Know Your Heart before Training Part I

Kali ini saya akan membahas mengenai kondisi jantung yang dihubungkan dengan olah raga, apa yang harus anda mengerti dari kondisi dasar jantung, penyakit jantung yang bisa diperbaiki atau diperberat dengan olah raga dan apa yang bisa anda lakukan untuk mencegah terjadinya kondisi yang fatal.

Beberapa kali kita pernah mendengar kerabat atau sahabat tiba-tiba meninggal saat melakukan olah raga seperti tennis dll. Muncul pertanyaan, mengapa terjadi saat olah raga yang harusnya merupakan aktifitas yang meyehatkan?

Sebelum masuk membahas akitifitas olah raga secara detail, saya akan membahas mengenai jantung dulu.
Jantung adalah organ unik, terletak di tengah/pusat dari tubuh manusia sebagai pompa untuk menyalurkan darah ke seluruh tubuh dari otak hingga ujung jari kaki manusia. Karena sifatnya sebagai pompa, maka jantung memiliki otot sebagai komponen utama. Jantung sendiri juga memerlukan nutrisi dari darah untuk memenuhi energi saat memompa, hal ini dipenuhi dari pembuluh darah yang disebut arteri koroner.

Semakin tua usia seseorang, makin banyak gangguan yang dapat terjadi pada jantung. Gangguan yang sering timbul antara lain,

  1. 1. sumbatan atau penyempitan pembuluh darah koroner karena penumpukan kolesterol di dinding pembuluh darah
  2. 2. penurunan kekuatan pompa jantung akibat penyakit kencing manis, darah tinggi yang lama, atau kerusakan otot jantung pasca serangan jantung.
  3. 3. Serangan jantung yang dapat bersifat fatal akibat sumbatan total mendadak koroner.

Umumnya pada usia muda, gangguan diatas jarang terjadi, namun menginjak usia 40tahun keatas, frekuensi terjadinya hal diatas makin tinggi.

Apa gejala yang timbul pada gangguan jantung? Gejala yang timbul beragam tergantung apa gangguan yang terjadi. Pada penurunan kekuatan pompa jantung (dalam istiah medis disebut heart failure), gejalanya adalah sesak apabila aktifitas yang lebih berat, sesak membaik dengan istirahat, sesak justru memberat bila posisi tidur/berbaring.  Pada kondisi serangan jantung, gejala yang timbul adalah nyeri dada hebat di sisi kiri lebih dari 15 menit, nyeri menjalar ke lengan kiri disertai keringat dingin dan rasa takut yang hebat seperti seolah olah akan meninggal, nyeri berhubungan dengan aktifitas seperti olah raga yang memacu energy secara eksplosif seperti tennis.

Hal diatas dapat dicegah dan dideteksi melalui pemeriksaan oleh dokter. Beberapa pemeriksaan untuk  mendeteksi antara lain EKG untuk merekam akitifitas listrik jantung, echocardiografi untuk melihat gerakan jantung, tes treadmill untuk deteksi dini adanya sumbatan koroner hingga ke pemeriksaan canggih seperti MSCT dan yang bersifat invasive seperti kateterisasi jantung.

Olah raga apa yang boleh dan tidak boleh berdasar gangguan jantung tersebut? Akan dibahas di bagian kedua berikutnya

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes