bahan makanan yang tak sehat

Jauhi Bahan Makanan Ini Jika Ingin Sehat!

Hai fitnes mania, sadarkah Anda bahwa kita semua sudah terlalu banyak makan makanan olahan yang tidak sehat? Karena terlalu banyaknya makanan olahan tubuh Anda tentunya sangat kurang terasupi sayur-sayuran hijau. Menurut penelitian terbaru yang dilakukan Dietary Guidelines for Americans, hampir dari 70% orang-orang mengalami kekurangan omega 3, dan 77% memiliki kadar vitamin D yang rendah. Kekurangan vitamin D ini akan menyebabkan masalah kardiovaskular seperti asma.

Headline mee 2

Untuk tetap menjaga kesehatan, Anda perlu mengetahui berbagai bahan makanan ataupun minuman yang berbahaya dan bisa mengancam jiwa Anda. Berikut beberapa bahan yang sebaiknya jangan mendekati mulut Anda:

Sodium Benzoat

Natrium benzoate adalah zat aditif yang digunakan sebagai pengawet dalam beberapa jus buah, dan soda. Ketika digunakan dalam minuman yang mengandung asam askorbat (alias vitamin C), campuran dapat membentuk sejumlah benzena kecil, zat yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu, satu studi menemukan bahwa natrium benzoat dapat meningkatkan hiperaktif pada anak-anak.

Kalium Bromate (Potassium Bromate)

Kalium bromate sering digunakan sebagai zat aditif dalam proses pembuatan roti atau makanan. Anda dapat menemukan pada biskuit dan makanan ringan lainnya. Masalahnya adalah karena ada penelitian yang membuktikan bahwa kalium bromate ini telah terbukti menyebabkan kanker pada tikus dan telah dilarang di banyak industri.

Pemanis dan Rasa Buatan (Artificial Sweeteners And Flavor)

Semua pemanis buatan seperti sucralose, sakarin, aspartam, dan sintetis lainnya memberikan nilai gizi nol. Para ahli gizi juga merekomendasikan Anda untuk menghindari rasa palsu dalam segala bentuk, terutama aroma mentega buatan yang biasanya banyak ditemukan pada popcorns, margarin, dan makanan ringan lainnya. penelitian terbaru juga mengatakan bahwa diacetyl yang merupakan bahan penyedap mentega buatan telah dikaitkan dengan pemicu penyakit Alzheimer.

Acrylamide

Acrylamide atau akrilamida adalah kimia yang biasanya ditemukan pada karbohidrat yang diproses seperti sereal, kerupuk, roti atau produk kentang. Menurut FDA dan BPOM, zat ini telah dikaitkan dengan kanker pada hewan. Dan jika Anda tidak siap untuk merombak diet Anda terlebih dahulu, Anda bisa menghindari untuk makan keripik kentang atau kentang goreng olahan, karena mengandung akrilamida yang sangat tinggi.

Brominated Vegetable Oil (BVO)

BVO adalah makanan aditif yang membuat rasa aroma jeruk tidak hilang pada soda dan minuman olahraga. Zat ini masih terbilang legal dalam dunia makanan. Meskipun makanan ini dilarang di Uni Eropa, Jepang, dan Australia karena mengandung bromin, unsur yang ditemukan dalam flame retardants yang telah dikaitkan dengan masalah saraf.

Natrium Nitrat Atau Apapun Yang Berlabel Nitrat.

Natrium nitrat merupakan bahan pengawet yang digunakan dalam daging olahan seperti daging asap, dan dendeng. Anda sudah tahu bahwa daging olahan sangat tinggi akan natrium dan lemak. Kadar natrium nitrat yang tinggi dapat memicu risiko penyakit jantung dan diabetes. Jika Anda makan daging, pilihlah daging atau unggas yang segar, dan makanlah dalam porsi yang secukupnya.

BHA & BHT

Butylated hydroxyanisole (BHA) dan Butylated Hydroxytoluene (BHT) sering ditambahkan ke dalam makanan untuk menambah lemak. Zat tersebut ditemukan dalam berbagai makanan, mulai dari mentega hingga permen karet.
Seperti dengan bahan lain yang mencurigakan dalam makanan kita, kebanyakan penelitian tentang BHT dan BHA telah terbatas pada hewan dan tabung, dan tidak langsung belajar pada orang, sehingga sulit untuk mengatakan meyakinkan bahwa zat ini berbahaya.

MSG

Anda mungkin sudah tahu bahwa untuk menghindari MSG sangatlah membantu kesehatan Anda. MSG sering ditemukan di kaleng sup, minuman diet, makanan cepat saji, sosis kemasan, daging sapi rebus, sup instan, saus salad dan beberapa makanan vegetarian kemasan. MSG memang telah dirancang untuk merangsang selera makan Anda dan dapat membuat rasa hambar makanan benar-benar menjadi enak. Masalahnya adalah MSG memiliki banyak nama seperti monosodium glutamat, maltodekstrin, natrium caseinate, autolyzed yeast, autolyzed vegetable protein, hydrolyzed vegetable protein, ekstrak ragi, dan bahkan asam sitrat. Ada lebih dari 40 bentuk zat aditif ini yang diproses bebas di pasaran. Dan dalam label makanan biasanya zat ini tidak dicantumkan. Mayo Clinic mengatakan MSG dapat sakit kepala, nyeri dada, mati rasa, dan jantung berdebar-debar.

Dari kesemua zat yang telah disebutkan diatas, entah apakah Anda memutuskan untuk menjauhi MSG atau makanan berpengawet, ataupun mengoptimalkan asupan nutrisi Anda, Anda perlu makan makanan alami yang sebaiknya Anda belanja dan masak sendiri. Semoga bermanfaat!

BACA JUGA: Waktu Tak Dapat Menyembuhkan Patah Hati

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes