kehamilan palsu

Ibu, Waspadai Gejala Kehamilan Palsu!

Di dunia ini, ibu mana yang tak mendambakan kelahiran seorang anak. Ya, semuanya pasti menantikan kehadiran sang buah hati. Kelahiran seorang anak bukan hanya membuat sang ibu menjadi sempurna, melainkan juga dapat memecahkan keheningan dan menggantinya dengan keceriaan di tengah-tengah keluarga. Karena alasan itulah mungkin seseorang yang baru saja mengetahui berita kehamilannya menjadi sebuah kebahagiaan yang luar biasa.

Headline Pregnan

Namun, jangan sampai Anda tertipu dengan ‘kehamilan palsu’. Mengapa dikatakan dengan kehamilan palsu? Hal ini dikarenakan, gejalanya sangat mirip sekali dengan ibu hamil pada umumnya. Misalnya, mengalami kenaikan berat badan, mual, dan sakit punggung. Namun, ketika Anda memeriksakan ke dokter, tak ada janin di dalam kandungan Anda. Dalam istilah medisnya, hal ini dikenal dengan kehamilan palsu atau pseudocyesis.

Penyebabnya Diduga dari Faktor Psikologis
Memang, penyebab pasti dari kehamilan palsu ini masih belum dapat diketahui, namun banyak pakar kesehatan menduga bahwa faktor psikologis adalah alasan utamanya. Jika seseorang menginginkan kehamilan yang sangat kuat, maka tubuhnya akan memunculkan gejala seperti hamil pada umumnya.

Seperti halnya perut semakin buncit, pembesaran payudara, dan seolah merasakan sensasi gerakan janin di dalam perutnya. Itulah yang akhirnya membuat otak menginterpretasikan bahwa itu adalah kehamilan, dan memicu pelepasan hormon (prolaktin dan esterogen)yang menimbulkan gejala layaknya hamil pada umumnya. Berikut adalah ciri-ciri kehamilan palsu yang sangat mirip dengan kehamilan pada umumnya. Gejala tersebut dapat berlangsung selama beberapa minggu, bahkan hinga tahun.

• Pembesaran dan pengencangan payudara, perubahan puting, dan mungkin produksi ASI
• Merasakan adanya gerakan janin
• Gangguan siklus menstruasi
• Pembesaran perut
• Mual dan muntah

Dokter Harus Jeli dalam Mendiagnosis
Untuk memastikan apakah di dalam kandungan Anda terdapat janin, maka jangan ragu untuk memeriksakannya di awal kehamilan Anda. Biasanya, dokter akan mengevaluasi keluhan yang dialami dengan melakukan pemeriksaan panggul dan USG perut.

Jika memang Anda mengalami kehamilan palsu, maka dokter pun juga wajib menyampaikannya dengan bahasa yang sehalus mungkin, agar calon ibu yang mendambakan kehadiran buah hati juga tidak terpukul dan kecewa. Memang, hal ini akan menjadi pukulan yang berat bagi ibu yang mendambakan kelahiran seorang bayi. Untuk mencegah pukulan keras tersebut, ada baiknya ketika pertama muncul gejala langsung mengonsultasikannya ke dokter kandungan. Semoga bermanfaat, dan bagi ibu yang mendambakan lahirnya buah hati, semoga cepat diberikan jawaban. (gie)

BACA JUGA: Tidur Nyenyak Bantu Merampingkan Pinggang

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes