mengurangi lemak di perut

10 Alasan Kenapa Gagal Mengurangi Lemak di Perut

Mengurangi lemak di perut sebenarnya gampang-gampang susah. Intinya adalah dengan berlatih, diet, dan istirahat yang cukup. Tapi ternyata masih banyak yang gagal. Kenapa?

Ada beberapa aspek utama yang HARUS Anda lakukan jika ingin mengurangi lemak di perut. Pertama adalah atur pola makan (diet), kedua olahraga, dan ketiga istirahat yang cukup.

Ketiga aspek tersebut sangat penting untuk Anda lakukan guna memangkas kadar lemak berlebih dalam tubuh Anda, terutama di area perut.

Meskipun demikian, ada beberapa orang yang mengaku sudah melakukan aspek tersebut tapi masih gagal mewujudkan goal fitnessnya, yaitu mengurangi lemak di perut.

Berikut ini 10 alasan kenapa Anda sering gagal dalam upaya mengurangi lemak di perut.

1. Gagal Mengurangi Lemak di Perut Karena Kurang Latihan

mengurangi lemak di perut

Ya, salah satu faktor kenapa kadar lemak dalam tubuh Anda belum mau turun adalah latihan yang masih kurang.

Seperti apa latihan yang kurang?

Yang dikatakan kurang di sini adalah latihan hanya 2-3 kali dalam seminggu, itupun intensitasnya cukup rendah.

Yang sering direkomendasikan agar pembakaran lemak tubuh optimal adalah dengan berlatih 4-5 kali dalam seminggu.
Semakin sering berlatih maka akan menjaga metabolisme tubuh Anda tetap tinggi.

Artinya, tungku pembakaran lemak tubuh akan tetap menyala sehingga upaya untuk mengikis lemak berlebih akan tetap optimal.

Latihan kardio 2-3 kali dalam seminggu sepertinya masih belum cukup jika Anda lakukan dalam intensitas rendah.

Apabila Anda ingin latihan kardio tersebut optimal, Anda bisa gunakan variasi latihan HIIT atau high intensity interval training.

2. Kurang Konsumsi Protein

mengurangi lemak di perut

Makronutrisi ini rasanya sudah tidak asing lagi bagi Anda.

Apapun goal fitnes Anda, baik itu turunkan berat badan, menambah berat badan, atau menjaga badan ideal, konsumsi protein sangatlah penting.

Termasuk dalam hal ini adalah mengurangi kadar lemak berlebih dalam tubuh.

Ingat, protein merupakan makanan utama bagi otot.

Dan konsep pembakaran lemak adalah semakin banyak otot maka semakin tinggi pembakaran lemak yang terjadi.

Bukan hanya itu, protein juga berfungsi membuat tubuh Anda kenyang lebih lama.

Ini berarti dapat membantu mencegah Anda untuk makan berlebih, menambah sistem kekebalan tubuh, dan menjaga tingkat metabolisme tubuh Anda.

So akan lebih baik jika kebutuhan protein harian Anda selalu tercukupi.

Anda dapat memenuhi asupan protein dari greek yogurt, dada ayam, daging tanpa lemak, putih telur, ikan, atau bila perlu tambahkan suplementasi Whey Protein.

3. Latihan yang Kurang Tepat

mengurangi lemak di perut

Jika Anda berpikir bahwa repetisi yang tinggi selalu dapat membakar lemak dengan cepat, maka segera hindari opini tersebut.

Dan untuk mengurangi lemak di perut, ini sama halnya Anda harus mengurangi kadar lemak berlebih dalam tubuh secara keseluruhan.

Seperti yang ada pada poin kedua, semakin banyak otot maka semakin tinggi pembakaran lemak tubuh.

Untuk meningkatkan massa otot adalah dengan berlatih dengan beban yang optimal. Terutama dengan teknik latihan compound.

Latihan compound adalah latihan yang melibatkan banyak kelompok otot.

Latihan yang bisa Anda lakukan antara lain bench press, squats, pull ups, rows, atau shoulder press.

4. Sering Latihan Kardio Sehingga Gagal Mengurangi Lemak di Perut

mengurangi lemak di perut

Jika sebelumnya latihan yang kurang membuat pembakaran lemak tubuh juga berkurang.

Ini juga berlaku jika Anda terlalu sering berlatih, terutama latihan kardio.

Semakin sering Anda berlatih kardio dengan intensitas sedang, maka semakin kecil pembakaran lemak.

Latihan kardio memang cukup efektif untuk membantu pembakaran lemak tubuh dengan meningkatkan metabolisme tubuh.

Tapi jika Anda terlalu sering latihan kardio, dan selalu dengan durasi yang cukup lama dalam setiap sesinya, maka segera berhenti melakukannya.

Dalam beberapa artikel sebelumnya telah dikatakan, jika latihan kardio terlalu sering dan lama, justru dapat menyusutkan otot Anda.

Untuk lebih jelasnya bisa Anda simak di sini >> Latihan Kardio Bagaimana yang Tepat untuk Menurunkan Berat Badan?

5. Makan yang Kurang

mengurangi lemak di perut

Ok, target Anda sekarang adalah memangkas kadar lemak tubuh berlebih.

Kemudian Anda berpikir cara terbaiknya adalah dengan mengurangi makan. Apakah cara ini berhasil?

Tentu berhasil, hanya saja keberhasilan tersebut sifatnya sementara dan ujungnya apa yang biasa disebut dengan diet yoyo, berat badan mudah naik kembali.

Menyiksa diri dengan berlapar-lapar justru bisa menjadi bumerang buat Anda.

Defisit kalori memang diperlukan untuk memangkas lemak, namun tidak dengan cara berlebihan karena ini akan memperlambat metabolisme tubuh.

Kalori yang terlalu sedikit bisa membuat hormon yang bersifat merugikan bereaksi.

Yakni dengan menjaga kalori dan menyimpannya sebagai lemak.

Solusi terbaiknya adalah makan lebih sering namun dengan porsi lebih sedikit.

Makan lebih sering dimaksudkan untuk metabolisme tubuh Anda tetap terjaga agar pembakaran lemak terus terjadi.

6. Makan yang Terlalu Bersih

mengurangi lemak di perut

Ini konsepnya sama dengan poin nomor lima, diet yang terlalu ketat sehingga selalu memilih menu makanan yang sangat ‘bersih’.

Yaitu dengan menghindari semua makanan yang mengandung gula atau lemak, padahal lemak juga masih Anda butuhkan sebagai sumber energi.

Solusinya adalah selalu berikan waktu untuk cheat day, makan apapun yang Anda inginkan.

Cara ini selain dapat meningkatkan metabolisme tubuh, juga dapat membantu mencegah Anda dari kebosanan pada saat diet.

7. Latihan yang Terlalu Sering

mengurangi lemak di perut

Seperti kata pepatah, kurang adalah hal yang tidak baik, begitupun dengan yang berlebihan.

Latihan yang berlebihan juga dapat merusak program pemangkasan lemak dalam tubuh Anda. Kenapa?

Latihan yang berlebih bisa membuat tubuh Anda overtraining atau kelelahan.

Dan ini bisa menyebabkan proses recovery yang terlalu lama atau bahkan dapat menimbulkan cedera.

Jika tubuh Anda sudah overtraining, Anda mungkin akan bosan untuk berlatih lagi. Padahal baru saja Anda memulai.

Kuncinya adalah lakukan semua dengan secukupnya.

Buatlah jadwal latihan, baik itu sesi maupun durasinya agar Anda mengetahui performa latihan.

8. Sering Gonta-Ganti Metode Diet

mengurangi lemak di perut

Jika Anda browsing tentang diet, maka Anda akan menemukan banyak jenis diet yang bisa Anda lakukan.

Kemudian Anda pilih diet A. Baru seminggu berjalan Anda tidak puas dengan hasilnya kemudian berganti ke diet C. Begitu seterusnya..

Ini tidak akan membantu Anda berhasil sepenuhnya.

Pemangkasan lemak tubuh berlebih memang membutuhkan usaha dan proses.

Tips terbaiknya adalah pilih salah satu metode diet, yang sehat untuk Anda pastinya.

Kemudian pantau perkembangan dalam tubuh Anda, bukan seminggu, tapi lebih.

Bisa dalam beberapa bulan. Karena waktu seminggu belum dapat dijadikan acuan keberhasilan dalam sebuah diet.

9. Meninggalkan Karbohidrat Serendah Mungkin

mengurangi lemak di perut

Apakah dengan menghapus karbohidrat dalam menu diet Anda dapat memangkas kadar lemak berlebih dalam tubuh Anda?

Jawabannya adalah belum tentu.

Karena justru jika Anda mengurangi asupan karbohidrat secara drastis, tubuh Anda bisa kekurangan tenaga.

Padahal tenaga yang besar sangat Anda butuhkan ketika sebelum, selama, dan setelah latihan.

Jika Anda sedang diet tinggi protein rendah karbohidrat, maka sebaiknya konsumsi karbohidrat sebelum dan setelah latihan.

Ini tentu saja agar latihan Anda tetap optimal tanpa kekurangan energi.

Bila energi Anda kurang, latihan Anda juga tidak akan maksimal untuk pembentukan otot.

10. Menghilangkan Lemak dari Menu Diet Anda

mengurangi lemak di perut

Lemak, apa yang terlintas dalam pikiran Anda ketika ingin mulai diet?

Yes, pasti kebanyakan (meski tidak semuanya) akan berpikir untuk mengurangi lemak dalam menu dietnya.

Padahal, lemak masih sangat Anda perlukan meskipun tujuannya adalah untuk memangkas kadar lemak berlebih.

Lemak adalah salah satu makronutrisi selain protein dan karbohidrat.

Manfaat dari lemak adalah mengatur kadar hormon, terutama hormon pertumbuhan, menjaga energi tubuh, serta memelihara tingkat metabolisme tubuh Anda.

Lemak juga berperan penting menjaga tubuh Anda tetap kenyang dalam waktu cukup lama jika dikombinasikan dengan konsumsi protein yang cukup.

Hanya saja, Anda harus lebih bijak dalam memilih makanan yang mengandung lemak.

Pilih lemak sehat seperti alpukat, selai kacang, kacang-kacangan, minyak zaitun, atau minyak ikan.

Sekali lagi, menghilangkan lemak yang merupakan makronutrisi dalam diet Anda adalah cara yang kurang bijak untuk bantu mengikis lemak berlebih dalam tubuh Anda.

Mengurangi Lemak di Perut dengan Suplementasi

mengurangi lemak di perut

Suplementasi merupakan nutrisi tambahan yang tidak atau kurang Anda dapatkan dari makanan sehari-hari.

Padahal, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kecukupan nutrisi sangat penting dalam program mengurangi lemak di perut.

Protein misalnya. Apabila Anda kekurangan protein dari makanan, Anda bisa menambahkannya melalui suplemen seperti All In One Fat Loss Solution.

Mengapa? Karena dalam suplemen ini terdapat Prostar 100% Whey Protein yang merupakan protein berkualitas tinggi untuk bantu cukupi kebutuhan harian Anda.

Tentu saja, protein juga akan sangat baik untuk pembentukan dan pemeliharan massa otot Anda.

Belum lagi dalam suplemen All In One Fat Loss Solution ini juga terdapat pembakar lemak best seller, Ultra Ripped Fast Acting Formula.

Pembakar lemak ini terbukti ampuh mengikis lemak ke titik maksimal sehingga sangat cocok bagi Anda yang ingin mengurangi lemak di perut.

mengurangi lemak di perut

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes