Inilah yang Harus Anda Lakukan Saat Lapar

Seperti yang pernah kita bahas dalam artikel-artikel terdahulu bahwa tubuh memerlukan makanan sebagai sumber energi untuk dapat beraktivitas. Saat waktu makan tiba, tubuh tidak akan segan-segan memberitahu Anda bahwa sudah saatnya Anda harus memasukkan makanan dalam tubuh Anda.


2 alasan orang makan adalah karena rasa lapar dan nafsu makan. Sekalipun menjadi 2 hal berbeda, namun kebanyakan orang menganggap hal ini sebagai tanda-tanda yang sama bahwa tubuh butuh makan. Padahal jika nafsu makan yang datang belum tentu tubuh Anda benar-benar merasakan lapar. Lantas, apa yang harus Anda lakukan jika keinginan untuk makan itu datang?

Banyak orang lebih memilih mengkonsumsi biskuit, keripik kentang, ataupun makanan ringan lain yang ada di sekitar mereka. Mereka tidak menyadari bahwa makanan tersebut mengandung gula yang tinggi yang tidak baik bagi program diet dan bahkan bagi kesehatan. Kebiasaan seperti inilah yang harus segera ditinggalkan sejak dini. Saat lapar, tubuh memang membutuhkan gula, tapi dalam bentuk yang sehat dan dalam jumlah cukup untuk memberikan energi tambahan.

Jika Anda mengkonsumsi makanan dengan gula yang tinggi, atau makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti biskuit, roti tepung, dan karbohidrat olahan lainnya, maka kebiasaan ini dapat meningkatkan kadar gula darah dan bahkan menyebabkan tubuh Anda menjadi resisten terhadap insulin. Resistensi insulin merupakan salah satu faktor utama penyebab penyakit diabetes tipe 2. Ketika tingkat gula darah Anda tetap tinggi dalam waktu yang lama, maka hal ini dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah dan bahkan bisa membahayakan jiwa Anda.

Nah, daripada Anda membahayakan diri dengan mengkonsumsi makanan tak sehat saat lapar, sebaiknya Anda mulai beralih mengkonsumsi sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan. Sayuran hijau seperti daun selada, bayam, buncis, kangkung, dan sebagainya memiliki kandungan gizi yang sangat berlimpah. Selain kaya dengan vitamin A dan C, sayuran hijau juga mengandung berbagai unsur mineral seperti zat besi, magnesium dan fosfor. Sayuran yang berwarna hijau tua merupakan sumber karotenoid (pigmen dalam tanaman yang terdapat pada tumbuhan) terbaik dan tergolong penting untuk memerangi radikal bebas.

Klorofil (zat hijau daun) pada sayuran hijau merupakan pigmen dari tanaman yang warnanya hijau dan terdapat dalam kloroplas sel tanaman. Klorofil mempunyai struktur kimia yang hampir mirip dengan hemoglobin (sel darah merah). Sehingga menurut penelitian para ahli gizi, klorofil dapat dimanfaatkan untuk merangsang pembentukan sel darah merah pada penderita anemia.

Seperti halnya sayuran, buah-buahan yang ada disekitar Anda juga kaya akan vitamin dan mineral. Buah alpukat, pisang, dan pepaya adalah contoh buah yang mengandung gula alami, kaya akan zat gizi, dan bertekstur lembut yang baik dikonsumsi saat Anda mulai merasa lapar.

Tak hanya sayur dan buah-buahan, Anda juga bisa mengkonsumsi segenggam kacang-kacangan saat perut mulai keroncongan. Kacang merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk mencukupi kebutuhan protein harian. Selain mengandung protein, kacang-kacangan juga mengandung mineral, vitamin B, karbohidrat kompleks dan asam lemak omega-3 yang dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung, depresi, dan mencegah kram otot saat berolahraga.

Oleh karena itu, mulailah mengkonsumsi makanan sehat jika lapar mulai datang dari sekarang.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes