nyeri dada tiba-tiba

Penyebab Nyeri Dada yang Wajib Anda Waspadai!

Serangan jantung memang menjadi pemicu kematian terbesar di dunia. Serangan jantung yang datang tiba-tiba dengan nyeri dada yang biasanya menjalar ke bagian lain dari tubuh seperti rahang, bahu, punggung, leher, dan perut. Beberapa orang mengalami kelelahan ekstrem, sesak napas, berkeringat, mual dan sakit kepala ringan.

hEADLINE dADA

Tapi apakah Anda tahu bahwa nyeri dada yang non kardiovaskular mempengaruhi hingga 25% orang dewasa. Karena kebanyakan dari kita sering mengabaikan nyeri dada yang datang tiba-tiba, Anda sebaiknya mengetahui penyebabnya.

1. Asam Refluks

Menurut Dr Whitfield, moncler armoise albizia 2 seorang dokter keluarga mengatakan bahwa penyebab paling umum nyeri dada adalah gastroesophageal reflux disease (GERD). GERD adalah penyakit pencernaan kronis di mana asam lambung mengalir ke kerongkongan, menyebabkan iritasi yang dapat lebih menyakitkan setelah makan. Gejala penyakit ini memang sering membuat jantung terasa terbakar sehingga tak jarang menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman di bagian dada.

2. Depresi dan Kecemasan

Depresi dapat menyebabkan orang mengalami nyeri dada, tapi nyeri dada ini tidak terkait dengan masalah jantung. Kecemasan, juga sering menampilkan dirinya pada tubuh dalam bentuk nyeri dada, kata ahli jantung Stephen T. Sinatra, MD, FACC, pendiri Jantung MD Institute. Tapi jika Anda ragu, monster beats audio beats adidas sebaiknya konsultasikan dengan para ahli medis terutama jika nyeri dada tidak menghilang dengan cepat karena setiap serangan jantung bisa juga disertai dengan kecemasan.

3. Tertariknya Otot Dada

Mendorong dan menarik benda berat seperti furniture, vacum cleaner dan bahkan melakukan pose yoga berputar (ketika Anda tidak cukup fleksibel) dapat meregangkan otot-otot di dinding dada dan menyebabkan ketidaknyamanan sehingga menimbulkan rasa sakit di jantung, kata Dr Sinatra. Anda bisa menggunakan pijat titik, obat topikal, terapi laser dingin atau es diikuti oleh panas untuk mengobatinya nyeri ini.

4. Kista Payudara

Dalam beberapa kasus, nyeri dada sebenarnya bisa saja disebabkan karena nyeri payudara. , Mary Jane Minkin MD, profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Yale School of Medicine menjelaskan bahwa kadar hormon estrogen dan progesteron yang berfluktuasi selama siklus menstruasi wanita dapat menyebabkan “perubahan payudara fibrocycstic” atau kista payudara. Ini benjolan payudara non-kanker yang biasanya akan hilang setelah seorang wanita selesai menstruasi. michael kors abbey backpack access review Memang, banyak wanita mendapatkan nyeri payudara secara berkala, dan memang banyak wanita yang bingung menentukan apakah nyeri dada yang dirasakannya ini berhubungan dengan jantung atau tidak.

Apakah Anda Pernah Mengalami Nyeri Dada Saat Latihan?

Ya, latihan Anda harus terasa menantang. Namun nyeri dada selama latihan bukanlah hal yang wajar atau normal. Jika Anda mengalami nyeri dada selama latihan, sebaiknya hentikan latihannya dan beritahukan orang terdekat agar segera membawa Anda ke rumah sakit. Jika Anda berolahraga secara teratur dan sering mengalami kelelahan yang ekstrem atau sesak napas yang tidak biasa, hal ini juga bisa menjadi peringatan adanya tanda-tanda penyakit jantung.

Waspadalah dan cintai jantung Anda dengan pola makan dan olahraga yang teratur dan sehat. (mee)

BACA JUGA: Tips Mengontrol Kolesterol Secara Alami

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes