Bahan Berbahaya dalam Makanan

Awas, Ada Bahan Berbahaya dalam Makanan Anda!

Ada banyak bahan berbahaya dalam makanan Anda, terutama makanan olahan. Oleh karena itu sangat penting untuk membaca label dan nilai gizi pada produk makanan ketika Anda membelinya. Memeriksa bahan-bahan apa sajakah yang akan masuk ke tubuh Anda.

Headline Makanan

Banyak orang tidak melakukannya karena mereka tidak menyadari bahwa beberapa bahan yang umum ditemukan dalam makanan olahan dapat berbahaya bagi kesehatan mereka. Fakta membuktikan bahwa mengonsumsi makanan lebih utuh dan alami baik untuk kesehatan kita. Ada banyak daftar panjang seperti pewarna buatan, rasa dan pengawet yang wajib Anda hindari. Berikut bahan-bahan berbahaya dalam makanan yang wajib Anda hindari!

Pewarna Buatan

Pewarna buatan digunakan untuk meningkatkan warna pada makanan dan membuatnya terlihat lebih menarik. Anda harus menyadari efek warna samping buatan. Pewarna buatan telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti reaksi alergi, kelelahan, asma, ruam di kulit, hiperaktivitas, sakit kepala, dan juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker.

Pewarna buatan banyak ditemukan dalam makanan olahan, seperti permen, minuman, makanan hewan peliharaan, makanan panggang, sereal dan bahkan obat-obatan. Beberapa warna makanan yang paling umum adalah Blue #1 (Brilliant Blue), Blue #2 (Indigo Carmine), Citrus Red # 2, Green #3 (Fast Green), Red #3 (Erythrosine), Red #40 (Allura Red ), Yellow #5 (Tartrazin) dan Yellow #6 (Sunset Yellow). Bacalah label produk untuk melihat apakah makanan Anda mengandung pewarna buatan atau tidak. Namun ada beberapa warna makanan yang aman dan disetujui oleh BPOM. Namun ada baiknya untuk menghindari semua pewarna buatan.

Pengawet Buatan (Artificial Preservatives)

Ada berbagai jenis pengawet yang berguna untuk mencegah pembusukan dan keracunan makanan dan mencegah pertumbuhan jamur. Tujuan dari penggunaan pengawet adalah untuk menjaga makanan dalam jangka waktu yang lebih lama dengan menghambat pertumbuhan bakteri. Namun, pengawet ini bisa lebih berbahaya bagi kesehatan Anda. Banyak pengawet yang memiliki efek samping yang berbahaya dan bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).

Bahan ini dapat menyebabkan alergi, perubahan hormonal, kerusakan hati, kerusakan sistem saraf, dan banyak masalah kesehatan lainnya. Beberapa bahan berbahaya dalam makanan olahan sebagai pengawet buatan antara lain adalah butylated hydroxyanisole (BHA), butylated hydrozyttoluene (BHT), Butylhydroquinone tersier (TBHQ), natrium benzoat, kalium bromat, dan natrium nitrat. Bahan-bahan berbahaya yang banyak ditemukan di daging olahan dan makanan lainnya harus dihindari.

Rasa Buatan (Artificial Flavors)

Rasa buatan ini sebenarnya adalah campuran kimia yang meniru rasa alami. Anda dapat menemukan bahan ini pada jelly rasa buah-buahan, minuman ringan dan permen. Banyak perasa buatan yang dibuat dari minyak bumi, dan sebagian besar rasa buatan ini mengandung banyak bahan kimia seperti minyak nabati brominasi (BVO). Bahan kimia ini digunakan terutama untuk meningkatkan rasa dan membantu emulsi minuman ringan rasa jeruk. Rasa buatan dapat menyebabkan kerusakan otak dan sistem saraf, memicu tumbuhnya sel kanker, mual, sakit kepala, pusing, reaksi alergi, dermatitis, eksim, hiperaktif, asma dan lain-lain.

High-Fructose Corn Syrup (HFCS)

High-Fructose Corn Syrup adalah alternatif yang lebih murah pengganti gula alami. Oleh karena itu, bahan ini digunakan sebagai pemanis utama dalam makanan dan minuman olahan (minuman ringan). Bahan ini umumnya juga digunakan dalam roti, sereal, daging, yogurt, minuman ringan, sup, dan bumbu. HFCS dapat menyebabkan obesitas, penyakit jantung, diabete, dan penyakit hati.

Pemanis Buatan (Artificial Sweeteners)

Bahan yang termasuk pemanis buatan adalah aspartam, sakarin, sucralose, acesulfame-K dan lain-lain. Bahan ini adalah bahan kimia tambahan pada makanan yang menduplikat efek gula dalam rasa dengan lebih sedikit energi dalam makanan. Bahan ini 30 sampai 8.000 kali lebih manis dari gula alami. Bahan ini memiliki kalori lebih sedikit dibandingkan dengan makanan yang dibuat dengan table sugar. Pemanis buatan ini banyak ditemukan dalam makanan dan produk pelangsing untuk mengurangi kalori dalams setiap porsi. Bahan ini memiliki dampak negatif pada metabolisme dan menyebabkan obesitas, sindrom iritasi usus, kerusakan otak, kanker, sakit kepala, pusing, dan halusinasi.

Lemak Trans (Trans Fat)

Lemak trans dapat meningkatkan rasa, tekstur, dan lama penyimpanan pada makanan olahan. Bahan ini terbentuk ketika produsen mengubah minyak cair menjadi lemak padat dengan proses yang disebut hidrogenasi. Asupan lemak trans dalam jumlah yang tinggi memiliki hubungan langsung dengan kanker prostat pada pria. Bahan ini dapat menyebabkan kram perut, mencret, dan menghambat penyerapan beberapa vitamin dan nutrisi pada tubuh.

So, apakah Anda sudah memeriksa label makanan Anda saat membeli? Jaga kesehatan Anda dengan pola hidup dan makan makanan yang sehat serta berolahraga secara teratur. (mee)

BACA JUGA: Meja Treadmill Tidak Efektif Turunkan Berat Badan

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes