memulai latihan beban

Ladies, Perhatikan Ini Sebelum Anda Memulai Latihan Beban!

Apakah Anda berniat untuk memulai latihan beban? Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum Anda melakukannya.

Katakanlah Anda ingin menurunkan berat badan dan berniat untuk memulai angkat beban.

Tentu itu adalah langkah yang TEPAT.

Pasalnya, telah banyak studi yang menyebutkan bahwa latihan beban dapat membantu menurunkan berat badan.

Bukan hanya itu, latihan beban juga memiliki sejumlah manfaat lain seperti meningkatkan kesehatan jantung, mengontrol kadar gula darah, keseimbangan tubuh, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Banyak sekali jenis gerakan latihan beban yang bisa Anda lakukan di gym untuk membantu mewujudkan goal fitness Anda tersebut.

Namun yang perlu diketahui, ada beberapa hal yang mungkin saja akan membuat Anda menyerah untuk latihan.
Dan dalam artikel ini akan dijelaskan beberapa tips agar Anda betah untuk berlatih.

Jangan Takut, Latihan Beban Tidak Akan Membuat Anda Sekekar Pria

memulai latihan beban

Mungkin ada beberapa wanita yang masih enggan untuk pergi ke gym dan memulai latihan beban. Alasannya adalah karena takut bentuk tubuhnya seperti pria yang kekar dan berotot.

Baik pria maupun wanita adalah dua mahluk yang berbeda.

Contoh sederhana. Katakanlah ada pria yang berlatih angkat beban dengan Anda dalam jumlah beban yang sama, intensitas yang sama, serta asupan protein yang sama.

Hasilnya bagaimana? Hasilnya hampir pasti pria akan menjadi lebih kekar dan berotot daripada Anda.

Mengapa bisa demikian?

Hal ini tak lepas dari kemampuan produksi hormon testosteron.

Produksi hormon ini pada pria jauh lebih besar daripada wanita. Perbandingannya sekitar 1/100 dari jumlah hormon testosteron yang diproduksi pria.

Dan pastinya, kenyataan ini tidak akan membuat wanita tersebut terlihat lebih kekar dan berotot. Kecuali jika wanita tersebut menggunakan steroid dan ini sangat tidak disarankan.

Sebelum Memulai Latihan Beban, Beberapa Hal Ini Akan Menjadi Bagian Anda

memulai latihan beban

Anda Harus Sadar Bahwa Anda Akan Bersahabat dengan Rasa Nyeri

Apakah ini terlihat menakutkan? TIDAK.

Ketika Anda memulai aktivitas baru, termasuk latihan beban, Anda harus bersiap untuk sering merasakan kelelahan dan nyeri di tubuh Anda.

Ya, rasa nyeri tersebut terjadi akibat aktivitas baru yang Anda lakukan sehingga tubuh Anda beradaptasi lagi.

Apakah ini berbahaya? Juga TIDAK.

Hal ini biasa disebut dengan delayed onset muscle soreness (DOMS).

Beberapa bagian tubuh Anda akan merasakan nyeri pasca latihan, biasanya terjadi sehari setelah Anda latihan.

Tenang, tidak perlu khawatir karena ini sudah biasa terjadi.

Pada saat latihan, otot tubuh Anda akan rusak namun kemudian pulih dan berkembang menjadi lebih kuat.

Meski Begitu, RASA NYERI BUKAN SATU-SATUNYA Cara Mengukur Efektivitas Latihan Anda

memulai latihan beban

DOMS atau rasa nyeri pasca latihan memang bisa dijadikan penanda bahwa latihan Anda cukup sukses.

Meskipun demikian, hal ini tidak bisa disebut sebagai satu-satunya cara untuk mengukur efektivitas latihan yang Anda lakukan.

Rasa nyeri merupakan indikator kerusakan otot dan ini merupakan mekanisme penting dalam membangun otot.

Semakin banyak otot maka proses pembakaran lemak juga akan semakin meningkat.

Namun itu berbeda jika rasa nyeri yang Anda alami sudah terlalu lama. Nyeri yang berlebihan justru dapat menurunkan kualitas latihan Anda.

Performa latihan Anda berikutnya juga tidak akan maksimal karena masa recovery yang terlalu lama.

Di sinilah nanti peran recovery yang juga penting dalam proses latihan Anda.

Imbangi Latihan Anda dengan Diet yang Seimbang Saat Memulai Latihan Beban

memulai latihan beban

Tidak peduli seberapa keras latihan yang Anda lakukan, jika tanpa diet yang tepat maka usaha Anda bisa jadi sia-sia.

Ingat, diet bukan berarti menurunkan berat badan, tapi pengaturan pola makan.

Para profesional di bidang fitnes menyebutkan bahwa orang yang melakukan diet seimbang dan tetap aktif berlatih memiliki bentuk tubuh yang lebih ideal daripada mereka yang tetap aktif berlatih namun tidak menjaga pola makannya.

Tiga makronutrisi yang wajib Anda penuhi adalah protein, karbohidrat, dan lemak.

Protein sangat penting dalam program Anda karena protein merupakan makanan utama bagi otot.

Meski begitu, Anda juga tidak boleh mengesampingkan lemak dan karbohidrat karena keduanya dapat membantu Anda memberi tambahan energi dan juga membantu Anda merasa lebih kenyang.

Pastinya, itu akan membantu program penurunan berat badan Anda.

Makronutrisi ini juga sangat penting untuk proses recovery Anda, sehingga dapat membantu meningkatkan performa latihan Anda.

Karena dengan nutrisi yang baik sangat penting untuk kesehatan dan kekuatan tubuh Anda.

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Whey Protein Penting untuk Turunkan Berat Badan

Memulai Latihan Beban Secara Perlahan

memulai latihan beban

Karena saking semangatnya, Anda rela berlatih dengan keras dan terus-terusan.

Pastinya dengan harapan segera mendapatkan goal fitness Anda.

Anda-pun mencoba untuk melakukan banyak jenis gerakan dengan beban yang cukup berat.

Jika Anda melakukannya, maka risiko cedera yang Anda alami juga akan semakin MENINGKAT.

Beragam teknik latihan memang patut untuk dicoba. Tapi tetap yang harus Anda perhatikan adalah melakukan dengan gerakan yang tepat.

Untuk menjamin bahwa Anda tetap bisa latihan adalah melakukan gerakan latihan yang tepat.

Mempelajari dasar gerakan SANGAT PENTING untuk Anda lakukan agar Anda terhindar dari cedera.

Jika tidak, risiko cedera semakin meningkat. Dan jika benar terjadi, maka hal itu tentu akan mengganggu performa latihan Anda.

Dan yang penting untuk selalu dicatat adalah, KUALITAS LEBIH BAIK DARIPADA KUANTITAS.

Cari Cara Agar Anda Tidak Bosan Latihan

memulai latihan beban

Jadwal latihan yang pada memang terkadang bisa membuat Anda bosan. Dan itu pasti.

Lalu bagaimana cara ketika rasa bosan itu datang?

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan dalam program latihan Anda. Misalnya dengan mencoba variasi gerakan latihan yang baru.

Ini akan menambah diri Anda untuk semakin tertantang dengan latihan yang baru tersebut.

Atau juga bisa mengajak pasangan Anda untuk berlatih bersama.

Dan latihan beban bersama pasangan sudah mulai menjadi trend di fitnes urban.

Dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan tubuh yang lebih sehat tentu akan membuat latihan Anda menjadi lebih enjoy dan menyenangkan.

Jangan Lupa, BERISTIRAHATLAH!

memulai latihan beban

Percaya atau tidak, program fitnes Anda juga akan terhambat jika tubuh Anda tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Latihan yang keras memang sangat membantu membentuk otot dan menurunkan berat badan Anda.

Tapi dengan begitu saja apakah sudah cukup? BELUM.

Otot dalam tubuh Anda juga perlu diistirahatkan.

Istirahat yang cukup akan dapat membuat tubuh Anda terhindar dari berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah overtraining.

Tubuh Anda memerlukan waktu istirahat, termasuk tidur malam, agar otot tubuh Anda memulihkan diri serta berkembang setelah Anda ajak untuk latihan keras.

Jika tidak diimbangi dengan tidur yang cukup, bisa jadi otot tubuh Anda akan lambat proses recovery-nya sehingga jadwal latihan Anda berikutnya juga terganggu.

Ketika tidur malam tersebut, tubuh akan memproduksi hormone pertumbuhan atau growth hormone (GH). Karena itu, mendapatkan tidur yang berkualitas sangat penting guna menjaga perkembangan otot tubuh Anda.

Karena itu, disarankan untuk mengistirahatkan otot minimal 1 x 24 jam.

Meski begitu, ini bukan berarti kalau hari ini Anda berlatih dada, besok Anda tidak boleh berlatih punggung.

Yang dimaksud di sini adalah otot yang sama, tidak boleh dilatih terus-terusan karena otot yang robek tidak akan mempunyai kesempatan untuk diperbaiki.

Jadi misalnya Anda melakukan full body training dalam 1 kali latihan, maka jangan lebih dari 3 kali seminggu.

>> Post Workout Recovery <<

Dukung Dengan Suplementasi Terbaik Saat Memulai Latihan Beban

memulai latihan beban

Seperti yang sudah disebutkan di atas, pemenuhan nutrisi pasca latihan sangat penting untuk proses recovery Anda.

Terutama protein.

Asupan protein yang cukup akan membantu meningkatkan daya tahan dan daya pulih tubuh Anda.

Karena itu, sangat disarankan bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan protein harian Anda.

Makanan yang mengandung sumber protein tinggi antara lain dibagi menjadi dua, yakni protein nabati dan hewani.

Protein nabati antara lain produk kedelai, tahu, tempe, kacang-kacangan dan lentil, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.

Sementara protein hewani antara lain produk susu seperti keju, yogurt, telur, dan susu, daging ayam, daging sapi, ikan tuna, salmon, dan ikan nila.

Bagaimana dengan suplemen?

Apabila asupan protein harian Anda dari real food kurang mencukupi, Anda bisa menambahkannya melalui suplementasi protein seperti dengan Prostar 100% Whey Protein dari Ultimate Nutrition.

Dengan mencukupi kebutuhan asupan protein ditambah dengan suplementasi whey protein, Anda akan mendapatkan hasil yang terbaik dari program latihan sehingga kadar lemak dalam tubuh akan cepat menghilang sesuai yang Anda inginkan.

LANGKAH PRAKTIS MAKSIMALKAN PEMBAKARAN LEMAK TUBUH ANDA

  • Protein Terbaik Berkualitas Tinggi
  • Tidak Menambah Lemak ke Dalam Tubuh Anda
  • Meningkatkan Massa Otot dengan Optimal
  • Percepat Daya Tahan dan Daya Pulih Tubuh

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes