akibat obesitas

Ketika Obesitas Mengganggu Tidur

Obesitas atau kelebihan berat badan memang banyak menimbulkan masalah kesehatan, tak terkecuali tidur. Nah, berikut ini solusi mudah untuk menurunkan berat badan sekaligus mendapatkan tidur yang berkualitas.

akibat obesitas

Telah banyak studi dan fakta bahwa obesitas sangat tidak baik bagi kesehatan. Pasalnya, ketika seseorang mengalami obesitas, banyak organ yang akan terganggu fungsinya. Akibatnya, muncul berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan juga stroke.

Selain itu, obesitas juga dapat menyebabkan gangguan pada tidur. Obesitas dapat mengganggu kualitas tidur dan dapat menyebabkan sleep apnea. Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan tertutupnya saluran pernapasan yang dapat menurunkan kadar oksigen tubuh dan meningkatkan tekanan darah.

Beragam masalah kesehatan akan muncul apabila seseorang mengalami sleep apnea. Seperti tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, depresi, gagal jantung, hingga kematian mendadak.

Beberapa gejala yang timbul akibat sleep apnea antara lain:

– Rasa sesak yang dapat membuat penderita terjaga
– Kemampuan intelektual dan seksual menurun
– Sakit kepala tanpa sebab ketika bangun tidur
– Malas
– Sulit konsentrasi
– Mengantuk yang berlebihan

Karena itu, penting mencegah obesitas agar tidak menimbulkan sleep apne. Solusi paling tepat untuk mengurangi risiko sleep apnea adalah dengan menurunkan berat badan. Berikut ini beberapa cara mudah menurunkan berat badan agar tidak mengalami sleep apnea.

1. Hindari Makanan Cepat Saji

Selain itu, adanya zat adiktif, pengawet, dan pewarna dapat memicu sejumlah penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, berat badan naik, dan masih banyak dampak negatif lainnya.

Cara terbaik adalah menghindari konsumsi makanan cepat saji yang biasanya cenderung mengandung tinggi lemak dan karbohidrat. Mulailah makan lebih banyak sayuran, buah-buahan, dan ikan.

2. Olahraga Rutin

Olahraga sangat penting bagi penderita sleep apnea. Bukan hanya itu, olahraga rutin juga dapat menyehatkan tubuh seseorang secara keseluruhan. Namun usahakan, jangan melakukan olahraga atau latihan tiga jam sebelum waktu tidur.

3. Evaluasi Jadwal Tidur

Berolahraga rutin akan membantu Anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Setelah itu, evaluasi seberapa banyak waktu tidur yang telah Anda dapatkan setiap malamnya. Selanjutnya, perhatikanlah perasaan Anda ketika bangun pada pagi harinya.

Semoga bermanfaat. (ctr)

BACA JUGA: Haruskah Anda Mengonsumsi Aspirin Setiap Hari?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes