Stir-Fried Kangkong

Simple cooking yuk dengan kangkung. Kangkung atau dalam bahasa Inggris disebut juga Water Spinach, Water Morning Glory, dan Water Convolvulus. Selain itu dikenal juga dengan sebutan Chinese Spinach dan Swamp Cabbage. Sayuran ini memiliki nama latin Ipomoea aquatica. Kangkung termasuk dalam keluarga tanaman Convolvulaceae (Morning Glory) dan satu genus dengan ubi jalar (Ipomoea batatas).


Asal-usul tanaman ini tidak begitu jelas, tapi tanaman ini dapat ditemukan di daerah tropis dan sub tropis. Kangkung tumbuh di air atau tanah yang berair (rawa). Terdapat dua jenis kangkung yaitu Ching Quat dan Pak Quat. Ching Quat memiliki batang berwarna hijau, daunnya berbentuk lebar, bunga berwarna putih, dan tumbuh di tanah berair (moist soil), sedangkan Pak Quat memiliki batang berwarna agak putih dengan daun berbentuk agak panjang seperti mata panah, bunga berwarna merah muda, dan tumbuh di kondisi berair seperti tanaman padi.

Kangkung adalah sayuran yang umum ditemukan di kuliner Asia Tenggara seperti di Singapura, Indonesia dan Malaysia. Pengolahannya biasanya dengan cara ditumis dengan lada, bawang putih, jahe, terasi dan bumbu yang lain. Selama pendudukan Jepang di Singapura pada Perang Dunia II, sayuran ini tumbuh dengan mudah dan menjadi sayuran yang populer di masa perang. Asal usul kangkung itu sendiri masih diperdebatkan, tapi sebagian besar ahli berpendapat tanaman ini berasal dari kawasan Asia Tenggara (Indochina), tapi ada pendapat lain yang menyebutkan kalau kangkung berasal dari India dan China. Namun data-data yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak bisa dipastikan juga kalau Indochina adalah daerah asal tanaman kangkung, akan tetapi ada sedikit data mengenai hal tersebut dibandingkan dengan teori yang mengemukakan kalau tanaman ini berasal dari India dan China.

Selain sebagai sayuran, ternyata kangkung menjadi gulma (tanaman pengganggu) berbahaya di Amerika Serikat. Dibawah kewenangan Federal Noxious Weed Act (Undang-undang Federal tentang gulma berbahaya), Badan Inspeksi Kesehatan Tanaman dan Hewan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA Animal and Plant Health Inspection Service – APHIS) melarang impor dan distribusi tanaman ini secara bebas kecuali memiliki izin. Kangkung menjadi gulma karena tumbuh dengan mudah di air dan mengganggu ekosistem lingkungan, terutama di beberapa wilayah selatan Amerika Serikat. Namun di negara bagian Massachusetts diperbolehkan untuk budidaya kangkung, karena tanaman ini sensitif terhadap embun beku (frost) sehingga tidak menjadi ancaman untuk ekosistem air di negara bagian tersebut.

Kangkung selama ini dikenal sebagai jenis sayuran yang menyebabkan kantuk. Mitos ini berkembang dengan berbagai teori. Sampai saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan kangkung bisa menyebabkan kantuk. Justru kandungan zat besi yang terdapat dalam kangkung dapat meningkatkan produksi sel darah merah dan aliran oksigen ke seluruh tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih segar. Efek mengantuk dapat disebabkan dari bahan makanan lain yang kita konsumsi bersama kangkung, misalnya nasi putih. Nasi putih mengandung triptofan yang merupakan salah satu asam amino yang berperan dalam pembentukan serotonin dan melatonin. Kedua hormon ini mempunyai peranan dalam relaksasi.

Dari segi kandungan gizi, 100 gr kangkung mengandung kalori sekitar 37 kcal, karbohidrat sekitar 6 g, serat sekitar 1 g, protein sekitar 3,2 g, dan lemak 0 g, sedangkan dari segi mineral, kangkung merupakan sumber yang baik dari kalium, mangan, besi, dan magnesium.

Untuk 3 porsi
Bahan
1 ikat kangkung
1 buah jagung manis (disisir)
4 siung bawah putih (haluskan)
1 sdm minyak zaitun
½ sdt garam
Lada sesuai selera

Cara membuat

  1. Cuci bersih kangkung kemudian daun-daunnya dilepaskan dari tangkainya. Bagian batang dipotong-potong kurang lebih 3-4 cm. Batang yang keras sebaiknya tidak digunakan karena agak alot sewaktu dikunyah.
  2. Panaskan minyak zaitun dengana api kecil, tumis bawang putih sampai harum. Masukkan berturut-turut jagung. Tumis sebentar. Kemudian masukkan kangkung dan tumis sebentar.
  3. Tambahkan garam dan lada. Aduk terus sampai agak layu.
  4. Angkat dan sajikan.

Nilai gizi per porsi
Energi: 74 kkal
Lemak: 3,8 g
Karbohidrat: 7 g
Serat: 1,4 g
Protein: 2,9 g

Tips dan saran

  1. Dapat ditambahkan potongan cabe besar untuk citarasa dan nilai gizi.
  2. Usahakan agar jangan terlalu lama menumis kangkung. Kangkung yang tidak terlalu lama ditumis memiliki citarasa yang khas segar.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes