Diet Saat Hamil. Bolehkah?

Pengaturan Gizi Ibu Hamil
Selama masa kehamilan, calon ibu wajib menjaga asupan nutrisinya untuk menjaga kesehatan dan perkembangan janin yang dikandungnya. Berikut beberapa nutrisi penting yang baik dikonsumsi saat hamil.

  • Karbohidrat : Merupakan sumber enegi untuk proses tumbuh dan berkembang janin. Tubuh setidaknya membutuhkan 2300 kalori untuk menjaga tingkat energi Anda pada masa kehamilan. Anda bisa mendapatkan sumber kalori dari makanan di sekitar Anda seperti, nasi putih, nasi merah, sereal gandum, ubi, dan sebagainya.
  • Protein : Protein diperlukan untuk pembangunan sel-sel baru janin seperti mengatur hormon calon ibu dan juga janin. Protein juga menjadi struktur dasar bagi pembentukan organ-organ dalam tubuh. Maka dari itu, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi extra protein sebanyak 12 gram protein sehari, yang bisa Anda dapatkan dari, dada ayam, susu kedelai, ataupun yogurt.
  • Kalsium : Untuk pembentukan tulang bayi yang lebih baik, calon ibu harus menjaga asupan kalsium hariannya. Kurangnya kalsium dalam tubuh akan membuat calon ibu berisiko terkena osteoporosis, karena janin dapat mengambil kebutuhan kalsium dari tulang ibu. Konsumsilah setidaknya 30 – 40 gram kalsium agar pertumbuhan tulang janin berkembang optimal. Susu, almond, dan yogurt adalah contoh makanan yang mengandung banyak kalsium yang baik untuk pertumbuhan janin Anda.
  • Asam Folat : Mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat selama masa kehamilan dapat menurunkan risiko kerusakan otak, membantu produksi sel darah merah, dan pertumbuhan plasenta pada janin. Makanan yang mengandung asam folat adalah, brokoli, bayam, alpukat, pisang, dan masih banyak lagi.
  • Zat Besi : Saat hamil, kebutuhan zat besi akan meningkat. Hal ini terjadi karena selama masa kehamilan, volume darah meningkat hingga 30%, sehingga perlu lebih banyak zat besi untuk membentuk hemoglobin. Selain itu, pertumbuhan janin dan plasenta yang sangat cepat juga memerlukan banyak zat besi. Makanan yang mengandung banyak zat besi antara lain, daging merah, telur, tuna, bayam, brokoli, dan kedelai beserta olahannya.

Jadi, yang harus dilakukan selama kehamilan bukanlah berdiet, melainkan mengatur pola makan dengan sebaik mungkin agar penambahan berat badan selama kehamilan bisa ideal, tidak kurang ataupun malah berlebih. Nah, baru setelah melahirkan, Anda bisa menjalani diet untuk menurunkan berat badan dan membentuk tubuh langsing ideal kembali dengan diet sehat.

BACA JUGA : Ini Caranya Agar Anda tidak Cepat Menopause

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes