Telat Datang Bulan

4 Alasan Mengapa Anda Telat Datang Bulan

Hai ladies. Apakah Anda pernah telat datang bulan? Telat datang bulan bukanlah suatu hal yang patut Anda abaikan. Tentunya Anda patut merasa was-was jika Anda sering mengalami telat datang bulan. Siapapun yang mengalami telat datang bulan dalam jangka waktu agak lama sering mengalami amenorrhea.

Headline mee

Amenorrhea adalah gangguan sistem reproduksi wanita sehingga membuatnya tidak mengalami menstruasi secara rutin setiap bulannya. Amenorrhea sebenarnya bukanlah suatu penyakit atau kutukan, tetapi melainkan sebuah gejala yang menunjukkan ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh Anda. Berikut beberapa penyebab utama amenorrhea yang perlu Anda tahu sehingga dapat mengurangi kecemasan Anda dan membuat Anda mengambil tindakan tertentu:

1. Ketidakseimbangan Hormon

Ketidakseimbangan hormon merupakan salah satu penyebab yang paling utama amenorrhea. Biasanya, ketidakseimbangan hormon ini memicu amenorrhea ketika hormon estrogen dan progesteron Anda rendah.

Ketika kadar hormon estrogen dan progesteron pada wanita terlalu rendah, maka tubuhnya tidak mampu untuk membangun lapisan rahim dan melepaskannya setiap bulan. Ketidakseimbangan hormon ini terjadi karena banyak penyebab, di antaranya:

– Pengendalian kehamilan (pil KB)
– Berhenti menggunakan pil KB
– Gangguan makan seperti bulimia atau anoreksia
– Berolahraga terlalu banyak dan keras
– Berat badan terlalu rendah
– Fungsi tiroid yang rendah (hipotiroid)
– Awal masa menopause (sebelum usia 40 tahun) yang disebabkan oleh gagalnya ovarium prematur

Selain itu, seorang wanita mungkin memiliki masalah di mana tubuh memproduksi terlalu banyak testosteron, hormon seks laki-laki. Testosteron yang terlalu tinggi dapat benar-benar mencegah atau menunda ovulasi setiap bulan, yang menyebabkan periode menstruasi tidak teratur atau bahkan hilang. Masalah ini sering didiagnosa sebagai Polycystic Ovarium syndrome (PCOS).

2. Masalah Genetik dan Struktural

Masalah ini biasanya memerlukan lebih dari perubahan makanan dan gaya hidup. Hal ini biasanya disebabkan atau dipengaruhi oleh beberapa hal berikut ini:

– Asherman’s Syndrome: jaringan parut atau penebalan dinding rahim yang mencegah darah yang keluar dari rahim
– Pituitary tumor atau tumor hipofisis yang menyebabkan tingkat hormon prolaktin naik. Hormon prolaktin inilah yang menekan ovulasi dan haid
– Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser syndrome, yaitu keterbelakangan organ-organ reproduksi
– Kelainan genetik lainnya

3. Obat-obatan

Apakah Anda tahu tentang efek samping dari konsumsi obat-obatan? Kadang-kadang obat tertentu dapat membuat siklus haid atau menstruasi Anda tidak teratur. Berikut beberapa macam obat yang dapat mengganggu siklus haid Anda dan menyebabkan amenorrhea:

– Pil KB
– Anti depresi
– Obat untuk tekanan darah
– Kemoterapi
– Obat yang menyebabkan alergi
– Obat antipsikotik

4. Penyebab Alami

Tubuh Anda selalu mengalami siklus dan tahap alami yang kadang Anda pikir merupakan gejala amenorrhea, padahal tidak. Berikut ini penyebab alami yang membuat siklus Anda berhenti:

– Hamil
– Menyusui
– Perimenopause dan menopause

Dan jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dalam jangka waktu yang lama maka Anda perlu segera memeriksakan kondisi Anda kepada dokter. Ada juga beberapa gejala fisik yang bisa menjadi pertanda amenorrhea, di antaranya:

– Jerawat
– Rambut atau bulu-bulu halus Anda rontok
– Dorongan seks rendah
– Ketika berhubungan seks akan terasa sakit
– Rendahnya cairan di bagian servik
– Rendahnya atau tidak adanya cairan kesuburan
– Rendahnya daya tahan tubuh sehingga Anda sulit tidur, dan tidak bisa bersemangat tanpa minum kopi atau gula
– Depresi yang mengganggu hidup Anda

Jika Anda tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan, dan mengalami gejala-gejala di atas maka disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter kandungan Anda. Semoga bermanfaat.(mee)

BACA JUGA: Pola Diet Sehat Bantu Cegah Diabetes Pada Wanita

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes