Gejala Sideroblastic Anemia

Kenali Gejala Sideroblastic Anemia

Sideroblastic anemia adalah sekelompok gangguan yang terjadi ketika sel-sel darah merah Anda tidak benar-benar terbentuk karena kurangnya zat besi. Ketika sumsum tulang Anda memproduksi sel-sel darah merah, mereka biasanya diisi dengan hemoglobin, sebuah protein merah pembawa oksigen. Sebuah proses penting dalam produksi hemoglobin adalah masuknya zat besi menjadi protein. Jika proses ini tidak terjadi, sel-sel darah merah tidak akan berfungsi dengan baik. Sideroblastic anemia bisa diwariskan atau berkembang di kemudian hari.

Jendela anemia

Diagnosa Laboratorium

Sideroblastic anemia didiagnosa dengan memeriksa sampel sumsum tulang Anda di bawah mikroskop. Pada orang yang menderita sideroblastic anemia, spesimen khusus sumsum yang berwarna menunjukkan sel-sel abnormal yang disebut cincin sideroblas. Sel-sel ini diidentifikasi oleh lingkaran hitam khas akibat adanya endapan zat besi. Sel-sel merah dalam darah Anda juga mungkin mengandung bintik gelap dari zat besi. Setelah diagnosa dilakukan dan ditemukan sideroblastic anemia, dokter Anda akan perlu menentukan penyebabnya.

Tanda dan Gejala

Mengangkut oksigen ke jaringan dan organ adalah fungsi utama dari sel darah merah. Karena sideroblas tidak akan membawa oksigen dengan baik, gejala yang paling umum dari dialami jika Anda terserang sideroblastic anemia ini adalah mudah kelelahan, sesak napas, sakit kepala ringan yang disebabkan karena oksigenasi yang buruk. Pada anak-anak, sideroblastic anemia akan sangat mengganggu masa pertumbuhan. Semua orang yang menderita sideroblastic anemia rentan terhadap kelebihan zat besi, suatu kondisi di mana kelebihan zat besi akan tertimbun di jaringan tubuh Anda sehingga menyebabkan kerusakan organ.

Sideroblastic Anemia Turunan

Menurut sebuah jurnal yang berjudul “Hematologi” diterbitkan pada tahun 2011, sideroblastic anemia turunan jarang terjadi. Semua gangguan ini berasal dari fungsi mitokondria yang cacat. Mitokondria adalah “tungku energi” dalam sel Anda, yang juga memainkan peran penting dalam memasukkan zat besi dalam pembentukan hemoglobin.

Puluhan cacat genetik telah dikaitkan dengan adanya sideroblastic anemia ini. Banyak orang yang menderita sideroblastic anemia turunan ini memiliki gejala yang relatif ringan. Namun, ada juga beberapa penderita penyakit turunan ini mengalami komplikasi serius, seperti kerusakan hati dan saraf, kebutaan, dan tuli.

Bagaimana Sideroblastic Anemia Bisa Datang?

Sideroblastic anemia menyerang karena berbagai penyebab. Paparan zat beracun dalam tingkat yang tinggi, seperti timah, seng, alkohol dan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan datangnya sideroblastic anemia. Kekurangan gizi, seperti vitamin B-6 juga dapat menyebabkan penyakit ini karena nutrisi ini sangat diperlukan untuk memasukkan zat besi sebagai bahan dalam pembentukan hemoglobin. Myelodysplastic syndrome, gangguan yang menyebabkan kegagalan sumsum tulang juga menjadi penyebab lain dari datangnya sideroblastic anemia.

Apa Saja Pengobatan Yang Bisa Dilakukan?

Pengobatan untuk sideroblastic anemia ini didasarkan atau tergantung pada penyebabnya. Beberapa bentuk pengobatan bisa dilakukan dengan menambah asupan vitamin B. Transplantasi sumsum tulang juga merupakan pilihan bagi sebagian orang yang menderita sideroblastic anemia atau sindrom myelodysplastic (jenis kanker di mana sumsum tulang tidak dapat membuat sel-sel darah sehat yang cukup dan ada sel-sel abnormal dalam darah atau pada sumsum tulang).

Jika sideroblastic anemia datang karena paparan toksin, maka cara pengobatan terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menghilangkan atau menghindari paparan zat beracun tersebut. Orang-orang yang terserang sideroblastic anemia dan sudah mengalami kerusakan hati disarankan untuk melakukan transplantasi hati. Dan banyak juga orang yang menderita sideroblastic anemia turunan, diobati dengan transfusi darah yang sering.

Setelah mengetahui gejala dan pengobatan penyakit ini, apakah Anda akan berusaha mencegahnya datang ke dalam tubuh Anda? Ya, marilah kita bersama-sama mencegah penyakit ini dengan selalu makan makanan yang sehat sehingga zat besi yang dihasilkan oleh tubuh seimbang dan sehat sehingga akan benar-benar menjadi bahan pembuat hemoglobin yang kuat. Iringi dengan olahraga dan juga suplementasi yang tepat. (mee)

BACA JUGA: Maksimalkan Pembakaran Kalori dengan Battling Ropes

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes