penyakit diabetes

Kenali Gejala Penyakit Diabetes Lebih Awal dengan 3P

“Jangan makan yang manis-manis, nanti kena penyakit diabetes!” Tentu kata-kata tersebut tidak lagi asing ditelinga Anda.

Karena orang terdekat Anda akan mengingatkan saat kita konsumsi makanan manis atau menambahkan beberapa sendok gula ke dalam minuman.

Mencegah lebih baik mengobati, peribahasa tersebut sangat tepat Anda terapkan dalam gaya hidup saat ini. Mengapa demikian? Estimasi terakhir International Diabetes Federation (IDF), terdapat 382 juta orang yang hidup dengan diabetes di dunia, saat tahun 2013.

Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang.

Dari kasus di atas, maka setiap 14 November diperingatsebagai Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian terhadap penderita diabetes yang terus meningkat.

Apakah Penyakit Diabetes Itu?

penyakit diabetes

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi hormon insulin.

Selainitu, penyakit yang dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis ini disebabkan karena penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin dengan ditandai tingginya kadar gula dalam darah.

Dari data yang dikutip dari litbang.depkes.go.id, banyak dampak bagi kesehatan akibat diabetes ini, diantaranya:
– 50,9 persen penderita diabetes mengalami penurunan kemampuan seksual
– 30,6 persen mengalami gangguan refleksi tubuh
– 29,3 persen mengalami gangguan penglihatan (retinopatidiabetik)
– 16,3 persen dapat menderita katarak
– 50 persen penderita diabetes akan meninggal akibat penyakit kardiovaskuler. Seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, dan penyakit jantung rematik.

Gejala khas awal yang harus diwaspadai adalah 3P;poliuria (peningkatan frekuensi kencing di malam hari), polidipsi (banyak minum), polifagia (banyak makan), dan penurunan berat badan secara tepat.

Gejala lain yang juga dapat timbul yaitu rasa kesemutan, mudah lelah, luka yang sukar sembuh, dan lain-lain.

Bagaimana memastikan bahwa seseorang terkena DM?

Harus diawali dengan adanya gejala 3P dan penurunan berat badan yang diikuti gula darah puasa >126 atau GDS >200.

Untuk Anda yang sudah terkena DM, ada 4 pilar dalam mengendalikan DM, seperti: kenalilah apa itu DM dan apa komplikasi yang dapat muncul; perencanaan pola makan; latihan fisik atau berolahraga; penggunaan obat (bila perlu).

Ada 2 Jenis Tipe Utama dalam Penyakit Diabetes, yaitu:

penyakit diabetes

– Diabetes Tipe 1
Suatu keadaan dimana tubuh sudah sama sekali tidak dapat memproduksi hormon insulin.

Sehingga penderita harus menggunakan suntikan insulin dalam mengatur gula darahnya, sebagai besar penderitanya adalah anak-anak dan remaja.

-Diabetes Tipe 2
Terjadi karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencakupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik (resistensi insulin).

Tipe ini merupakan yang terbanyak diderita saat ini (90 persen lebih), sering terjadi pada mereka yang berusaha lebih dari 40 tahun, gemuk, mempunyai riwayat diabetes dalam keluarga, dan menerapkan gaya hidup yang tidak sehat.

Proporsi Penyakit Diabetes

penyakit diabetes

Dari penelitian epidemiologis di Indonesia yang dilakukan oleh pusat-pusat diabetes, sekitar tahun 1980-an prevalensi diabetes melitus pada penduduk usia 15 tahun ke atas sebesar 1,5-2,3 persen dengan prevalensi di daerah rural atau perdesaan lebih rendah dibandingkan perkotaan.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 dan 20013 melakukan pemeriksaan gula darah untuk mendapatkan data proporsi penderita diabetes melitus di Indonesia pada penduduk usia 15 tahun ke atas.

Riskesdas tahun 2007 hanya meliputi penduduk di daerah perkotaan dan tidak menganalisis untuk Glukosa Darah Puasa terganggu (GDP terganggu).

Hasil yang didapat adalah sebagai berikut:

penyakit diabetes

Dari diagram di atas terlihat bahwa dibandingkan tahun 2007, baik proporsi DM maupun Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) di perkotaan, hasil Riskesdas tahun 2013 lebih tinggi.

Jika dibandingkan antara penduduk di perkotaan dan perdesaan, ternyata proporsi di perdesaan tidak lagi rendah dibandingkan diperkotaan.

Melihat hasil tersebut, terlihat bahwa proporsi diabetes melitus di Indonesia hasil Riskesdas tahun 2013 sebesar 6,9%, TGT sebesar 29,9% dan GDP terganggu sebesar 36,6%.

Jika estimasi jumlah penduduk Indonesia usia 15 tahun ke atas pada tahun 2013 adalah 176.689.336 orang.

Proporsi penderita DM, TGT , dan GDP terganggu meningkat seiring bertambahnya usia.

Proporsi TGT meningkat seiring usia hingga tertinggi pada kelompok usia 65-74 tahun, kemudian sedikit menurun.

penyakit diabetes

Sedangkan proporsi GDP terganggu meningkat seiring usia hingga tertinggi pada kelompok usia 55-64 tahun, kemudian sedikit menurun pada kelompok usia selanjutnya.

Selanjutnya pada diagram 3, berdasarkan jenis kelamin, proporsi penderita DM dan TGT lebih tinggi pada wanita, sedangkan GDP terganganggu lebih tinggi pada laki-laki.

penyakit diabetes

Perencanaan Pola Makan untuk Penderita Penyakit Diabetes

Kompisisi makan bagi penderita DM jelas tidak dapat disamakan dengan orang normal.

Kenapa? Karena metabolismenya berbeda sama sekali. Yang sangat harus diperhatikan pada penderita DM adalah stabilitas gula darah, jadi tidak boleh lewat dan juga tidak boleh kurang (ini sangat penting).

Komposisi terbaik untuk DM yang dianjurkan secara medis yaitu karbohidrat 60-70%, protein 10-15%, dan lemak 20-25%.Berikut ini contoh pilihan makanan untuk penderita diabetes:

– Makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh atau karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang panggan, oatmeal, roti, dan sereal dari biji-bijian utuh.
– Daging tanpa lemak yang dikukus, direbus, dipanggang, dan dibakar.
– Kacang-kacangan, termasuk kacang kedelai dalam bentuk tahu yang dikukus, dimasak untuk sup dan tumis.
– Popcorn tawar.
– Produk olahan susu rendah lemak dan telur.
– Ikan seperti tuna, salmon, sarden, dan makarel. Hidari ikan dengan kadar merkuri tinggi seperti ikan tongkol. (zee).

Baca Juga: Pasien Diabetes Sebaiknya Olahraga Pasca Makan Malam

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes