6 Prinsip Untuk Mendapatkan Tubuh Ideal

Tubuh yang ideal adalah idaman banyak orang. Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal mereka sampai rela melakukan diet yang sangat menyiksa atau lari sampai bermil-mil jaraknya.

Bila Anda ingin tubuh yang ideal, Anda harus mempunyai prinsip atau dasar yang kuat untuk mewujudkannya. Prinsip tersebut bukan hanya suatu niat saja, tetapi hal-hal konkret yang harus Anda lakukan. Berikut ini 6 prinsip yang perlu Anda ketahui, bila ingin membentuk tubuh yang ideal.

Lakukan Latihan Beban

Lebih banyak otot yang Anda punya dalam tubuh Anda, metabolisme Anda akan menjadi lebih aktif. Jadi, bila tubuh memiliki otot yang lebih banyak, tubuh Anda akan membakar lebih banyak kalori, meskipun hanya duduk-duduk saja!

Terdengar mengagumkan bukan? Namun, satu-satunya cara untuk membangun lebih banyak otot adalah menggabungkan latihan angkat beban ke dalam latihan Anda. Menekankan tubuh Anda dengan latihan angkat beban, akan membuat otot-otot Anda menyadari bahwa mereka harus lebih besar dan kuat. Selain itu, untuk menumbuhkan dan mempertahankan massa otot dibutuhkan banyak energi pada tubuh Anda.

Tubuh Anda akan menggunakan lebih banyak kalori karena tumbuh lebih banyak otot, tetapi Anda juga dapat memperhitungkan energi (kalori) yang Anda keluarkan saat Anda sedang bekerja dan energi otot yang Anda gunakan untuk memperbaiki diri setelah Anda selesai latihan.Jadi, ketika ingin mendapatkan tubuh yang ideal, mungkin Anda tidak perlu mengurangi asupan nutrisi yang Anda makan, cukup lakukan latihan beban.

Tambah Asupan Serat

Serat adalah jenis karbohidrat yang tubuh tidak dapat memecahnya menjadi glukosa untuk digunakan menjadi energi. Ada dua jenis serat yaitu larut dan tidak larut, keduanya bermanfaat dalam cara yang berbeda. Serat larut menarik air untuk membentuk sebuah gel yang memperlambat pencernaan dan menunda perut Anda menjadi kosong, hal tersebut membuat Anda kenyang lebih lama.Serat larut juga dapat merangsang gerakan usus yang teratur sehingga berkontribusi terhadap fungsi pencernaan yang sehat.

Selain itu, serat larut dapat menurunkan kolesterol dalam darah dengan mengganggu penyerapan kolesterol makanan dan membantu untuk menghapusnya dari tubuh. Makanan yang kaya akan serat larut antara lain brokoli, asparagus, kubis, kembang kol, seledri, selada, bayam, kacang hijau, biji-bijian, sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan.

Serat juga memperlambat pelepasan karbohidrat. Kacang hitam, buah, ubi jalar, dan makanan tinggi serat lainnya dicerna lebih lambat ke dalam aliran glukosa darah Anda. Di sisi lain, makanan rendah serat seperti roti putih akan mencerna lebih cepat lalu menyebabkan lonjakan besar insulin.

Tidak Semua Kalori Diciptakan Sama

Makanan yang Anda makan sama pentingnya dengan kalori yang Anda suplai. Sederhananya, segala sesuatu yang Anda makan dapat dikategorikan sebagai karbohidrat, lemak, atau protein. Masing-masing dari tiga makronutrisi mempunyai tingkat metabolisme yang berbeda. Satu gram protein menyediakan 4 kalori, satu gram karbohidrat menyediakan 4 kalori, dan satu gram lemak menyediakan 9 kalori.

Protein memiliki efek termal lebih tinggi dari karbohidrat dan lemak. Hal Ini berarti tubuh Anda membakar lebih banyak kalori dan mencerna protein daripada yang dilakukannya karbohidrat dan lemak. Selain itu, protein telah terbukti meningkatkan rasa kenyang ke tingkat yang lebih besar daripada karbohidrat.

Meskipun protein merupakan bagian penting dari diet yang sehat, namun jangan hanya mengandalkan protein saja untuk memenuhi kebutuhan kalori. Karbohidrat dan lemak juga sangat penting untuk tubuh. Lemak tertentu, seperti asam lemak yang terdapat pada minyak kelapa, berkaitan dengan pengeluaran energi yang meningkat dan mengurangi rasa lapar.

Karbohidrat adalah sumber energi yang disukai tubuh Anda dan yang diperlukan untuk menjaga semangat Anda ketika berlatih. Namun, karbohidrat juga dapat meningkatkan glikogen tubuh Anda dengan cepat, sehingga karbohidrat berlebih juga bisa berarti kelebihan lemak.

Tubuh masing-masing orang bekerja sedikit berbeda. Anda bisa bereksperimen dengan berbagai jenis dan jumlah kalori untuk mendapat hasil diet yang terbaik.

Kombinasikan Makronutrisi Dengan Bijak

Jika Anda ingin mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, jangan mengkonsumsi makanan yang hanya mengandung karbohidrat. Makan seperti ini dapat menyebabkan hati mengubah kelebihan karbohidrat menjadi lemak yang disimpan sebagai cadangan energi.

Aturan yang sederhana adalah pastikan Anda mengonsumsi protein dalam makanan Anda. Kombinasikan karbohidrat dengan protein untuk menciptakan lonjakan insulin pasca latihan. Pasca latihan tersebut adalah waktu ketika tubuh menggunakan karbohidrat dan protein ini untuk efek anabolik (membangun otot).

Anda juga dapat menggabungkan lemak dengan protein untuk menyediakan energi dengan respon insulin yang jauh lebih kecil. Karena Anda tidak memasok tubuh dengan karbohidrat, tubuh Anda akan mengubah lemak sebagai sumber energi utama. Selain itu, lemak dapat memperlambat pencernaan protein untuk pelepasan asam amino yang lebih berkelanjutan.

Jangan Lakukan Latihan Kardio Berlebihan

Seperti latihan angkat beban, tubuh Anda akan beradaptasi dengan latihan kardio. Jika Anda berlari selama berjam-jam, tubuh Anda akhirnya akan beradaptasi dengan menjadi sangat lambat dalam membakar kalori, seperti menghemat bahan bakar.

Jika Anda sudah terbiasa dengan berlari selama berjam-jam, Anda harus menguranginya. Satu-satunya cara untuk mengembalikan metabolisme Anda kembali seperti semula adalah untuk memberi tubuh Anda lebih banyak makanan dan mengurangi latihan kardio. Setelah metabolisme Anda di cek, Anda dapat mengatur makanan Anda untuk membantu menurunkan berat badan dan menerapkan jadwal latihan yang efektif untuk menambah otot tubuh Anda.

Catat Semuanya

Anda harus mencatat semua progres Anda, mengukur lemak tubuh dan berat badan, merekam semua porsi makanan yang Anda konsumsi untuk mengetahui strategi diet dan latihan mana yang berhasil dan yang tidak bagi tubuh Anda. Setiap orang memiliki metabolisme tubuh, kebutuhan nutrisi dan jenis latihan yang berbeda untuk membentuk tubuh yang ideal. Strategi diet orang lain mungkin tidak akan berhasil bagi Anda.

Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat proses seperti ini jadi lebih mudah. Nomor satu, cari tahu total energi harian yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Anda bisa menghitungnya di sini-> BMR Calculator

Setelah Anda tahu berapa banyak kalori yang Anda butuhkan, mulailah dengan diet 40/40/20, yang berarti 40 persen dari kalori Anda berasal dari karbohidrat, 40 persen dari protein, dan 20 persen dari lemak. Sebagai contoh: jika asupan kalori yang Anda butuhkan adalah 3000 kalori, maka 1200 kalori (atau 40 persen) harus berasal dari karbohidrat, 1200 kalori (40 persen) harus berasal dari protein, dan 600 kalori (atau 20 persen) harus berasal dari lemak.

Anda telah mengetahui beberapa prinsip untuk membentuk tubuh yang ideal, tetap semangat latihan, jaga pola hidup sehat dan semoga bermanfaat!(pin)

Baca Juga: Ingin Olahraga Tapi Takut Haus Saat Puasa?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes