Menaikkan Berat Badan Lebih Susah daripada Menurunkannya

Kemarin saya membuat status yang cukup kontroversial di Tweet (@dennysantoso) dan Facebook saya (www.facebook.com/dennysantoso.fanspage) dengan isi “Menaikkan Berat Badan Lebih Susah daripada Menurunkan Berat Badan”.

Ada beberapa respond yang setuju, dan ada beberapa orang lainnya mengatakan sebaliknya. Bahkan mengatakan status saya hanyalah sebuah teori belaka. Hal tersebut menggelitik saya untuk menuliskan artikel ini.

Sebelum kita berdebat mana yang lebih mudah atau lebih sulit, sebaiknya kita mengenal dulu bentuk badan manusia. Ada 3 jenis tubuh manusia, yaitu:

  • Ectomorph, ini dikenali dengan tubuhnya yang kurus, susah sekali menaikkan berat badannya walaupun sudah makan banyak.
  • Mesomorph, ini tipe dengan badan yang cukup bidang, besar dan gagah
  • Endomorph, ini tipe gendut, buncit, memiliki banyak lemak di tubuhnya.

Berangkat dari 3 tipe di atas, saya akan membahas mengenai Ectomorph dan Endomorph dimana keduanya saling berlawanan.

Tipe Ectomorph, yang terkenal dengan bentuknya yang kurus kering, bahkan terkadang sudah sixpack tanpa perlu latihan, susah sekali menaikkan berat badannya. Sudah mencoba makan lebih banyak, berat juga tidak kunjung naik. Memang tipe tubuh ini susah menyimpan lemak di tubuhnya. Metabolisme-nya yang tinggi sepertinya membakar berapa pun kalori yang dikonsumsinya. Jenis tubuh seperti ini, hanyalah bisa menaikkan berat badannya dengan cara menambah massa ototnya.

Berbicara urusan menambah massa otot, diperlukan olahraga yang khusus, yaitu angkat beban. Karena olahraga yang lain, seperti lari, RPM, aerobic, basket, badminton, berenang, dan lain-lain hanya akan membantu tubuh tipe ectomorph ini untuk membakar kalori lebih banyak lagi dimana hal itu justru akan membuatnya semakin kurus.

Berlatih beban pun tidak bisa asal-asalan. Tipe tubuh ini harus berlatih dengan beban yang cukup berat. Bahkan ketika berlatih dengan beban yang sama selama beberapa waktu pun, berat badannya sudah stuck dan tidak mau naik lagi. Kemudian jumlah waktu untuk tidur, supaya ototnya mau berkembang pun juga harus dicukupi. Target kenaikan idealnya adalah 1-2kg selama sebulan. Bisa mencapai 2kg pun termasuk sangat bagus sekali.

Sekarang kita bahas mengenai tipe ketiga, yaitu endomorph. Tipe ini memiliki metabolisme tubuh yang cukup lambat, ditandai dengan banyak lemak dan cenderung gendut. Untuk menurunkan berat badan dan membuang lemak, pemilik tubuh jenis endomorph ini cukup melakukan aktivitas fisik apapun. Meskipun pemilihan angkat beban yang digabung dengan cardio akan mempercepat proses pembakarannya.

Begitu juga dengan pola makan yang disarankan bagi tipe tubuh ini cukuplah memilih jenis makanan sehat, tidak berlebihan, maka tubuh akan dengan mudah menggunakan lemak sebagai sumber energy. Penurunan berat badan yang normal adalah sekitar 2-4kg per bulan, bahkan banyak yang mencapai angka lebih tinggi.

Dari sinilah perbandingan Menaikkan Berat Badan vs Menurunkannya baru dimulai. Tubuh Ectomorph yang kurus berusaha menaikkan berat badan dibandingkan dengan tubuh Endomorph gemuk yang berusaha menurunkan berat badannya.

Ectomorph, harus menstimulasi otot lebih maksimal daripada tubuh Endomorph. Ectomorph harus makan lebih banyak, dan harus tetap seperti itu. Kekurangan makanan sedikit saja, tubuh ectomorph akan kembali turun berat badannya. Berhenti angkat beban juga langsung menurun lagi berat badannya. Tubuh kita secara fungsi dasar, akan menggunakan karbohidrat dan lemak untuk tenaga. Tetapi tubuh kita tidak secara umum akan memperbesar ototnya secara otomatis, diperlukan usaha lebih.

So kesimpulannya, menaikkan berat badan lebih susah daripada menurunkan berat badan. Usaha yang diperlukan untuk menaikkan massa otot lebih banyak daripada membuang lemak.

Salam

@dennysantoso

BACA JUGA : Apakah air es menggemukkan badan atau membuat perut menjadi buncit?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes