Diabetes, diabetes sedunia

Hari Diabetes Dunia, Saatnya Lakukan Pola Hidup Sehat

Penyakit Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidak mampuan tubuh dalam memproduksi hormon insulin.

HIDUP SEHAT
Selain itu, penyakit yang dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis ini disebabkan karena penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin dengan ditandai tingginya kadar gula dalam darah.

Dari data yang dikutip dari litbang.depkes.go.id, banyak dampak bagi kesehatan akibat diabetes ini, diantaranya;
1. 50,9 persen penderita diabetes mengalami penurunan kemampuan sexual.
2. 30,6 persen mengalami gangguan refleks tubuh.
3. 29,3 persen mengalami gangguan penglihatan (retinopati diabetik).
4. 16,3 persen dapat menderita katarak.
5. 50 persen penderita diabetes akan meninggal akibat penyakit kardiovaskuler. Seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke dan penyakit jantung rematik.

Jenis-Jenis Diabetes

1. Diabetes Tipe 1
Penyakit diabetes jenis ini merupakan penyakit dimana tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin sendiri. Sebagian besar pasien ini adalah anak-anak dan remaja. Untuk mengontrol gula darahnya harus melalui suntikan insulin.

2. Diabetes Tipe 2
Diabetes Tipe 2 merupakan keadaan dimana tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin yang cukup. Juga karena resistensi insulin (insulin tidak dapat digunakan dengan baik). Diabetes jenis inilah yang banyak diderita orang untuk saat ini akibat gaya hidup yang tidak sehat.

Indonesia Tempati Ranking Lima Dunia

Sementara itu, data terbaru menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang menderita penyakit DM sebanyak 9,1 jut penduduk. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di posisi lima dunia, atau naik dua peringkat dari tahun lalu (pernyataan Prof. Nam Cho, Ketua International Diabetes Federation untuk kawasan Asia Pasifik/ IDF-WPR yang dikutip dari tempo.co)

Menurut hasil pemeriksaan darah yang dilakukan Riset Kesehatan Balitbangkes (Riskesdas) 2013 menunjukkan prevalensi (seberapa sering suatu penyakit atau kondisi terjadi pada sekelompok orang) nasional DM berdasarkan pemeriksaan, gula darah pada penduduk usia >=15 tahun di Indonesia sebanyak 6,9 persen, pria 5,6 persen, wanita 7,7 persen, di kota 6,8 persen dan di pedesaan 7,0 persen.

Program Penanggulangan

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), strategi yang efektif perlu dilakukan secara terintegrasi berbasis masyarakat melalui kerjasama lintas program dan lintas sektor. Tujuannya adalah agar program pengendalian DM, khususnya di Indonesia , dapat mengendalikan faktor risiko untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian.

Pemerintah sendiri melalu Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1575 tahun 2005, telah dibentuk Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular yang memiliki tugas pokok memandirikan masyarakat untuk hidup sehat melalui pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular. Terlebih, penyakit DM yang mempunyai faktor risiko bersama.

“Dalam rangka Hari Diabetes Sedunia 14 November 2014 maka WHO mengingatkan bahwa Diabetes tipe dua akan terus meningkat, akibat gaya hidup tidak sehat , khususnya diet berlebih dan kurangnya aktifitas fisik. Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga 30 menit setiap hari akan mengurangi risiko mendapat diabetes tipe dua sebesar 40%. Karena itu, selalulah melakukan pola hidup sehat,” pesan dari Kepala Balitbangkes Kementrian Kesehatan RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama.

BACA JUGA: Empat Diet Populer Ini Masih Dipertanyakan

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes