7 Tip Travelling Bebas Jet Lag

Jet lag adalah kondisi tubuh yang tidak mampu menyesuaikan ritme pola alamiah tubuh (waktu makan, tidur, hormonal, dan suhu tubuh) akibat memasuki lingkungan waktu yang berbeda.

Jadi tubuh mengalami gelap dan terang serta tidak mampu bersinkronisasi dengan waktu kota tujuan. Akibatnya Anda akan mengalami jet lag yang berupa sakit kepala, kelelahan, insomnia, depresi ringan, disorientasi, iritabilitas, dan bahkan diare.

Berikut adalah 7 tip traveling bebas jet lag untuk membantu menjaga kesehatan Anda selama liburan:

  1. Mulailah menyesuaikan jam tidur Anda dengan jam kota tujuan beberapa hari sebelum penerbangan. Lakukan penyesuaian jam tidur secara bertahap sebanyak 1 jam per hari.
  2. Sebelum pesawat lepas landas, ubah waktu di jam tangan dan handphone Anda sesuai dengan waktu di kota tujuan.
  3. Jika Anda tiba di kota tujuan saat malam hari, usahakan untuk tidur di dalam pesawat saat perjalanan. Gunakan earphone atau headphone tanpa suara dan kacamata gelap atau penutup mata untuk mengurangi polusi suara dan cahaya.
  4. Jika Anda tiba di kota tujuan saat siang hari, usahakan untuk tetap terbangun dalam pesawat selama perjalanan. Bacalah majalah dengan lampu dinyalakan dan jendela dibuka. Atau jika memungkinkan berjalanlah singkat di lorong pesawat.
  5. Minumlah cukup air putih karena udara dalam pesawat terbang cenderung kering sehingga berisiko dehidrasi yang dapat memicu jet lag.
  6. Hindari konsumsi alkohol dan kopi atau minuman mengandung kafein lainnya karena dapat menyebabkan dehidrasi.
  7. Saat terbangun dalam pesawat, lakukan gerakan ringan di tempat duduk Anda seperti meregangkan badan, mengangkat kaki, atau jika memungkinkan berjalanlah singkat di lorong pesawat.

Pastikan liburan Anda bersama keluarga tetap menyenangkan tanpa gangguan jet lag dan semoga selamat sampai di kota tujuan.

BACA JUGA : Inilah Mitos dan Fakta Seputar Donor Darah!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes