Healthy Breakfast, Healthy You

healthy-breakfast-healthy-you

Pada tanggal 5 Agustus 2010 yang lalu saya menghadiri seminar yang bertajuk “Healthy Breakfast, Healthy Business”. Memang dalam seminar sehari ini lebih banyak membahas tentang peluang-peluang bisnis dari breakfast itu sendiri, meskipun dibahas juga mengenai manfaat breakfast atau sarapan pagi terhadap kesehatan tubuh manusia. Beberapa materi yang dibahas pada seminar ini yaitu mengenai Breakfast as a Good Business, Tips Memulai Bisnis Sarapan Pagi, Healthy Tea for Breakfast, Weight Management Dengan Keju, dan Mendesain Sarapan Sehat Dalam Industri Jasa Boga. Akan tetapi untuk kali ini saya akan mencoba berbagi apa yang saya peroleh dari seminar tersebut tentang manfaat breakfast itu sendiri bagi kesehatan tubuh.

Pertama kali diungkapkan beberapa alasan kenapa beberapa orang melakukan “skip breakfast”, antara lain karena tidak sempat, tidak sarapan bisa menurunkan berat badan, belum/tidak merasa lapar, dan di sekolah/kantor atau jalan saja. Alasan-alasan ini yang harus diberantas. Kita sebisa mungkin harus dapat merencanakan sarapan pagi. Apa sih sebenarnya fungsi sarapan pagi? Setelah makan malam, ada sekitar 8-12 jam tubuh tidak mendapat asupan makanan/minuman. Di pagi hari, adalah saat jam biologis dimana tubuh butuh sarapan. Istilah break-fast itu sendiri berasal dari dari kata break (memecah) dan fast (puasa=tidak makan/minum). Sarapan juga akan memenuhi kebutuhan gizi sampai waktu snack pagi atau makan siang. Sarapan dapat meningkatkan stamina kerja, konsentrasi belajar, kenyamanan kerja dan belajar. Sarapan dapat mencegah konstipasi, hipoglikemia, pusing, gangguan stamina, kognitif dan kegemukan (karena cukup energi sampai siang dan tidak melampiaskan makan banyak pada waktu makan siang). Sarapan juga berguna pada saat kita sedang berdiet, karena sarapan dapat membantu tubuh kita untuk menyediakan energi dan zat gizi yang cukup sehingga dapat memenuhi kebutuhan tubuh dan mengontrol nafsu makan kita.

Yang lebih penting juga yaitu makanan untuk sarapan harus makanan yang sehat, artinya memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang meliputi unsur makanan pokok, lauk pauk, buah/sayur, dan minuman. Dari sarapan, kita akan memenuhi 15-35% kebutuhan harian zat gizi (tergantung jenis zat gizinya), memenuhi kebutuhan energi, protein, lemak dan air sekitar 15-30%, dan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral 20-35%. Sarapan untuk memenuhi 15-35% kebutuhan zat gizi tergantung dari jenis zat gizi dan porsi energinya. Semua zat gizi diperlukan tubuh tapi ada beberapa zat gizi yang prioritas dipertimbangkan. Tabel berikut menggambarkan kebutuhan harian zat gizi berdasarkan kategori umur.

Kelompok umur Air (L) Energi (kkal) Protein (g) Vit A (RE) Piridoksin (mg) Vit B12 (ug) Vit. C (mg) Kalsium (mg) Besi (mg) Seng (mg)
Anak SD 6-12 thn 1.8 1800-2050 40-45 500-600 1.0-1.3 1.5-1.8 45-50 600-1000 Okt-13 11.2-14.0
Remaja pria 12-18 thn 2.2 2400-2600 60 600 1.3 1.8 75-90 1000 13-19 17
Remaja wanita 12-18 thn 2.1 2200-2350 50-57 600 1.2 2.4 65-75 1000 25 14-15.4
Dewasa pria 19-49 thn 2.5 2350-2550 60 600 1.3 2.4 90 800 13 12-13
Dewasa wanita 19-49 thn 2.0 1800-1900 50 500 1.3 2.4 75 800 25 9.5

Sumber: Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (2004)

Ciri-ciri gizi sarapan yang sehat yaitu cukup air, cukup karbohidrat, cukup protein, cukup lemak, cukup vitamin/mineral, tinggi serat (rendah Indeks Glikemik), dan seimbang antar zat gizi. Jangan dilupakan juga untuk menyediakan sarapan dengan cara yang sehat, bersih dan higienis. Sebergizi apapun suatu makanan kalau tidak disiapkan dengan cara yang bersih akan sama sekali tidak berguna. Citarasa sarapan pun perlu dipertimbangkan terutama untuk ibu-ibu yang menyiapkan sarapan untuk anak-anak dan keluarganya.

Nah, setelah kita mengetahui betapa pentingnya manfaat sarapan pagi bagi kesehatan tubuh dan perannya untuk yang sedang berdiet, masih adakah alasan untuk tidak sarapan pagi? Become health is your choice. Then have healthy breakfast everyday!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes