kanker payudara

3 Bahan Kimia Berbahaya Pemicu Kanker Payudara

Kanker payudara telah menjadi sebuah epidemi. Satu dari delapan wanita akan berpotensi mengalami penyakit ini, dan hampir 40.000 wanita meninggal karena kanker itu setiap tahun. Faktanya, telah banyak bukti yang menemukan bahwa bahan kimia yang berperan dalam munculnya kanker payudara. Hasil dari satu penelitian baru-baru ini menemukan bahwa wanita yang bekerja di industri plastik dan pengalengan makanan mengalami peningkatan lima kali dalam kanker payudara premenopause. Paparan bahan kimia yang mengganggu hormon, termasuk seperti phthalates, bisphenol-A, dan fire-retardants, adalah faktor yang berpengaruh dalam munculnya kanker payudara.

kanker payudara

Karena pemerintah dan industri sangat lambat untuk mengambil langkah protektif untuk melindungi orang-orang tersebut dari efek karsinogenik bahan kimia beracun, maka tanggung jawab akan jatuh ke konsumen untuk tindakan mengurangi paparan bahan kimia penyebab kanker.

Bisphenol-A, phthalates, dan paraben adalah tiga bahan kimia yang sangat umum yang dikaitkan dalam berbagai penelitian kanker payudara. Paparan ketiga bahan kimia tersebut dapat dengan mudah dikurangi dan kadang-kadang dihindari dengan membaca label saat membeli makanan, pembersih rumah tangga, dan produk perawatan pribadi lainnya. Berikut caranya:

1. Bisphenol-A (BPA)

Bahan kimia ini dapat ditemukan di mana-mana. Studi laboratorium telah menunjukkan bahwa BPA berkaitan dengan pubertas dini, sebuah faktor yang menyumbang risiko kanker payudara di kemudian hari. Hal ini dapat menyebabkan sel-sel payudara yang tumbuh sehat dan bertahan hidup menjadi tidak efektif untuk melawan kanker payudara itu sendiri. Bagaimana cara menghindarinya? Ikuti saran berikut:

– Jangan membeli makanan kalengan atau mencari kaleng yang bebas BPA
– Pilih kaca atau stainless steel bukan plastik untuk penyimpanan makanan dan kebutuhan botol air.
– Pastikan barang-barang bayi dan mainan anak-anak Anda bebas BPA

2. Phthalates

Phthalates adalah sebuah kelas dari bahan kimia yang digunakan dalam berbagai produk. Bahan ini dapat membuat plastik terbentuk atau terasa lembut dan lentur. Phthalates juga digunakan dalam wewangian sintetis yang ditemukan di pada penyegar udara, kosmetik, deterjen, produk pembersih, dan banyak lagi.

Cara menghindarinya:

– Carilah produk berlabel bebas phthalate (phthalate free)
– Berhenti membeli produk berbahan vinil, yang diperlembut dengan phthalates. Pilih tirai kain atau nilon. Barang anak-anak harus selalu bebas PVC.
– Tinggalkan produk beraroma sintetis seperti pembersih rumah tangga, lilin, dan penyegar udara. Sebagai gantinya, pilih produk atau wewangian dengan minyak esensial alami.

3. Paraben

Paraben banyak digunakan sebagai pengawet dalam kosmetik yang biasa ditemukan dalam lotion, krim, dan deodoran. Mereka dapat diserap oleh kulit dan telah dikaitkan dengan pemicu kanker payudara. Satu penelitian menemukan paraben 99% dalam sampel jaringan payudara.

Cara menghindarinya:

– Gunakan produk perawatan pribadi berlabel “bebas paraben”
– Baca label dan hindari bahan-bahan yang berkaitan dengan paraben seperti Methylparaben.

Ada banyak bahan kimia yang terkait dengan kanker payudara. Beberapa darinya dapat dihindari, tapi bahan kimia yang lain tidak. Sulit untuk menghindari 1,4 dioksan, misalnya. Karsinogen ini tidak sengaja ditambahkan ke produk, tetapi diproduksi sebagai produk sampingan dari pembangkit bahan kimia.

Memang ada juga tindakan lain untuk membantu mencegah kanker payudara, tetapi menghindari paparan dari bahan kimia karsinogenik yang umum adalah langkah awal yang baik dan mudah. (mee)

BACA JUGA: Kepuasan Hidup Juga Pengaruhi Osteoporosis

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes