daging kambing

Menikmati Lezatnya Daging Kambing dengan Aman dan Sehat

Menu dengan bahan dasar daging sapi atau daging kambing pastilah mudah dijumpai ketika perayaan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Dan yang paling mendominasi biasanya adalah daging kambing.

daging kambing

Hidangan khas daging kambing pada saat kurban antara lain sate kambing, gulai kambing, atau tongseng kambing. Meski begitu, ternyata banyak yang anti terhadap daging kambing karena disebut dapat mengundang sejumlah masalah kesehatan. Salah satunya adalah dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi). Benarkah demikian?

Mengenal Daging Kambing

Tidak sedikit yang mengaku ogah ikut dalam “pesta daging” ketika perayaan hari raya, terutama daging kambing. Hal ini tidak lepas dari munculnya beragam mitos yang mengatakan bahwa memakan daging kambing dapat menimbulkan bahaya, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi) hingga penyakit jantung. [Baca Juga: Menikmati Lezatnya Daging Kambing Dengan Sehat]

Namun, tahukah Anda bahwa dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa daging kambing memiliki kadar lemak dan kolesterol yang lebih rendah dibanding daging lain seperti sapi. Pada daging kambing, rata-rata kandungan lemaknya 20% sementara daging sapi 25%. Sedangkan kolesterol daging kambing juga lebih rendah dibanding daging sapi. moncler jacket acorus (lihat infografis). Daging kambing juga kaya akan protein serta vitamin dan mineral penting untuk tubuh.

2

Hubungan Daging Kambing dengan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang sudah umum di dengar dan dialami masyarakat saat sekarang. Meski ada pengaruh dari faktor genetik, namun juga banyak kasus terjadi karena pola hidup yang tidak sehat. Seperti makan yang tidak teratur ditambah dengan kurang gerak. Semua ini dapat menimbulkan tekanan darah tinggi.

>> Pilih Susu Kambing atau Susu Sapi? <<

Lalu bagaimana dengan pertanyaan daging kambing dapat memicu tekanan darah tinggi? Memang, tidak jarang yang mengeluh mengalami tekanan darah tinggi setelah banyak makan olahan daging kambing (sate, gulai, dll). Namun, tidak semua yang mengonsumsi daging kambing otomatis tekanan darah akan naik.

Daging kambing bukanlah satu-satunya hal yang bisa dijadikan ‘kambing hitam’ atas munculnya hipertensi atau serangan jantung. Yang menjadi masalah adalah bagaimana dalam mengolah daging kambing itu sendiri. Misalnya daging kambing diolah menjadi sate atau gulai dengan minyak dan santan serta bumbu-bumbu lainnya. Ini bisa menjadi penyebab hipertensi atau bahkan membuat kambuh penyakit tekanan darah. ugg outlet barstow brisbane

Bagaimana dengan Mereka yang Sedang Melakukan Diet?

daging kambing

Makanan berlemak pasti akan sulit dihindari ketika Hari Raya Kurban seperti saat ini, termasuk bagi mereka yang menjalani program pengaturan pola makan (diet). Ya, makanan yang berlemak dan berkalori tinggi pasti akan mudah dijumpai di meja makan. Tentu, ini adalah godaan besar karena dapat mengganggu program diet. Lantas bagaimana solusinya?

Cara terbaiknya adalah dengan tetap menikmati makanan tersebut, baik sate kambing atau gulai kambing. Namun, perhatikan porsi yang akan Anda konsumsi.

Note: Dengan menjaga pola makan (jangan berlebihan) serta suplementasi yang tepat, maka kelezatan makanan khas Hari Raya Kurban tetap dapat Anda nikmati dengan aman dan sehat >> Super Fat Block dari Ultimate Nutrition

Tentunya, segala hal termasuk konsumsi daging kambing sebaiknya jangan terlalu berlebihan. Karena jika berlebihan akan dapat mengacaukan kesehatan. Dampak langsung biasanya adalah sembelit. monster beats apple accessories Jika semakin parah akan dapat mengakibatkan ambeien.

daging kambing

Selain itu, jika daging kambing dikonsumsi secara berlebihan dan kontinyu, ini akan bisa menimbulkan efek jangka panjang. Yakni meningkatkan kadar lemak dan kolesterol darah karena pada dasarnya daging kambing juga mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh ini dapat menumpuk pada pembuluh darah.

Meski begitu, tidak perlu takut untuk mengonsumsi daging kambing asalkan jangan berlebihan. Apabila memiliki kecenderungan tekanan darah dan kolesterol tinggi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter agar tidak memicu masalah bagi kesehatan. (ctr)

BACA JUGA: Selain Protein, Nutrisi Ini Juga Tak Kalah Penting untuk Otot Anda

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes