bakar lemak

Maksimalkan Bakar Lemak, Buat Tubuh Kekar Atletis

Anda termasuk orang yang sangat rutin melakukan latihan dan usaha-usaha untuk menurunkan berat badan. Namun, apakah sampai saat ini belum banyak perkembangan yang terjadi pada tubuh Anda? Memang, terkadang kondisi tubuh setiap orang berbeda beda tergantung dengan proses metabolisme orang tersebut. Jadi jika nantinya Anda menemukan orang-orang yang berhasil menurunkan berat badan dengan usaha yang cukup singkat, maka Anda jangan iri terhadapnya.

Jendela lemak

Karena, kondisi setiap orang itu berbeda. Untuk itulah konsistensi sangat dijunjung tinggi dalam program ini.
Selain membakar lemak pada saat latihan, perlunya mengonsumsi makanan yang mempunyai nutrisi tinggi juga sangat diperlukan. Intinya, mengatur pola makan Anda sangat menentukan bentuk tubuh Anda nantinya. Oleh sebab itu, akan lebih manjur jika selain berlatih, Anda juga mengimbanginya dengan melakukan program diet.
Agar lebih maksimal, ada baiknya Anda memperhatikan terobosan baru untuk mempercepat pembakaran lemak di tubuh Anda.

1.) Konsumsi 5-6 Makanan Per Hari

Mengonsumsi makanan sangat menentukan dalam memperoleh tujuan Anda. Karena, mengonsumsi makanan melibatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi (protein, karbohidrat, lemak). Namun, penyerapan dan proses pencernaan tersebut memerlukan energi agar dapat bekerja. Itulah sebabnya Anda harus mengonsumsi makanan sebagai bahan bakar untuk mendukung proses pencernaan dan penyerapan.

Peningkatan frekuensi asupan makanan sepanjang hari akan meningkatkan metabolisme tubuh. Tubuh Anda dipaksa untuk meningkatkan pengeluaran energi harian, oleh karena itu dibutuhkan aktivasi proses pencernaan dan penyerapan. Yakni, dengan mengonsumsi makanan berulang kali sepanjang hari. Tubuh akan merespons makanan yang Anda konsumsi sebagai tanda berlimpahnya energi.

2.) Konsumsi Makanan Kaya Protein Tingkatkan Metabolisme

Satu dari sekian banyak menu makanan yang Anda konsumsi, pastikan terdapat makanan tinggi protein. Misalnya, seperti daging ayam, telur, bubuk protein, daging merah, dan masih banyak lagi yang lainnya. Hal tersebut dapat meningkatkan metabolisme Anda.

Hal ini dikarenakan, protein memiliki T.I.D (thermogenesis) tertinggi di antara semua nutrisi (karbohidrat dan lemak). Setiap nutrisi (protein, karbohidrat, dan lemak) akan diubah menjadi energi yang dicerna oleh sistem pencernaan dan kemudian diserap ke dalam aliran darah. Energi tubuh membakar, mencerna, dan menyerap nutrisi tersebut untuk keperluan tubuh Anda.

3.) Pilih Karbohidrat dengan Indeks Glikemik Rendah

Indeks Glikemik (GI) adalah tingkat di mana karbohidrat yang terkandung dalam makanan yang dikonversi menjadi glukosa dan selanjutnya masuk ke dalam aliran darah. Dengan demikian, semakin tinggi GI karbohidrat, maka GI akan cepat memasuki aliran darah. Sebaliknya, semakin rendah GI maka akan lebih lambat GI memasuki aliran darah.

Karbohidrat memicu sekresi insulin. Maka, semakin cepat karbohidrat memasuki darah, maka sekresi insulin juga semakin tinggi. Insulin termasuk ke dalam hormon anabolic. Dengan demikian, hal ini juga bertanggung jawab untuk pertumbuhan jaringan adiposa (lemak) melalui peningkatan konversi karbohidrat menjadi lemak. Jadi semakin rendah indeks glikemik makanan, semakin rendah pula keluaran insulin. Sehingga, semakin kecil kemungkinan kecenderungan karbohidrat menjadi lemak. Sebagai rekomendasi, jika Anda sedang menargetkan penurunan berat badan, maka sebaiknya hindari nasi. Karena, nasi putih memiliki indeks glikemik yang tinggi.

4.) Batasi Konsumsi Makanan Kaya Fruktosa Saat Sarapan

Fruktosa adalah gula sederhana yang terkandung dalam buah-buahan. Ini merupakan jenis gula yang dapat memasuki aliran darah lebih cepat. Karena itu, fruktosa dapat memicu sekresi insulin tinggi yang pada akhirnya akan meningkatkan penyimpanan lemak di tubuh Anda.

5.) Melakukan Intensitas Tinggi Latihan untuk Menghilangkan Lemak

Intensitas adalah parameter sebagai tindakan upaya fisik yang ditentukan oleh jumlah repetisi, berat yang digunakan, waktu istirahat antara set. Dengan memperhitungkan repetisi antara 6 hingga 12 dalam menggunakan latihan berat, dan periode istirahat 60 detik antara set, akan menjadikan tubuh Anda sebagai mesin pembakar lemak yang ampuh.

Intensitas tinggi akan meningkatkan tingkat “Epinefrin” dan “Noradrenaline”. Epinefrin dan Noradrenaline adalah sejenis hormon spesifik reseptor yang terletak pada sel-sel lemak dan bertanggung jawab untuk pembakaran lemak.

Bukan hanya itu, dengan intensitas latihan yang tinggi, dapat meningkatkan jumlah produksi dari asam laktat. Berdasarkan penelitian telah menunjukkan bahwa asam laktat meningkatkan sekresi pada hormon pertumbuhan (GH). Hormon pertumbuhan juga salah satu yang faktor yang paling kuat untuk menghilangkan lemak Anda.

Hal di atas hanya beberapa poin untuk memaksimalkan pembakaran lemak di tubuh Anda. Silakan mencoba terobosan di atas, jika selama ini latihan dan diet Anda tak memberikan banyak perubahan pada bentuk tubuh Anda. (gie)

BACA JUGA: Sebelum Tidur, Jajal Cara Ini Untuk Percepat Metabolisme

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes