Celana Ketat Bikin Gawat!

Celana ketat, siapa yang tak ingin mengenakannya. Selain terkesan lebih modis, mengenakan celana ketat juga mengekspresikan jati diri si pemakainya. Namun tahukah Anda bahwa terlalu sering mengenakan celana ketat dapat merugikan kesehatan pria?

Penelitian menyebutkan bahwa mengenakan celana ketat dalam waktu lama dapat memberikan tekanan di daerah selangkangan dan merusak organ di sekitarnya. Berikut ini risiko yang dapat terjadi akibat sering mengenakan celana ketat.

  1. Infeksi saluran kemih
    Celana jins yang ketat bisa memberikan tekanan berlebih pada kandung kemih sehigga mempermudah bakteri mudah untuk berkembang biak dan memasuki tubuh yang memicu terjadinya infeksi saluran kemih.
  2. Menurunkan kualitas dan kuantitas sperma
    Celana yang ketat membuat suhu di sekitar selangkangan dan testis menjadi tidak stabil. Kondisi ini tentu saja mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan, karena testis butuh suhu tertentu agar bisa optimal dalam memproduksi sperma.
  3. Testis Terpuntir
    Celana yang ketat menghambat spermatic cord bergerak bebas yang bisa membuat testis terpuntir atau terpelintir sehingga memotong suplai darah. Bahkan dalam kondisi yang parah membutuhkan pembedahan untuk mengatasinya.
  4. Melemahkan kandung kemih
    Pemakaian celana yang ketat dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan over-aktivitas kandung kemih yang membuat seseorang jadi lebih sering buang air kecil. Pada kondisi tertentu bisa menyebabkan sakit parah dan gangguan pada kandung kemih.

Untuk menghindari risiko ini sebaiknya jangan terlalu sering mengenakan celana ketat, dan pertimbangkan dulu adakah efek samping bagi kesehatan dengan mengikuti tren fashion saat ini.

BACA JUGA : Siapa Bilang Orang Kurus Bebas Penyakit Jantung?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes