Benarkah Aerobik Bisa Membuat Otot Menyusut?

Latihan aerobik merupakan salah satu bentuk latihan kardio yang menawarkan banyak keuntungan bagi tubuh Anda. Latihan ini berfokus pada peningkatan detak jantung selama latihan, yang berguna untuk melancarkan peredaran darah, membakar kalori lebih banyak, dan membantu Anda mendapatkan berat badan ideal.


Selain itu, masih banyak manfaat lain yang ditawarkan latihan aerobik bagi kesehatan Anda seperti, meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah stres, dan membuat tidur Anda jadi lebih nyenyak.

Kemudian timbul pertanyaan. Apakah dengan melakukan latihan aerobik, massa otot kita bisa berkurang? Atau dengan kata lain, apakah latihan aerobik dapat menyebabkan katabolisme atau penyusutan otot?

Nah, untuk menjawab ini Anda perlu mengetahui bagaimana urutan sistem energi dalam tubuh Anda bekerja saat melakukan latihan aerobik.

Tubuh memerlukan karbohidrat dari makanan yang Anda konsumsi sebagai bahan bakar. Karbohidrat ini akan disimpan sebagai glikogen dalam otot, yaitu bahan bakar siap pakai saat Anda melakukan latihan, termasuk latihan aerobik.
Selain karbohidrat, tubuh juga mendapatkan energi dari lemak yang Anda konsumsi dan juga lemak yang sudah ada dalam tubuh Anda. Dan yang terakhir, sumber energi tubuh saat latihan juga berasal dari protein dan asam amino yang terdapat dalam jaringan otot Anda.
Cegah Penyusutan Otot Anda Di Sini!
Dengan alasan inilah maka dapat disimpulkan bahwa latihan aerobik dapat menyebabkan katabolisme otot. Hal ini dapat terjadi jika sumber energi utama seperti karbohidrat dan lemak telah habis terpakai, sehingga tubuh akan memakan otot untuk dijadikan cadangan energi.

Kemudian muncul pertanyaan berikutnya. Kapan kita mengetahui 2 sumber energi utama (karbohidrat dan lemak) telah habis dan tubuh menggunakan asam amino tubuh sebagai energi cadangan? Secara umum, tubuh akan bereaksi jika Anda melakukan latihan dalam durasi yang terlalu lama. Biasanya, jika Anda melakukan latihan aerobik lebih dari 1 jam dan tubuh mengalami overtraining, besar kemungkinan 2 sumber energi utama telah habis terpakai, sehingga tubuh mulai menggunakan asam amino dari jaringan otot sebagai bahan bakar cadangan. Di saat inilah proses katabolisme terjadi.
Meskipun demikian, proses katabolisme ini dapat dicegah. Salah satu cara efektif untuk mengatasinya yaitu mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, lemak sehat, dan protein dalam jumlah yang cukup 2-3 jam sebelum latihan. Dengan cara ini, tubuh akan langsung menggunakan makanan tersebut sebagai sumber energi saat latihan.

Selain itu, untuk mencegah dehidrasi selalu persiapkan air minum yang cukup di dekat Anda. Minumlah beberapa teguk air di sela-sela latihan untuk menjaga kadar air dan suhu tubuh Anda. Dehidrasi dan suhu tubuh yang terlalu tinggi saat latihan juga dapat mengakibatkan overtraining yang memicu katabolisme otot.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes