Having Fun with UN Soy Protein (Part 3) – Chocolate Soy Protein Biscuit

choco-soy-protein-biscuit

Di industri makanan, soy protein (protein kedelai) telah digunakan sejak tahun 1959 dikarenakan sifat fungsionalnya yang berperan dalam pembuatan produk-produk makanan seperti salad, makanan untuk vegetarian, daging tiruan, keju, non-dairy creamer, dan makanan bayi. Tahun-tahun belakangan ini kepopuleran soy protein meningkat disebabkan karena manfaat kesehatannya. Hasil penelitian membuktikan bahwa soy protein dapat mencegah masalah pada jantung, menurunkan kadar kolesterol (LDL), mencegah osteoporosis, mengurangi dan mencegah penimbunan lemak pada bagian perut, serta mencegah resiko kanker.

Soy protein adalah produk yang menyehatkan karena kadar lemaknya rendah, dan mengandung senyawa fitokimia seperti isoflavon dan saponin yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat, serta fitosterol.

Soy protein digunakan juga sebagai suplemen untuk olahraga kebugaran dan body building karena manfaatnya sebagai salah satu sumber protein terbaik untuk membangun otot. Hasil penelitian menyebutkan juga bahwa protein (termasuk soy protein) dapat membantu mencegah pengaruh buruk akibat overtraining. Manfaat protein atau soy protein untuk tujuan muscle building akan lebih baik jika dikonsumsi bersama karbohidrat dalam jumlah tertentu.

Untuk mendapatkan manfaat soy protein di kehidupan sehari-hari, salah satu caranya dengan mengolah menjadi snack sehat yang akan kita buat kali ini yaitu biskuit soy protein. Snack ini bebas laktosa sehingga bisa dikonsumsi oleh penderita lactose intolerance.

Untuk 26 keping
Bahan:

  • 50 g UN Chocolate Soy Protein
  • 50 g terigu protein rendah
  • ½ tsp baking powder
  • 2 tsp coklat bubuk
  • 20 g oatmeal instant
  • 65 g minyak kedelai
  • 25 g gula palem
  • 1 butir telur

Cara membuat

  1. Campur rata bahan kering yang terdiri soy protein, terigu, baking powder, coklat bubuk dan oatmeal. Sisihkan.
  2. Campurkan minyak kedele, gula palem dan telur. Kocok dengan mixer dengan kecepatan tinggi hingga tercampur rata.
  3. Turunkan kecepatan mixer menjadi rendah. Masukkan sedikit demi sedikit campuran bahan kering sampai habis. Adonan akan berbentuk butiran-butiran.
  4. Kumpulkan adonan dengan tangan dan bentuk seperti bola.
  5. Gunakan lembaran plastik. Taruh adonan diatas plastik kemudian ditutup lagi dengan lembaran plastik yang lain. Giling menggunakan gilingan kayu sampai adonan setebal kurang lebih ¼ cm.
  6. Cetak menggunakan cetakan bulat berdiameter 5 cm.
  7. Letakkan adonan yang sudah dicetak ke loyang yang sudah diolesi tipis minyak sawit.
  8. Lakukan sampai adonan habis.
  9. Olesi permukaannya dengan kocokan telur.
  10. Panggang dalam oven suhu 200oC selama sekitar 15-20 menit.
  11. Angkat. Dinginkan. Sajikan. Simpan dalam toples tertutup rapat agar tahan lama.

Nilai gizi per keping
Kalori: 47 kkal
Lemak: 2.8 g
Karbohidrat: 3 g
Serat: 0.1 g
Protein: 2.2 g
3 keping per sajian

Tips dan saran:

  1. Agar coklatnya lebih terasa dan bentuknya lebih menarik bisa ditambahkan choco chips secukupnya.
  2. Untuk anak-anak, bentuk cetakan bisa divariasi sesuai kegemaran anak-anak agar menarik.
  3. Sajikan bersama teh atau kopi dan dapat juga sebagai snack sehat di kantor atau di perjalanan.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes