penyebab insomnia, dampak insomnia, insomnia

Hindari Insomnia dengan Perhatikan Kualitas Tidur Anda!

Dunia kerja yang penuh dengan kesibukan menuntut seseorang banyak menggunakan waktunya untuk berbagai macam kegiatan. Mulai dari begadang untuk lembur kerja, berkumpul dengan teman sejawat untuk sekadar menghabiskan waktu, atau bahkan dengan keluarga.

Yawn

Tidak jarang, banyak yang mengurangi jam tidurnya demi kegiatan-kegiatan tersebut. Jam istirahat yang tidak diperhatikan dan seringnya begadang akan menyebabkan timbulnya insomnia.

Bagaimana Insomnia Bisa Terjadi?

Insomnia merupakan gangguan tidur yang akan mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Penderita insomnia mempunyai siklus tidur yang tidak teratur. Mereka bisa terjaga dari malam hingga dini hari. Bahkan, setelah matahari terbit penderita insomnia barulah bisa memejamkan mata. Gangguan susah tidur merupakan permasalahan yang akan menghambat berbagai kegiatan seseorang. Tidak hanya rasa kantuk yang teramat sangat, akan tetapi insomnia juga bisa menurunkan stamina seseorang. Penderita insomnia akan terlihat lemas, dan lelah, bahkan terkadang disertai dengan rasa pusing.

Jika sudah begitu, tentu akan menurunkan produktivitas seseorang. Seperti yang dilansir oleh beberapa sumber, idealnya manusia membutuhkan waktu tidur kurang lebih sekitar sepertiga waktu hidupnya atau sekitar enam hingga delapan jam per hari. Secara alami jika tubuh lelah maka seseorang akan merasa mengantuk dan memaksa tubuh untuk beristirahat secara fisik maupun mental. Berdasarkan penelitian, orang yang tertidur selama 6,5 sampai 7,5 jam dalam sehari akan memiliki hidup yang lebih panjang dibandingkan dengan seseorang yang waktu tidurnya hanya memakan waktu kurang dari 6,5 atau lebih dari 8 jam per hari.

Banyak Faktor Sebabkan Insomnia

Faktor utama yang menyebabkan seseorang menderita insomnia salah satunya adalah faktor psikologis. Faktor psikologis tersebut meliputi berbagai masalah seperti halnya tugas kuliah, pekerjaan, keuangan, keluarga, pribadi, penyakit dan masih banyak lagi lainnya. Masalah-masalah tersebut secara tidak langsung akan memberikan rasa kekhawatiran, kecemasan dan ketakutan. Sehingga, dapat menyebabkan tekanan bagi seseorang. Sesaat sebelum tidur, masalah-masalah tersebut selalu muncul. Hal inilah yang akan menyebabkan otak berpikir lebih keras. Alhasil insomnia tidak lagi bisa terhindarkan.

Selain faktor psikologis, faktor lain yang menyebabkan seseorang menderita insomnia adalah faktor fisik. Dimaksud faktor fisik seperti halnya perubahan hormonal wanita yang dipengaruhi oleh premenstruasi dan menopause. Faktor fisik lainnya yaitu seperti penurunan melatonin dan kondisi kesehatan. Faktor dan gejala-gejala insomnia pada setiap penderita insomnia tentu berbeda. Namun persamaannya hanya satu, yaitu penderita insomnia memiliki kualitas tidur yang buruk dibandingkan dengan seseorang pada umumnya. Dapat ditandai dengan gelisah saat tidur, hanya membolak-balikan badan, dan tidur tidak nyenyak. Kalaupun bisa tertidur, namun di tengah malam sering terbangun dan susah untuk melanjutkan tidur kembali.

Bagaimana Solusinya?

Insomnia dapat menyerang tanpa memperhatikan usia. Meskipun begitu, kejadian insomnia akan meningkat seirng dengan bertambahnya usia seseorang. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi insomnia ini. Salah satunya dengan menghindari kafein yang terkandung dalam berbagai bentuk setelah makan siang. Cara lainnya, yaitu dengan menghilangkan semua kecemasan ketika tidur. Hal-hal yang Anda telah lakukan hari itu lupakan, dan jangan pikirkan apa yang terjadi pada keesokan harinya. Biarkan Anda memberikan waktu untuk otak anda agar tidak berpikir terlalu keras. Untuk menunjang hal-hal tersebut, ciptakan suasana tenang dengan disertai lampu kamar yang sedikit remang agar Anda lebih cepat terlelap.

Jika Anda bukan termasuk penderita insomnia dan bermaksud untuk melakukan pencegahan, maka hindari makan dan minum terlalu banyak sesaat menjelang tidur. Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Pastikan tempat tidur bersih dan segar. Perhatikan pula suhu kamar agar tidak terlalu panas atau bahkan dingin, yang nantinya membuat Anda kurang nyaman.

Berolahraga secara teratur juga dapat membantu orang yang mengalami masalah tidur. Terakhir, adalah dengan tidak begadang terlalu sering. Pada umumnya, insomnia terjadi karena kebiasaan pola hidup kita. Jika kita terbiasa dengan hidup tidak sehat dengan cara begadang dan semacamnya. Maka, hal tersebut dapat membuat seseorang menderita insomnia. Jika sudah begitu, stamina tubuh akan terganggu hingga menyebabkan produktivitas menurun.

Mulai dari sekarang, perhatikan kualitas hidup Anda, dengan melakukan hidup sehat. (gie)

BACA JUGA: Berat Badan Naik, Padahal Sering Latihan? Jangan Khawatir!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes