penyakit campak

Fakta Campak Yang Harus Anda Ketahui

Campak, merupakan penyakit kulit yang bisa menyerang siapapun tanpa melihat berapa usia Anda, apa jenis kelamin Anda, ataupun berapa berat badan Anda.

Headline campakkan

Setiap tahunnya, hamper sekitar 20 juta orang di seluruh dunia menderita campak. Seorang asisten dokter bedah umum di Amerika merekomendasikan anak-anak untuk melakukan vaksinasi dan bagi orang dewasa untuk berkonsultasi dengan dokter. Untuk memberikan sedikit informasi sebelum Anda memutuskan untuk melakukan vaksinasi dan berkonsultasi dengan dokter, ketahui dulu beberapa fakta penting tentang campak yang tidak boleh Anda abaikan:

1. Campak Sangat Mudah Sekali Menular

Virus campak hidup di bagian hidung dan lendir tenggorokan orang yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menyebar melalui bersin dan batuk. Virus ini dapat tetap aktif dan menular pada permukaan orang yang terinfeksi bersin atau batuk selama dua jam. Perpindahan ini dapat dimulai dalam empat hari sebelum gejala muncul. Campak menular 90% pada orang terdekat dan tidak mempunyai daya tahan tubuh yang baik.

2. Gejala Awal Seperti Flu

Selama satu hingga dua minggu saat Anda terinfeksi, Anda akan mengalami demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan berair. Dua sampai tiga hari, biasanya akan muncul bintik-bintik putih di dalam mulut Anda.

3. Campak Dapat Menyebabkan Komplikasi Yang Parah

Dalam seribu orang yang menderita campak, satu hingga tiga orang dari mereka menderita komplikasi yang parah. Beberapa di antaranya termasuk pneumonia, dan pembengkakan otak yang bisa mengakibatkan kematian.

4. Tidak Ada Obat Untuk Campak

Karena penyebab campak adalah virus, sampai saat ini para ahli belum menemukan pengobatan khusus untuk menanganinya. Namun penyakit ini dapat Anda peringan dengan asupan vitamin A.

5. Vaksin Campak Sangat Efektif

Vaksin campak yang ada saat ini terbukti dapat menurunkan hampir 99% kasus campak dibandingkan dengan sebelum adanya vaksin. Vaksin campak termasuk dalam MMR, vaksin kombinasi yang melindungi terhadap campak, gondok, dan rubella (campak Jerman).

6. Anda Mungkin Tidak Akan Terinfeksi Setelah Divaksinasi

Orang yang sudah melakukan vaksinasi memiliki resiko lebih rendah untuk tertular campak. Dosis vaksin campak pertama biasanya diberikan kepada bayi usia 12 sampai 15 bulan, namun Anda bisa mendapatkan vaksinasi meskipun telah dewasa.

7. Campak Bukanlah Satu-satunya Penyakit Yang Menyebar Karena Penurunan Tingkat Vaksinasi

Vaksin untuk gondok memang biasanya kurang efektif dibandingkan untuk mengatasi penyakit campak dan rubella.

Semua fakta di atas harus Anda perhatikan agar sedini mungkin dapat terhindar dari penyakit campak. (mee)

BACA JUGA: Konsumsi Banyak Alkohol Tingkatkan Risiko Stroke

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes