gejala penyakit jantung

Banyak Wanita Sepelekan Gejala Penyakit Jantung?

Gejala penyakit jantung harus segera mendapat perawatan medis. Namun, ternyata banyak wanita lebih mungkin menunda perawatan daripada laki-laki bila terjadi gejala jantung. Benarkah?

gejala penyakit jantung

Penelitian yang dipresentasikan dalam kongres Canadian Cardiovaskuler ini melibatkan pasien dengan dugaan penyakit arteri koroner, sebelumnya telah menjalani tes pertama angiogram koroner.

Pada bagian pertama dari studi ini, para peneliti mewawancarai pasien jantung tentang pengalaman mereka terhadap angina serta keputusan mereka untuk mencari perawatan medis. Angina adalah nyeri yang terjadi ketika jantung Anda tidak mendapatkan banyak darah dan oksigen yang dibutuhkan karena penyumbatan arteri jantung.

Nyeri ini sering seperti tekanan, sesak atau perasaan terbakar. Ini merupakan sinyal peringatan bahwa Anda berada pada peningkatan risiko serangan jantung, serangan jantung atau kematian jantung mendadak.

“Bahaya utama adalah bahwa ketika seseorang datang ke rumah sakit dengan penyakit jantung parah atau lanjut. Karena hanya ada sedikit pengobatan yang dilakukan,” kata penulis utama studi, Catherine Kreatsoulas dari Harvard School of Public Health.

“Pria akan berkonsultasi dengan teman atau orang terdekat tentang gejala. Sementara wanita akan menunggu orang lain yang memberitahu mereka bahwa itu mengerikan,” tambah Kreatsoulas dilansir TimesofIndia, Sabtu (20/12).

Kreatsoulas menambahkan, yang menyebabkan hal tersebut adalah wanita merasa optimis bahwa gejala tersebut akan segera lewat dan diketahui oleh dirinya sendiri.

Temuan ini diperkuat di bagian kedua penelitian di mana wanita satu setengah kali lebih mungkin menunggu gejala menjadi lebih parah daripada laki-laki, sebelum mencari perawatan medis. (ctr)

BACA JUGA: Yoga Mampu Cegah Penyakit Jantung?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes