Mengapa Kita Perlu Minuman Isotonik?

Apapun aktivitas yang kita lakukan, baik itu di rumah maupun di kantor, tubuh kita pasti akan mengeluarkan keringat, misalnya ketika kita melakukan pekerjaan sehari-hari seperti memasak, menyetrika, membersihkan rumah, ataupun bekerja di dalam maupun di luar ruangan.

 

Bekerja di ruangan ber AC seperti di gedung perkantoran juga membuat tubuh kita kehilangan cairan tubuh yaitu melalui pernafasan, urin dan penguapan melalui kulit. Bahkan ketika sedang tidur pun tubuh akan tetap mengeluarkan cairan sebanyak 350 ml , dimana 1/3 bagian hilang melalui pernafasan dan 2/3 bagian hilang melalui penguapan dari kulit yang diserap oleh kasur, seprai, dan lain-lain.

Tubuh kita paling banyak kehilangan cairan jika kita melakukan aktivitas yang berat ataupun berolahraga. Saat berolahraga, baik melakukan olahraga ringan maupun berat, tubuh akan kehilangan banyak cairan, apalagi jika cuaca panas, kehilangan cairan akan lebih banyak lagi. Jika kehilangan ini tidak diganti maka suhu tubuh akan meningkat dan tubuh akan lebih mudah lelah.

“Sehari-hari kita tanpa olahraga berat kehilangan elektrolit atau ion. Dalam sehari kita kehilangan sekitar 2,5 – 3 liter cairan tubuh. Tergantung aktivitasnya, semakin berat aktivitasnya semakin banyak kehilangan cairan tubuh. Dalam hal ini sudah jelas. Walau tidak olahraga pun, elektrolitnya hilang. Kurang tepat kalau dibilang hanya orang yang berolahrga kehilangan elektrolit. Stigma itu salah,” ungkap Ratna Yudythia, Head of Scientific and Consumer Care PT Amerta Indah Otsuka saat acara Pocari Sweat Conference 2012 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (29/9).

Cairan tubuh kita terdiri dari air dan ion, sehingga pada saat kita kehilangan cairan tubuh, artinya kita kehilangan tidak hanya air, tapi juga ion tubuh. Ion memiliki peranan penting dalam mencegah terjadinya kelelahan pada otot (muscle fatigue). Salah satu penyebab kelelahan adalah terhambatnya glikolisis atau pemecahan glikogen (simpanan glikogen) menjadi tenaga. Seharusnya asam laktat dapat digunakan sebagai cadangan tenaga, namun karena tubuh kurang cairan, proses perubahan itu menjadi terganggu.

Minuman isotonik memiliki tekanan cairan yang sama dengan cairan tubuh sehingga sel-sel tubuh kita bisa selalu dalam keadaan homeostasis. Selain itu, kandungan ion di dalam minuman isotonic dapat membantu tubuh untuk menahan cairan lebih lama, sehingga tubuh tidak mudah dehidrasi.

“Pocari diciptakan untuk mengganti ion yang hilang. Boleh dikonsumsi kapan saja. Tubuh itu pintar. Kalau memang butuh, dia akan haus. Jadi kita gak bisa mengatur berapa banyak mengonsumsinya. Pocari bukan obat. Jadi kalau sudah merasa haus dan merasa lemas. Tandanya cairan tubuh hilang. Tidak ada batasan. Dan aman dikonsumsi,” jelas Ratna Yudythia.

Cairan tubuh itu penting

Jika kita asumsikan 60% berat tubuh kita adalah cairan, maka jika berat badan kita 70kg, maka berat cairan tubuh kita adalah : 60/100 x 70kg = 42 kg. Jika kita bayangkan dengan jerigen kapasitas 20L, berarti banyaknya cairan tubuh kita adalah 2 buah jerigen isi 20L dan 2 buah jerigen isi 2L !

Wah, banyak juga ya? Cairan tubuh memang memegang peranan penting dalam hidup kita dimana salah satu peranannya adalah mengatur suhu tubuh dan juga sebagai alat transportasi untuk mengedarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Jika tubuh mengalami dehidrasi, maka akan berpengaruh terhadap seluruh kerja organ dan proses dalam tubuh kita. Karena itu, cegah dehidrasi dengan minuman yang tepat, yang komposisinya mirip cairan tubuh. (aai)

BACA JUGA : 4 Manfaat Yoga Bagi Si Super Sibuk

 

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes