Cara Alami Tingkatkan Kadar Testosteron untuk Membentuk Otot

Gampang lelah, stres, dan sulit fokus pada pekerjaan yang Anda lakukan, bisa jadi Anda termasuk salah satu di antara penduduk dunia yang mengalami “Low T” atau kadar testosteron rendah.

cara-alami-tingkatkan-testosteron

Testosteron merupakan merupakan hormon yang berperan penting bagi kesehatan, terutama bagi para pria. Pria menghasilkan testosteron 20 kali lebih banyak ketimbang wanita. Kadar testosteron berada di level tertinggi pada usia muda, dan akan menurun saat seseorang memasuki usia 30-an.

Selain bertanggung jawab terhadap fungsi seksual, testosteron juga berperan penting dalam menjaga otot dan tulang agar tetap kuat, serta menjaga lemak agar tetap terdistribusi secara merata di tubuh. Selain perubahan fungsi seksual serta penurunan massa otot dan kepadatan tulang, rendahnya tingkat testosteron bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan termasuk peningkatan kolesterol jahat.

Cara Alami Tingkatkan Kadar Testosteron

Meski kadar testosteron akan menurun seiring bertambahnya usia, namun bukan berarti Anda tidak bisa menjaga kadar testosteron dalam tubuh. Selain melalui suplementasi, Anda bisa meningkatkan kadar testosteron dengan cara alami yang aman bagi kesehatan.

Apa saja cara alami yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh? Berikut di antaranya:

Olahraga

Selain dapat menjaga kebugaran, olahraga dapat meningkatkan kadar testosteron. Sebuah studi di Baylor University menemukan bahwa kadar testosteron akan tetap tinggi selama 48 jam ke depan setelah melakukan latihan beban.

Sementara itu, studi yang berbeda menunjukkan bahwa olahraga dalam waktu yang pendek yakni lari cepat 6 detik, secara signifikan dapat meningkatkan kadar hormon testosteron. Penelitian lain menemukan bahwa olahraga di malam hari juga efektif dalam meningkatkan kadar testosteron. Namun demikian, jangan terlalu berlebihan dalam melakukannya, karena sebuah studi di Universirty of North Carolina menemukan bahwa olahraga secara berlebihan dapat menurunkan kadar testosteron sebesar 40 persen.

Hindari Stres

Menurut sebuah studi dari University of Texas di Austin, jika seseorang stres, tubuhnya akan melepaskan hormon stres kortisol dalam jumlah yang besar. Hal ini dapat menghambat peran dari hormon testosteron. Robert Josephs, pemimpin penelitian tersebut mengungkapkan bahwa ketika kadar kortisol tetap tinggi sebagaimana yang dialami orang dalam keadaan stres, maka kemampuan untuk mereproduksi (testosteron) akan semakin sulit. Namun efek hormon kortisol akan berkurang seiring dengan menurunnya tingkat stres yang dialami seseorang.

Minum kopi

Selain dapat membuat Anda lebih berenergi, kafein dalam kopi dapat meningkatkan kadar testosteron. Sebuah studi dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa minum lima (170 gram) cangkir kopi setiap hari selama sebulan diketahui dapat meningkatkan kadar testosteron hampir sebanyak 200 persen pada pria yang kelebihan berat badan, meskipun efeknya tidak tahan lama. Namun demikian, sebaiknya anda konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum mengonsumsinya.

Turunkan Berat Badan

Keleibihan berat badan menjadi salahs atu faktor menurunnya produksi testosteron. Sebuah studi di University at Buffalo menemukan bahwa 40 persen dari pria obesitas mempunyai kadar testosteron yang rendah. Studi lain di University of Illinois juga menemukan bahwa 75 persen laki-laki yang sangat gemuk, baik muda ataupun tua, diketahui memiliki kadar testosteron yang rendah. Jadi, salah satu solusi untuk meningkatkan kadar testosteron adalah dengan menurunkan berat badan.

Tingkatkan Asupan Vitamin D

Vitamin D sebenarnya juga merupakan hormon, dan menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, sekitar 75 persen orang Amerika kekurangan vitamin ini. Sebuah studi selama tiga tahun pada pria dewasa yang dipublikasikan pada Hormone and Metabolic Research menemukan bahwa pria yang mempunyai kadar vitamin D yang tinggi diketahui kadar testosteronnya lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang kadar vitamin D dalam tubuhnya rendah.

Studi lain menemukan bahwa pria dengan kadar testosteron rendah yang diberi suplemen vitamin D (3.332 IU) setiap hari selama setahun mengalami kenaikan kadar testosteron sebesar 20 persen. Para ilmuwan percaya bahwa vitamin D membuat tubuh dari mengubah testosteron-ke-estrogen, di mana pada saat yang sama membuat reseptor pada kelenjar adrenal (yang melepaskan hormon testosteron) jadi lebih sensitif.

Ngemil Kacang

Almond, kacang Brasil, Walnut, dan kacang tanah dapat meningkatkan produksi testosteron. Beberapa studi telah menemukan bahwa pria yang makan makanan tinggi lemak tak jenuh tunggal, yakni jenis lemak yang sering ditemukan dalam kacang-kacangan, diketahui memiliki kadar testosteron yang sangat tinggi. Kadar asam aspartat (1 dari 20 asam amino penyusun protein) yang tinggi dalam kacang-kacang tersebut dapat meningkatkan produksi hormon testosteron dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

Tidur Cukup

Sebuah penelitian di Belanda menemukan bahwa pria berusia lanjut (64-74 tahun) dapat menaikkan kadar testosteron mereka dengan hanya tidur cukup setiap malam. Semakin lama mereka tidur, semakin banyak hormon testosteron yang beredar dalam darah mereka. Sebuah studi di University of Chicago Medical Center menemukan bahwa kurang tidur selama seminggu dapat menurunkan kadar testosteron hingga 15 persen.

Tingkatkan testosteron & bakar lemak lebih banyak –> TESTOTRO GROW 2 HP di Duniafitnes Store

BACA JUGA : LANCARKAN ALIRAN DARAH DENGAN TEKNIK CRIPE

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes