Nonton Porno Bisa ‘Membunuh’ Libido Anda!

Facebook memang populer, dan begitu juga Wikipedia. Tetapi, ada situs-situs lain yang banyak menarik perhatian orang.

Di Amerika Serikat, sekitar 12 persen situs internet berfitur pornografi dan kira-kira 43 persen dari pengguna internet mengatakan mereka melihat materi pornografi secara online. Bagi banyak orang, cyberporn bisa menyebabkan banyak masalah dalam kehidupan pribadi, gairah seks, dan hubungan romantis.

Mengapa ini menjadi masalah?
Para peneliti berpendapat bahwa internet membuat orang lebih rentan kecanduan seks karena memberikan mereka akses cepat ke materi pornografi. Sebuah penelitian menemukan bahwa, di antara orang-orang yang mengaku pernah menggunakan komputer untuk tujuan seksual, satu persen adalah pecandu cybersex, yang berarti mereka menghabiskan waktu sekitar 11 jam mingguan terlibat dalam kegiatan cybersex (meliputi mengunjungi situs porno dan melakukan hubungan seks dengan orang lain secara online).

Masalah ini berlaku lebih sering pada pria, karena wanita lebih cenderung ingin melakukan hal pornografi dengan pasangan romantisnya.

Beberapa pecandu porno mengatakan, mereka menghabiskan sebanyak 8 jam menonton pornografi setiap malam, tetapi masih belum jelas berapa banyak waktu seseorang yang harus dihabiskan ber-porno ria sebelum kebiasaan itu menjadi “berlebihan”.

Para ahli mengatakan bahwa masalah ini tidak hanya pada jumlah waktu seseorang menghabiskan untuk melihat porno, tetapi lebih banyak pada bagaimana kebiasaan tersebut mempengaruhi hubungan dan kehidupan sehari-hari.

Penelitian tentang pengaruh melihat cyberporn memang masih terbatas. Namun baru-baru ini, sebuah penelitin terhadap kaum pria di Italia menunjukkan bahwa konsumsi porno yang berlebihan bisa menyebabkan anoreksia seksual, yaitu rasa kecemasan tentang seks atau ketakutan hubungan seks yang membatasi keintiman.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes