Yuk, Ketahui Gejala Binge Eating Disorder!

Kita semua mungkin pernah makan secara berlebihan di saat pesta. Akan tetapi lain halnya bagi penderita Binge Eating Disorder, baginya makan berlebihan sudah menjadi kebiasaan dan pastinya hal itu tidak akan dapat terkontrol.

binge-eating-disorder

Penderita tersebut biasanya menggunakan makanan untuk mengatasi stres dan emosi negatif lainnya, meskipun setelah itu si penderita akan merasa lebih buruk. Mereka mungkin akan merasa terjebak pada lingkaran setan. Akan tetapi penyakit ini sebenarnya dapat diobati. Dengan bantuan dan dukungan yang tepat, mereka atau Anda dapat belajar mengontrol pola makan dan membangun hubungan yang sehat dengan makanan Anda sendiri.

Apa Yang Dimaksud Binge Eating Disorder?

Binge Eating Disorder adalah gangguan pada pola makan yang ditandai dengan terbiasanya seseorang makan secara berlebihan atau selalu makan dalam porsi yang besar tanpa bisa mengontrol ataupun menghentikan kebiasaan tersebut. Gejala dari penyakit ini dimulai pada masa akhir remaja atau awal masa dewasa, terutama sesaat setelah melakukan program diet. Penderita kelainan ini bahkan sering makan meskipun di saat mereka tidak lapar, dan akan terus makan meskipun mereka sudah kenyang. Mereka juga bisa menjadi sangat rakus dan cepat sekali dalam menghabiskan makanan meskipun tanpa mencicipinya terlebih dahulu.

Binge Eating Disorder dapat ditandai dengan:

  • Kebiasaan makan secara berlebihan terus menerus.
  • Merasa tertekan dan kesal saat ataupun sesudah makan banyak.
  • Lain halnya dengan penderita bulimia, penderita kelainan ini biasanya tidak akan melakukan upaya apapun untuk menebus porsi makanannya yang berlebihan dengan puasa, dimuntahkan, atau dengan olahraga yang berlebihan. Penderita kelainan ini biasanya berusaha menebus kebiasaannya dengan perasaan bersalah, jijik, dan depresi. Mereka selalu khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan tubuh mereka karena porsi makan yang besar, dan bahkan sering menyalahkan diri sendiri karena tidak bisa mengontrol kebiasaan buruk tersebut. Mereka sangat ingin menghentikan kebiasaan buruk tersebut tapi mereka tidak bisa.

Tanda-tanda atau Gejala dari Binge Eating Disorder

Penderita kelainan ini sebenarnya malu dengan kebiasaan makan mereka, jadi mereka sering mencoba untuk menyembunyikan gejala-gejalanya dan makan dengan sembunyi-sembunyi. Beberapa penderita Binge Eating Disorder ini mengalami obesitas, tetapi beberapa orang juga masih dalam berat yang normal.

Gejala Sikap Penderita Binge Eating Disorder

  • Ketidakmampuan untuk berhenti makan atau mengendalikan apa yang mereka makan
  • Makan dalam jumlah yang besar dengan cepat
  • Terus makan meskipun sudah kenyang
  • Menyembunyikan makanan dan memakannya secara diam-diam
  • Makan secara normal di saat bersama orang lain, tetapi menambah porsi makan saat sedang sendiri
  • Makan secara terus menerus sepanjang hari, tanpa tergantung pada jam makan seperti biasanya

Gejala Emosional Penderita Binge Eating Disorder

  • Merasakan stres atau tegang yang hanya dapat hilang dengan makan
  • Malu dengan porsi makan yang dikonsumsi
  • Merasa mati rasa saat makan banyak
  • Tidak pernah merasa puas, tidak peduli dengan seberapa banyak porsi makannya
  • Merasa bersalah, jijik, atau depresi setelah makan berlebihan
  • Sering merasa putus asa untk mengendalikan berat badan dan kebiasaan makan

Penyebab Binge Eating Disorder

Pada umumnya, kelainan ini disebabkan kombinasi dari beberapa hal seperti gen-gen tertentu, emosi, dan pengalaman. Ada beberapa penyebab, antara lain:

1. Penyebab Biologis
Kelainan biologis dapat berkontribusi atas timbulnya kelainan ini. Misalnya, hipotalamus (bagian dari otak yang mengontrol nafsu makan) tidak dapat mengirimkan pesan yang benar tentang rasa lapar atau rasa kenyang. Para peneliti menemukan adanya mutasi genetik yang menyebabkan munculnya kecanduan pada makanan.
2. Penyebab Sosial Dan Budaya
Merasakan tekanan sosial agar tetap kurus dapat menambah rasa malu dan menjadi penyulut pada penderita kelainan ini. Tanpa disadari, beberapa orang tua mengatur atau menciptakan sebuah kondisi agar makanan menjadi alat untuk membuat anak-anak nyaman dan bahkan sering pula menjadikannya sebagai hadiah bagi anak-anak mereka.
3. Penyebab Psikologis
Depresi dan makan dengan porsi banyak sangatlah berkaitan. Banyak orang menderita kelainan ini karena depresi atau setelah mengalami depresi. Rendah diri, kesepian, dan ketidakpuasan tubuh juga dapat menyebabkan konsumsi makanan menjadi berlebihan.

Bagaimana Mengobati Binge Eating Disorder?

Mengobati kelainan ini atau kecanduan terhadap makanan memang bukanlah hal mudah. Untuk menghentikan pola yang tidak sehat ini, mulailah dengan mengubah pandangan Anda bahwa tujuan makan tidak lain untuk menjaga kesehatan dan menutrisi tubuh. Pola makan yang sehat dapat dimulai dengan merencanakan makanan yang seimbang, memilih makanan sehat saat makan di luar, dan memastikan Anda mendapatkan vitamin dan mineral yang tepat saat Anda melakukan program diet.

Berikut ini ada 5 strategi untuk mengatasi Binge Eating Disorder:
Kendalikan Stres Anda
Salah satu aspek yang paling penting untuk mengendalikan nafsu makan adalah menemukan bagaimana caranya untuk mengendalikan stres dan perasaan luar biasa lainnya tanpa menggunakan makanan. Stres ini mungkin dapat Anda kendalikan dengan berolahraga, relaksasi, ataupun berlatih pernapasan sederhana.

Makan 3 kali sehari disertai dengan makanan ringan yang sehat
Sarapan di pagi hari dapat membuat metabolisme Anda bergerak. Lanjutkan sarapan dengan makan siang dan makan malam yang seimbang, dan makanlah camilan di sela-sela jam makan tersebut. Makanlah dengan teratur karena ketidakteraturan jam makan dapat menyebabkan timbulnya kelainan ini.

Jauhi godaan makan yang berlebihan
Anda akan lebih tergoda jika selalu berdekatan dengan makanan junk food, pencuci mulut, dan makanan yang tidak sehat di rumah. Jauhi godaan-godaan tersebut dengan selalu membersihkan kulkas Anda dengan makanan-makanan tadi, dan jangan pernah menyimpan makanan tersebut di dalamnya.

Pilihlah diet yang sehat
Melakukan program diet ketat yang salah dapat memicu rasa ngidam terhadap makanan tertentu. Jadi pastikan bagi Anda yang melakukan diet untuk memilih diet yang sehat agar tidak membuat Anda terlalu mengidam pada makanan tertentu.

Latihan
Latihan tidak hanya bisa menurunkan berat badan Anda secara alami, akan tetapi latihan juga dapat menghilangkan depresi, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan tubuh. Latihan juga dapat memperbaiki suasana hati sehingga dapat membantu mengendalikan nafsu makan.

Menjaga pola makan yang seimbang bukan hanya dapat membantu kita menjauhi berbagai penyakit, akan tetapi hal itu juga dapat menjadikan hidup kita lebih sehat dan sejahtera.

BACA JUGA : VITAMIN D BISA LINDUNGI KESEHATAN MENTAL WANITA

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes