Soda Bukanlah Minuman Yang Tepat Bagi Tubuh Anda!

Bagi masyarakat perkotaan yang canggih dan modern, soda bukanlah minuman yang langka didapatkan. Minuman bersoda sering kali dikonsumsi dan dijual dengan bebas di banyak tempat makan dan supermarket. Tak jarang pula, minuman ini sering digadang-gadangkan sebagai penghilang haus dahaga yang manjur daripada air putih itu sendiri. Akan tetapi tahukah Anda bahwa minuman ringan ini berkontribusi banyak terhadap masalah kesehatan?

minuman soda, bahaya minuman soda, minuman ringan berbahaya, diet

Berikut ini beberapa alasan mengapa sebaiknya Anda harus mengurangi bahkan lebih baik berhenti mengonsumsi minuman ringan jenis ini:

1.Banyak Mengandung Gula Yang Dimurnikan/Olahan

Gula yang dimurnikan merupakan salah satu bahan yang berbahaya di dunia ini. Minuman bersoda ini mengandung gula yang dimurnikan lebih banyak daripada takaran yang harus dikonsumsi orang dewasa selama dua hari. Tidak seperti buah atau makanan manis lainnya, soda tidak memiliki serat yang mampu menyeimbangkan pengonsumsian gula dalam tubuh. Hal tersebut akan menyebabkan glukosa dalam darah membeku, resistensi insulin meningkat, sindrom metabolik, dan mengakibatkan kecanduan terhadap gula.

Maka dari itu, orang yang sering mengonsumsi minuman ringan bersoda ini satu hari dua kali atau bahkan lebih akan sangat rentan terserang penyakit diabetes mellitus tipe 2 daripada orang yang jarang mengonsumsinya.

Efek negatifnya tidak berhenti sampai di situ saja. Diet soda yaitu diet yang mengganti pemanisnya dengan gula kimia ternyata sama-sama merugikan kesehatan Anda. Aspartam, pemanis buatan yang paling populer dalam minuman ringan ternyata menjadi hal yang berkaitan dengan hampir seratus masalah kesehatan seperti masalah tumor otak, dan gangguan emosional.

Soda bisa menyebabkan diabetes karena soda dapat mempengaruhi kemampuan kerja pankreas untuk menghasilkan insulin dan mempengaruhi cara tubuh dalam mengenali dan memproses kalori yang dikonsumsi setelah meminum soda.

2. Berat Badan Menjadi Bertambah

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan lebih dari 10 tahun, orang yang minum soda mengalami peningkatan 70% pada lingkar pinggang dibandingkan dengan orang yang menghindarinya. Semakin manis minuman ringan yang dikonsumsi orang setiap hari, entah untuk diet atau sebagai minuman sehari-hari, semakin besar kemungkinan bahwa berat badan mereka akan naik lebih cepat.

3.Tulang Menjadi Rapuh dan Asam Lambung Meningkat

Minuman bersoda ataupun soda itu sendiri tinggi akan phosphoric acid (asam fosfat), zat yang memberikan kontribusi untuk banyak masalah kesehatan. Mengonsumsi asam fosfat secara berlebihan akan menurunkan kepadatan tulang, osteoporosis, dan memperluas risiko patah tulang. Selain itu, terlalu banyak asam fosfat pada tubuh akan menyebabkan hati dan ginjal bekerja lebih keras dari biasanya. Asam fosfat juga akan mengganggu kemampuan tubuh menyerap kalsium dan menyebabkan asam lambung meningkat. Hal ini akan membuat tulang mudah rapuh dan membuat makanan sulit dicerna dan diserap tubuh.

4. Soda Cokelat, Hindari Mengonsumsinya

Soda yang paling berbahaya adalah soda yang berwarna cokelat yang mengandung pewarna karamel, seperti Coke, Pepsi dan lain-lain. Pewarna karamel terbuat dari proses pemurnian gula, dan banyak mengandung bahan kimia tambahan dan zat kontaminan lainnya. Zat kontaminan yang sering dipakai adalah 4-methylimidazole, yang telah diketahui sebagai penyebab kanker pada hewan.

5.Membuat Konsentrasi Otak Menurun

Soda diklaim bisa menumpulkan otak dan pikiran. Soda banyak mengandung brominated vegetable oil (BVO) yang menyebabkan hilangnya memori dan gangguan syaraf pada otak. Dehidrasi kronis yang disebabkan oleh banyaknya gula dan bahan lainnya dalam soda juga berkontribusi terhadap menurunnya konsentrasi otak Anda.

Demikian beberapa alasan yang wajib Anda ketahui sebelum menjadikan minuman bersoda ini minuman favorit Anda. Meskipun beberapa alasan tersebut sudah disebutkan, masih banyak alasan yang sebenarnya bisa membuat Anda menjauhi konsumsi minuman ini. beralihlah ke minuman yang lebih sehat seperti air putih dan teh herbal. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA: Apakah Pemanis Buatan Aman? Ini Faktanya!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes