Kurang Tidur? Waspadai Turunnya Level Testosteron Anda!

Tidur merupakan cara beristirahat paling baik dari semua jenis istirahat yang ada. Tidur memungkinkan seluruh organ-organ tubuh melakukan fungsinya dengan benar. Selain itu, tidur juga dapat menyegarkan dan memulihkan tubuh setelah lelah dengan beragam aktivitas.

Di sisi lain, kurang tidur dapat menganggu beberapa fungsi tubuh. Salah satunya adalah menurunkan produksi testosteron. Testosteron merupakan hormon yang berperan penting dalam pertumbuhan sel otot. Sebuah studi menyatakan bahwa kurang tidur dapat menurunkan tingkat testosteron hingga 15%. Menurunnya testosteron juga berpengaruh terhadap tingkat kesehatan pada pria, terutama kesehatan seksual.
Studi ini menjelaskan bahwa dengan menurunnya kadar testosteron, menurun pula libido, energi, dan tingkat konsentrasi pada pria. Bahkan dalam kasus tertentu, menurunnya testosteron dapat menyebabkan kelelahan. Selain berperan bagi pertumbuhan otot, testosteron juga memiliki peran yang penting dalam menjaga kepadatan tulang. Tak heran, banyak pria yang berusia di atas 40 tahun cenderung mengalami keropos tulang karena produksi testosteron menurun sebanyak 1-2% tiap tahun.

Sebuah penelitian dilakukan dengan membandingkan tingkat testosteron pada orang yang memiliki tidur cukup dan mereka yang kurang tidur. Hasil menunjukkan, mereka yang tidur kurang dari 8 jam mengalami penurunan tingkat testosteron sebanyak 10-15% daripada yang tidur sebanyak 10 jam. Berkurangnya tingkat testosteron juga dihubungkan dengan menurunnya tenaga dan kekuatan para partisipan.

Jadi, bagi Anda yang ingin meningkatkan pertumbuhan otot, tidurlah minimal 8-9 jam perhari agar kadar testosteron Anda terjaga.

BACA JUGA : Pentingnya Buah bagi Perkembangan Otot Anda

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes