk dengan sudut 45 derajat. Seseorang akan menahan pergelangan kedua kaki peserta. Sementara jari-jari tangan dalam posisi terkunci di belakang kepala sehingga kedua punggung tangan harus menempel tanah.

Saat diperintah “Go!,” mulailah mengangkat tubuh ke depan sampai posisi menjadi vertikal sehingga garis leher berada tepat vertikal diatas garis tulang belakang. Setelah mencapai posisi vertikal atau melewatinya, kembali turunkan tubuh ke posisi awal namun hanya sampai tulang belikat (punggung) menempel tanah. Sementara kepala, tangan, lengan, atapun siku tidak boleh menempel tanah. Inilah yang disebut satu repetisi Sit-up.

Standar penilaian untuk Tes Sit-up adalah sebagai berikut :

SIT-UPS
MALE and FEMALE
AGE GROUP 17-21 22-26 27-31 32-36 37-41 42-46 47-51 52-56 57-61 62+
MAXIMUM 100% 78 80 82 76 76 72 66 66 64 63
MINIMUM 60% 53 50 45 42 38 32 31 28 27 26

Tes 3 : Lari sepanjang 2 mil (3,2 km)
Tes ini dilakukan untuk menilai ketahanan otot kaki dan kemampuan aerobik peserta. Peserta harus menyelesaikan jarak tempuh 2 mil tanpa bantuan fisik apapun. Saat aba-aba “Get set!,” para peserta akan bersiap di garis start di jalur masing-masing. Saat aba-aba “Go!” diteriakkan, maka peserta harus berlari menyelesaikan jarak 2 mil dalam waktu secepat mungkin. Jika peserta diketahui mendapat bantuan, maka peserta akan didiskualifikasi. Keluar dari jalur lari juga akan berakibat diskualifikasi.

Standar penilaian untuk Tes Lari 2 mil adalah sebagai berikut :

2 MILE RUN
FEMALE
AGE GROUP 17-21 22-26 27-31 32-36 37-41 42-46 47-51 52-56 57-61 62+
MAXIMUM 100% 15:36 15:36 15:48 15:54 17:00 17:24 17:36 19:00 19:42 20:00
MINIMUM 60% 18:54 19:36 20:30 21:42 22:42 23:42 24:00 24:24 24:48 25:00
2 MILE RUN
MALE
AGE GROUP 17-21 22-26 27-31 32-36 37-41 42-46 47-51 52-56 57-61 62+
MAXIMUM 100% 13:00 13:00 13:18 13:18 13:36 14:06 14:24 14:42 15:18 15:42
MINIMUM 60% 15:54 16:36 17:00 17:42 18:18 18:42 19:30 19:48 19:54 20:00

Penilaian
Pada tabel standar penilaian diatas, penilaian dibagi berdasarkan jenis kelamin, usia, dan jumlah repetisi yang dilakukan. peserta diharapkan memperoleh nilai minimal 60-100% atau 60-100 poin. Peserta yang mendapat poin 90 atau lebih per tes akan mendapat lencana Physical Fitness Badge yang kemudian boleh ditempel di seragam olahraganya dan layak mendapatkan promosi kenaikan pangkat.

Ingin mencoba latihan ala prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat? Maka cobalah Army Physical Fitness Test diatas!