diabetes tipe 1

Diabetes Buat Harapan Hidup Wanita Lebih Pendek

Sebuah studi terbaru menyebutkan, wanita yang menderita diabetes tipe 1 tingkat harapan hidupnya lebih pendek ketimbang pria. Mengapa demikian?

diabetes tipe 1

Seperti dikutip dari Medicinenet.com, Jumat (06/02), wanita dengan diabetes tipe 1 memiliki risiko kematian dari segala sebab sebanyak 40 persen, dan dua kali lebih tinggi kematian akibat penyakit jantung daripada pria dengan diabetes tipe 1.

Peneliti dari Australia melakukan analisis pada 26 studi dengan lebih dari 200 ribu orang. Peneliti menemukan bahwa wanita pasien diabetes tipe 1 memiliki 37 persen risiko kematian lebih tinggi akibat stroke dibanding pria diabetes tipe 1. Peneliti juga menemukan bahwa wanita diabetes tipe 1 memiliki 44 persen risiko kematian lebih tinggi akibat penyakit ginjal daripada pria pasien diabetes tipe 1.

“Diabetes tipe 1 meningkatkan risiko kematian lebih dini pada wanita dan pria. Namun, diabetes tipe 1 lebih mematikan bagi wanita daripada pria dengan kondisi tersebut,” kata pemimpin studi, Rachel Huxley dari Queensland Clinical Trial and Biostatistics Center di University of Queensland, Australia.

Diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun yang menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas. Insulin sendiri adalah hormon yang diperlukan untuk mengkonversi gula, pati, dan makanan menjadi energi. Karena orang-orang dengan diabetes tipe 1 tidak menghasilkan insulin sendiri, mereka harus menggantinya dengan suntikan insulin atau dengan pompa insulin.

Namun, kebutuhan insulin selalu berubah tergantung pada makanan, tingkat aktivitas, dan juga stres. Hal ini menjadikan sulit untuk membuat dosis yang tepat. Jika terlalu sedikit insulin dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya seperti penyakit jantung. Sementara jika kelebihan insulin, dapat menyebabkan kadar gula darah rendah (hipoglikemia) yang bisa menyebabkan keringat berlebih, mual, iritabilitas, kebingungan, bahkan hingga kematian.

Para peneliti berspekulasi bahwa tingginya kadar gula darah dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pembuluh darah pada wanita daripada pria. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal online The Lancet Diabetes & Endocrinology.

“Temuan menunjukkan bahwa wanita muda dan dewasa dengan diabetes tipe 1 mungkin perlu pemantauan tambahan, tidak hanya untuk memastikan menjaga kadar gula darah di bawah kontrol, tetapi juga untuk memastikan bahwa tingkat faktor risiko utama lainnya seperti tekanan darah,” kata peneliti.

Karena itu, peneliti mengatakan bahwa jika seseorang didiagnosis menderita diabetes tipe 1, terlepas dari jenis kelamin, mereka harus mendapatkan dukungan dan bantuan kesehatan untuk mengelola risiko penyakit seperti jantung dan stroke. (ctr)

BACA JUGA: CERDIK, Upaya Untuk Mencegah Kanker

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes