depresi

Jangan Salah, Depresi Tak Terjadi Hanya Karena Masalah

Selama ini yang kita tahu, seseorang dengan masalah yang menumpuk akan menimbulkan depresi. Ya, depresi memang selalu dikaitkan dengan seseorang yang memiliki masalah. Namun setelah diselidiki, depresi bukan hanya terjadi ketika Anda sedang dilanda masalah besar. Terdapat pemicu-pemicu lain yang dapat menimbulkan depresi. Apa sajakah pemicu tersebut?

Headline Stress

Seasonal Affective Disorder

Gangguan ini sering kali dikenal dengan gangguan afektif musiman, yang paling sering dikaitkan dengan musim dingin, dan menimpa setidaknya sekitar 5% dari orang Amerika. Meski kurang dari 1% orang-orang tersebut , depresi ini menyerang saat saat musim panas. Depresi yang diakibatkan oleh cuaca akan muncul ketika tubuh mengalami dan menyesuaikan penundaan musim baru. Hal serupa juga dikatakan oleh Alfred lewy, MD. Profesor Psikiatri di Oregon Health dan Science University, Portland

Rokok

Ya, rokok selalu saja menimbulkan hal-hal yang akan berdampak bagi kesehatan Anda. moncler armoise albizia 2 Tak cukup sampai di situ, ternyata rokok juga dapat menyebabkan seseorang depresi. Seperti yang kita tahu bahwa nikotin dikenal dapat mempengaruhi aktivitas neurotransmitter di otak, yang menghasilkan tingkatan dopamine dan Serotomin yang lebih tinggi. Hal ini tentunya telah menjelaskan sifat adiktif obat dan memungkinkan mengubah suasana hati . Untuk itu, menghindari rokok dan tetap bebas dari asapnya dapat membantu keseimbangan kimia otak Anda.

Kurang Tidur

Ya, bagaimana tidak membuat depresi, kurang tidur tidak akan membuat Anda untuk fokus. Rasa letih, lesu, lunglai dan gejala yang diakibatkan oleh kurang tidur akan menurunkan performa Anda. Tak ayal jika akhirnya kurang tidur dapat menyebabkan depresi. Sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa ketika peserta yang sehat kekurangan tidur, mereka memiliki aktivitas otak yang lebih besar setelah melihat gambar yang menjengkelkan. Dan hal ini sangat mirip dengan reaksi bahwa pasien memiliki gejala depresi. Jika Anda tak tidur, Anda tak punya waktu untuk mengisi sel-sel otak. moncler outlet polo 2 Itulah sebabnya, otak tidak akan berfungsi dengan baik , dan itulah mengapa depresi terjadi pada mereka yang kurang waktu tidur.

Tiroid

Ketika tiroid, kelenjar berbentuk kupu-kupu di leher, tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup, hal ini dikenal sebagai hypothyroidism, dan depresi adalah salah satu gejalanya. Hormon ini multifungsi, tetapi salah satu tugas utamanya adalah untuk bertindak sebagai neurotransmitter dan mengatur kadar serotonin. Jika Anda mengalami gejala depresi baru, khususnya bersama dengan sensitivitas seperti dingin,sembelit,dan kelelahan,tidak ada salahnya untuk melakukan tes tiroid.

Facebook

Ya, siapa yang sekarang tak menggunakan media sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Waspadalah, karena dengan sering menggunakan facebook atau akun media sosial lainnya dapat menyebabkan depresi. ugg outlet barstow brisbane Tak percaya? Sebuah penelitian menyatakan, terlalu banyak kegiatan di dunia maya berhubungan dengan tingkat depresi Anda, khususnya pada mereka yang masih remaja. Hal ini dibuktikan dengan peneliti menemukan sekitar 1,2 persen orang berusia 16-51 tahun menghabiskan waktu mereka dengan online, dan mereka memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi, sedang, hingga berat.

Nah, sudah tahu ‘kan apa saja yang memicu timbulnya depresi? Semoga bermanfaat. (gie)

BACA JUGA: 5 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan Jantung

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes