Diet paleo

Mengapa Diet Paleo Tidak Bekerja Pada Tubuh Anda?

Penelitian dalam biologi, biokimia, oftalmologi, dermatologi dan banyak disiplin ilmu lain menunjukkan bahwa diet modern kita penuh dengan makanan olahan, lemak trans dan gula yang merupakan akar dari penyakit degeneratif seperti obesitas, kanker, diabetes, penyakit jantung, Parkinson, Alzheimer, depresi dan ketidaksuburan.

PALEO JILID 2

Seperti pembahasan sebelumnya, kita diperkenalkan dengan diet yang mulai digemari yaitu diet paleo. Diet ini diperlukan sesekali untuk memberikan shock terapi bagi tubuh Anda. Pada sebuah penelitian yang dilakukan lebih dari 15 tahun oleh Dr. Loren Cordain, bahwa diet paleo ini mampu memberikan efek yang menakjubkan pada pasien penderita PCOS (polycystic ovarian syndrome). Diet ini bekerja dengan baik untuk wanita dengan auto imun, tiroid, dan masalah hormonal.

Diet paleo ini bisa menurunkan berat badan Anda secara cepat karena beberapa alasan berikut:

1.Diet ini benar-benar mengeluarkan gula, susu, dan makanan olahan dari menu makanannya. Dimana sebagian besar makanan tersebut kaya akan kalori dan karbohidrat dan rendah serat dan nutrisi.

2.Diet paleo tidak mentolerir makanan utama atau sangat sensitif dengan pola diet modern saat ini termasuk gluten, lektin yang ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian, kasein dan whey yang ditemukan dalam susu dan kedelai.

Namun pada beberapa orang diet ini tidak memberikan hasil yang berarti. Beberapa orang bahkan tidak kehilangan 1 ons berat badannya dengan melakukan diet ini.

    Berikut beberapa alasannya:

    1.Terlalu Banyak Lemak

    Memang lemak tidak sepenuhnya buruk untuk kesehatan kita meskipun lemak tersebut lemak jenuh. Akan tetapi kita tidak bisa terlalu banyak memasukkannya dalam tubuh. Lemak adalah salah satu tiket besar untuk berubah menjadi kalori dan menaikkan berat badan Anda.

    Perhatikan juga konsumsi kacang Anda. Kacang-kacangan merupakan sumber lemak sehat dan camilan yang enak. Akan tetapi banyak orang yang tidak tahu seberapa banyakkah kacang yang harus kita konsumsi per harinya. Kacang dapat menaikkan kalori lebih cepat dari yang Anda duga.

    Lantas bagaimana solusinya? Anda bisa mengganti protein Anda yang berasal dari daging merah dengan ikan dan ayam atau memilih sayuran mentah dan beberapa kacang daripada segenggam kacang.

    2.Terlalu Banyak Ubi-ubian

    Asupan karbohidrat setiap masing-masing orang tentunya berbeda-beda. Terlalu banyak ataupun terlalu sedikit akan membuat Anda sulit menurunkan berat badan.

    3.Aturan Makan Tiga Hari Sekali Tidak Bekerja Pada Tubuh Anda

    Selain memperhatikan asupan karbohidrat, hal lain yang harus diperhatikan adalah frekuensi makan. Paleo diet menerapkan aturan makan hanya tiga kali sehari. Akan tetapi pada kenyataan, Caveman Grog penemu diet ini, tidak hidup pada zaman sekarang. Dia tidak mengerti berapa banyak racun, dan tingkat depresi yang ada di sekitar kita.

Beberapa dari Anda tidak punya kondisi tubuh yang cukup sehat untuk kelaparan dalam setiap 5 jam tanpa makan. Banyak dari orang-orang tersebut akhirnya memiliki energi tubuh yang sedikit, memori yang buruk, dan bahkan gemetar jika kurang sering makan.

Akan tetapi, jika Anda bisa mengatur tubuh Anda dengan hanya makan tiga kali sehari, dan jika Anda bisa mengatur nafsu makan Anda dan membuat pilihan yang bagus saat makan, maka makan hanya 3 kali sehari tidak akan menjadi masalah.

Jika Anda pengikut diet paleo dan berat badan Anda tetap tidak mau turun, maka aturan-aturan yang disebutkan di atas tadi yang mungkin membuat tubuh Anda tidak bisa beriringan dengan program diet paleo ini. Diet paleo ini sebenarnya sangat cocok untuk Anda yang ingin mengagetkan tubuh Anda agar kembali membakar lemaknya. Akan tetapi di sisi lain, diet ini berbahaya jika Anda lakukan secara terus menerus.

Untuk itu selalu jaga pola makan sehat Anda dan rajin berolahraga untuk mendapatkan tubuh ideal dan untuk kesuksesan diet Anda. (mee)

BACA JUGA: Diet Paleo, Tren Diet Primitif yang Banyak Digemari

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes