serangan jantung

Wanita Sering Abaikan Tanda Awal Serangan Jantung?

Setiap orang penting untuk mengetahui gejala awal dari penyakit jantung. Namun, studi terbaru mengatakan bahwa wanita sering mengabaikan gejala awal serangan jantung. Benarkah?

serangan jantung

Lebih dari 15.000 wanita yang berusia kurang dari 55 tahun meninggal akibat penyakit jantung di Amerika Serikat setiap tahunnya. Hal ini menjadi penyebab utama kematian bagi wanita pada kelompok usia tersebut.

Selain itu, hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Circulation: Cardiovascular Quality and Outcomes menemukan bahwa wanita dua kali lebih mungkin meninggal akibat serangan jantung.

Para ilmuwan dari Yale University melakukan survei pada wanita berusia 30-55 yang dirawat di rumah sakit akibat penyakit jantung. Para peneliti bertanya mengenai respon wanita tentang gejala serangan jantung.

Hasil survei menunjukkan bahwa wanita sering tidak memahami risiko penyakit jantung mereka. Hal ini mengakibatkan kurangnya perawatan medis saat awal munculnya gejala penyakit jantung.

“Wanita dengan beberapa faktor risiko dan riwayat keluarga yang sehat tidak boleh menganggap bahwa mereka terlalu muda untuk terkena serangan jantung,” kata penulis utama studi yang juga profesor epidemiologi penyakit kronis di Yale University, Judith Lichtman, seperti dikutip dari Fox News, Kamis (26/02).

Peneliti mengatakan, studi ini dimaksudkan agar para wanita lebih memahami tentang gejala penyakit jantung sejak awal agar segera mendapatkan perawatan medis.

Menurut Mayo Clinic, ada beberapa gejala awal yang mengarah pada serangan jantung. Antara lain rasa sakit di dada (tubuh bagian atas atau perut), sesak napas, gelisah, pusing, keringat dingin, serta mual dan muntah. (ctr)

BACA JUGA: Olahraga Yang Sebaiknya Dihindari Pasca Operasi Jantung

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes