Hindari Jadi Rakus Saat Lebaran!

Lebaran telah datang, Anda sudah bisa kembali menikmati berbagai makanan khas Lebaran yang sangat menggiurkan lidah. Ini tentu sangat menyenangkan, karena Anda bisa kembali makan kapanpun Anda suka.

Tapi, tunggu dulu! Jangan sembarangan makan dengan rakus. Bisa-bisa lemak akan tertimbun di tubuh Anda. Pasti Anda tak ingin ini terjadi, bukan? Lalu bagaimana agar Anda tidak jadi rakus saat lebaran?

  1. Jangan ‘gila-gilaan’ makan saat Lebaran.

    Tubuh Anda baru saja didetoksifikasiselama sebulan penuh. Hargailah apa yang sudah dicapai tubuh Anda. Jangan kembali Anda racuni dengan junk food, apalagi rokok dan alkohol. Tubuh juga perlu beradaptasi kembali dengan pola waktu makan Anda yang kembali normal. Pelan-pelan, kembalilah pada pola makan dengan porsi kecil dengan frekuensi 5-6 kali sehari.

  2. Batasi mengkonsumsi kue-kue dan snack khas Lebaran yang serba manis.

    Rata-rata kue-kue dan snack khas Lebaran mengandung gula dan lemak yang tinggi serta termasuk karbohidrat sederhana ber-Index yang tinggi pula. Anda tak ingin gula darah dan respon insulin Anda melonjak naik untuk menimbun lemak bukan?

  3. Kurangi makanan bersantan dan berminyak.

    Opor ayam Lebaran yang menjadi masakan khas nenek atau ibu Anda memang sangat menggiurkan, namun minyak dan santannya mengandung lemak jenuh atau lemak jahat yang super tinggi. Kadar LDL (kolesterol jahat) dalam darah akan melonjak melebihi HDL (kolesterol baik) Anda.

  4. Gunakan minyak zaitun atau canola, kaldu sayuran atau jus tomat untuk memasak.

    Anda bisa memilih bahan-bahan tersebut daripada memakai minyak dan mentega untuk menumis masakan khas Lebaran keluarga Anda.

  5. Pilihlah berbagai buah dan sayuran segar yang kaya serat.

    Sebagai ganti makanan berlemak dan berkarbohidrat tinggi, pilihlah buah dan sayuran. Selain lebih sehat, itung-itung Anda bisa berdiet saat Lebaran karena praktis Anda akan sibuk bersilaturahmi dan tak sempat berolahraga.

  6. Bagaimana jika Anda masih tetap nekat melahap berbagai makanan kaya lemak, kolesterol dan gula berkarbohidrat sederhana?

    Jika memang tidak dapat menghindarinya, maka siapkan Carb Bloc dan Fat Bloc dari Ultimate Nutrition. Carb Bloc akan mengurangi penyerapan karbohidrat, menjaga kadar gula darah dan mengurangi kalori yang masuk. Sementara Fat Bloc akan mengikat minyak dan lemak dari makanan serta menurunkan kolesterol.

Nah, agar tidak malah menambah berat badan selepas berpuasa selama sebulan penuh, beberapa tips di atas akan membantu Anda. Selamat berlebaran dengan sehat!

BACA JUGA : 3 Langkah Kurangi Nafsu Makan Berlebih

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes