gula

Apa Yang Gula Lakukan Pada Tubuh Anda?

Apakah gula beracun? Hal ini mungkin akan Anda pertimbangkan jika Anda tahu bahwa rata-rata orang Indonesia mengonsumsi gula tambahan secara berlebihan. Entah hal tersebut didapatkan dari minuman atau makanan kaleng, penelitian telah membuktikan bahwa kelebihan gula sering terjadi karena tambahan gula yang sulit terdeteksi dapat mempengaruhi tubuh Anda dengan cara yang sedikit berbeda dan aneh.

Headline gula

Menurut buku New Deluxe Edition of The Sugar Smart Diet, gula tersebut dapat mempengaruhi tubuh Anda dengan beberapa cara berikut ini:

1. Gula Membuat Organ Tubuh Anda Menjadi Gemuk

Fruktosa, adalah salah satu kandungan dalam table sugar dan sirup jagung tinggi fruktosa atau high-fructosa corn syrup yang merupakan salah satu gula tambahan dapat memicu hati untuk menyimpan lemak lebih banyak di tempat-tempat aneh. Seiring waktu, diet tinggi fruktosa dapat menyebabkan tetesan lemak menumpuk di sekitar hati Anda, di mana hal ini akan memicu gangguan liver berlemak non alkohol. Maka dari itu, sebaiknya jauhi minuman dengan banyak gula tambahan.

2. Gula Menjadi Pemicu Diabetes

Sebuah studi menemukan bahwa untuk setiap tambahan kalori sebanyak 150 kalori dari gula setiap hari akan meningkatkan risiko diabetes sebesar 1,1%. Untuk menghindarinya, Anda tidak hanya harus menjauhi minuman dengan gula tambahan, tapi Anda juga harus mengurangi asupan yang mengandung gula pada bahan atau makanan tertentu seperti kecap, makanan beku, dendeng, dan roti manis.

3. Gula Dapat Merusak Jantung Anda

Penelitian terbaru yang dilansir di prevention.com menemukan bahwa ada hubungan antara penyakit diabetes dan jantung. Diketahui pula bahwa penyakit jantung dan stroke menjadi penyebab nomor satu pada orang yang menderita diabetes tipe 2. Maka dari itu, konsumsilah gula menurut kadar yang direkomendasikan. Asupan gula yang direkomendasikan untuk pria adalah sekitar 150 kalori per hari (9 sendok teh), untuk wanita 100 kalori per hari (5 sendok teh), dan untuk anak-anak sebanyak 12 gram (3 sendok teh).

4. Gula Dapat Membuat Pembuluh Darah Tegang

Gula tambahan dapat menyebabkan insulin berlebih pada aliran darah, yang tentunya akan mengganggu sirkulasi tubuh Anda, terutama pada bagian arteri. Tingkat insulin yang tinggi menyebabkan sel-sel otot polos pada pembuluh darah akan tubuh lebih cepat dari biasanya. Hal ini kemudian akan membuat dinding arteri menjadi tegang, menyebabkan stroke atau serangan jantung. Untuk itu, sebaiknya hindari produk olahan gandum ataupun tepung yang berbahan dasar gandum. Hal ini sangat dianjurkan karena saat Anda memakannya, tubuh Anda akan mengalami lonjakan glukosa yang tinggi yang hampir sama saat Anda mengonsumsi gula tambahan.

5. Gula Dapat Mengacaukan Kadar Kolesterol

Ada sebuah hubungan yang meresahkan antara gula dan kolesterol. Sebuah studi dalam sebuah jurnal dari American Medical Association menemukan bahwa selain orang-orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, diabetes, atau orang-orang yang memiliki berat badan berlebih, ditemukan juga bahwa orang yang makan makanan dengan gula tambahan dapat mengalami lonjakan besar pada kolesterol jahat. Selain itu, gula tambahan yang berlebihan dapat memicu hati untuk mengeluarkan lebih banyak kolesterol yang buruk dan menghambat tubuh untuk membersihkannya. Maka dari itu, cobalah untuk selalu sarapan dengan makanan yang kaya akan protein dan jangan pernah melewatkannya.

6. Gula Dapat Memicu Timbulnya Diabetes Tipe 3

Seorang neuropatologi di Brown University, Suzanne de la Monte, MD, menciptakan istilah “diabetes tipe 3” setelah timnya menemukan hubungan antara resistensi insulin, diet tinggi lemak, dan penyakit Alzheimer. Bahkan, dari hasil penelitiannya menunjukkan bahwa Alzheimer adalah penyakit metabolik, di mana kemampuan otak untuk menggunakan glukosa dan menghasilkan energi mengalami kerusakan.

7. Gula Dapat Merusak Kulit Wajah Anda

Gula dalam aliran darah Anda menempel pada protein untuk membentuk molekul baru yang berbahaya yang disebut produk akhir glikasi lanjut, atau AGEs (advanced glycation end products). Molekul asing ini akan menyerang protein di dekatnya dan merusak protein tersebut, termasuk serat protein kolagen dan elastin, komponen yang menjaga kulit Anda elastis. Jadi jika Anda mengonsumsi gula terlalu banyak maka hasilnya adalah kulit Anda akan kering, serat protein pada kulit akan rapuh dan akhirnya menyebabkan keriput dan kulit kendur.

Nah, sudah tahu bagaimana pengaruh gula terhadap tubuh Anda? Masihkah Anda ingin mengonsumsinya secara berlebihan? Pikirkan sekarang juga demi kesehatan Anda di masa depan. (mee)

BACA JUGA: Kebiasaan Inilah Yang Dapat Merusak Ginjal

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes