tubuh berotot bebas lemak

Punya Tubuh Berotot Bebas Lemak itu Mudah. Ini Caranya!

Punya tubuh lean (berotot dan bebas lemak) memang bukan perkara mudah, tapi bukan tidak mungkin Anda bisa mendapatkannya.

berotot-bebas-lemak

Setiap orang bisa mendapatkan tubuh ideal bebas lemak. Bahkan dengan cara-cara mudah yang mungkin tidak pernah terbesit dalam pikiran Anda. Kini dengan trik cerdas berikut ini Anda tak perlu lagi berlapar-lapar saat diet atau latihan berjam-jam setiap hari demi mendapatkan tubuh berotot bebas lemak.

Asup Protein Tiap Empat Jam

Diet yang sehat bukan mengurangi waktu makan, tapi justru menambahnya. Makanlah makanan berprotein setiap 3-4 jam. Protein adalah nutrisi yang bisa membuat perut Anda kenyang lebih lama, membantu perkembangan otot, dan merangsang sekresi glukagon yang dilepaskan dari cadangan energi saat latihan keras. Jika Anda rajin berolahraga, para ahli menyarankan konsumsi protein 30g protein setiap 3-4 jam.

Jangan Terlalu Drastis Hindari Lemak

Diet ekstrem rendah lemak sebaiknya tidak Anda lakukan. Bagaimanapun juga tubuh Anda masih membutuhkan lemak untuk mencapai proses metabolisme yang sempurna. Lemak berfungsi sebagai pengangkut vitamin melalui pembuluh darah dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. Lemak esensial yang bisa Anda dapatkan dari kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan, merupakan sumber lemak sehat yang bisa mengoptimalkan fungsi otak dan mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Latihan Beban

Setiap 10 tahun, metabolisme manusia akan mengalami penurunan dan melambat sekitar 3 persen, massa otot mulai menyusut, dan produksi lemak tubuh kian bertambah. Itulah sebabnya mengapa Anda merasa lebih gemuk ketika usia bertambah.

Nah, agar hal di atas tidak terjadi pada Anda maka sebaiknya Anda mulai lakukan latihan beban dari sekarang. Latihan beban adalah latihan terbaik untuk meningkatkan dan membangun massa otot. Jika dikombinasikan dengan latihan kardio, latihan beban juga efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

Studi menunjukkan bahwa latihan beban selama tiga bulan secara rutin 15-20 menit sehari (2-3 kali seminggu) dapat menambah otot kurang lebih 1,4 kg. Latihan beban juga dapat meningkatkan metabolisme sebanyak 7% dan membantu membakar 105 kalori ekstra setiap harinya.

Latihan Interval

Jika tujuan utama Anda saat ini adalah untuk menurunkan berat badan, interval training adalah kuncinya.
Interval training adalah berolahraga dengan dorongan aktivitas yang intens. Contoh sederhananya, jogging selama 60 detik dan kemudian melakukan sprint selama 15 detik dan seterusnya lakukan repetisi berikutnya.

Jika tujuan utama Anda saat ini adalah untuk menurunkan berat badan, interval training adalah kuncinya.
Sebelumnya, mari kita berkenalan dengan apa yang disebut sebagai interval training? Singkatnya, interval training adalah berolahraga dengan dorongan aktivitas yang intens. Contoh sederhananya adalah jogging selama 60 detik dan kemudian melakukan sprint selama 15 detik dan seterusnya lakukan repetisi berikutnya.

Kafein Sebelum Latihan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Acheson et al., dan dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition (K. J. Acheson, Ph.D., B. Zahorska-Markiewicz, M.D., Ph. Pittet,Ph.D., K. Anantharaman, Ph.D., and E. Jequier, M.D. Caffeine and Coffee: Their Influence on Metabolic Rate and Substrate Utilization in Normal Weight and Obese Individuals. Am. J Clin. Nutr. 33: 989-997, 1980) merupakan salah satu penelitian yang telah membuktikan bahwa kafein mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

Dalam penelitian yang melibatkan subjek penelitian berupa orang-orang dengan berat badan normal dan yang mengalami obesitas ini, hasilnya adalah bahwa konsumsi kafein sebanyak 8 mg/kg berat badan mampu meningkatkan laju metabolisme tubuh hingga 16% lebih tinggi.

Masih menurut hasil penelitian ini, ternyata tidak hanya metabolisme tubuh yang terlihat mengalami peningkatan. Oksidasi lemak atau pembakaran lemak pun ternyata juga mengalami peningkatan meskipun tidak terlalu signifikan.

Namun demikian, para peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi kafein, dalam jumlah yang sesuai, dapat memberikan manfaat bagi mereka yang sedang dalam program menurunkan berat badan. Sebagai tambahan, efek kafein pada subjek penelitian (baik yang memiliki berat badan normal ataupun obesitas) diyakini para peneliti sebagai akibat dari peningkatan pengeluaran energi (pembakaran kalori menjadi energi) serta perubahan komposisi tubuh yaitu dengan berkurangnya lemak yang tersimpan dalam tubuh.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes