Pola Makan

5 Rahasia Membuat Salad Untuk Turunkan Berat Badan

Mungkin bagi sebagian besar orang Indonesia, salad merupakan salah satu makanan yang terdengar asing. Kata salad sebenarnya berasal dari bahasa latin yaitu sal yang berarti garam. Kata tersebut diambil dari kata salata yang berarti sesuatu yang asin.

SALAD

Salad memiliki berbagai macam jenis, seperti salad buah dan sayuran, ataupun campuran dari keduanya. Tak jarang, salad sering kali dijadikan salah satu makanan bagi Anda yang sedang dalam program diet.

Akan tetapi dalam beberapa kasus, beberapa orang sering merasa berat badannya naik setelah makan salad. Hal tersebut bisa saja terjadi karena beberapa hal, contohnya ada kesalahan saat membuatnya. Salah dalam membuat salad tidak akan membantu menurunkan berat badan Anda, akan tetapi bisa sebaliknya. Maka dari itu, pelajari cara menggabungkan bahan-bahan untuk membuat salad untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan membantu mengurangi berat badan Anda. Melewatkan beberapa bahan seperti dressing & protein akan membuat salad tersebut menjadi kurang ideal sehingga dapat membuat Anda cepat lapar.

Bahan ideal apa saja yang bisa membuat salad Anda menjadi sempurna? Mari simak tips memilih bahan terbaik untuk campuran salad dari seorang pakar diet Liz Vaccariello, berikut ini:

1. Gunakan Salad Dressing Minyak Berbasis

Banyak nutrisi dan vitamin seperti vitamin A,D,E, dan K larut ke dalam lemak. Hal tersebut menunjukkan bahwa tubuh tidak dapat menyerap vitamin dan menggunakannya tanpa adanya lemak dalam tubuh.

Sebuah penelitian di Iowa State University menemukan bahwa orang yang memakan salad dengan dressing berbahan minyak canola dan zaitun memiliki kadar karotenoid (senyawa vitamin A) dalam darah mereka. Studi ini juga membuktikan bahwa dengan mencampur cuka pada salad dapat membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

2. Campurkan Beberapa Sayuran Hijau

Setiap syuran hijau seperti bayam menawarkan kandungan nutrisi yang unik dan memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Tambahkan beberapa rempah-rempah, seperti kemangi atau peterseli karena sayuran tersebut mengandung antioksidan yang tinggi untuk melawan penyakit. Dan untuk membuat salad Anda lebih beraroma alami gunakan bahan-bahan yang tinggi kalori.

3. Tambahkan Keju Rendah Lemak

Keju rendah lemak dapat membantu orang menjaga berat badan yang sehat, membakar lemak, dan mengurangi rasa lapar. Hal tersebut terjadi karena keju adalah sumber yang kaya kalsium, yang membantu menghancurkan lemak. Anda bisa menambahkan beberapa jenis dari krim keju mozzarella, atau cheddar yang diparut.

4. Campurkan Sayuran dan Buah-buahan Lebih Banyak

Penelitian menunjukkan bahwa untuk mendapatkan manfaat dari mineral dan vitamin lebih banyak, kita harus menggabungkan kedua nutrisi tersebut. Maka dari itu, jangan ragu untuk menambahkan lebih banyak sayuran dan buah-buahan sebanyak mungkin! Menambahkan wortel, mentimun, paprika, brokoli, kacang polong, stroberi, raspberry, atau pir adalah pilihan yang bagus untuk menambah serat dalam tubuh.

5. Jangan Melupakan Protein

Saat membuat salad, jangan pernah melupakan asupan proteinnya. Anda bisa memilih ayam panggang atau salmon, tahu, kacang-kacangan atau biji-bijian. Bahan tersebut akan membantu menurunkan lemak dan membuat Anda jauh merasa lebih kenyang. Tetaplah pada ukuran porsi yang sehat untuk menjaga kalori dalam tubuh Anda.

Selalu mengikutsertakan rahasia-rahasia di atas dalam setiap kali membuat salad akan membantu Anda memaksimalkan fungsi salad sebagai menu diet Anda. Semoga bermanfaat. (mee)

BACA JUGA: Body Combat, Gerakan Berirama untuk Usir Lemak Jahat

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes