penyakit stroke

Stroke, Pembunuh Nomor Satu di Indonesia

Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya di dunia. Di Indonesia, penyakit akibat gangguan pasokan darah ke otak ini menjadi pembunuh nomor satu.

penyakit stroke

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Kurangnya aliran darah dapat menyebabkan kerusakan atau mematikan sel-sel saraf di otak.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, stroke juga disebut sebagai serangan otak. Dan di Indonesia sendiri, stroke merupakan pembunuh nomor satu menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Data kejadian stroke dari Balitbangkes

1). Prevalensi (angka kejadian) stroke bisa dilihat di hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)

– Peningkatan prevalensi stroke dari 8,3 per 1.000 pada Riskesdas 2007 menjadi 12,1 per 100 pada Riskesdas 2013 (Untuk stroke responden usia 15 tahun ke atas).

– Umur 15-24 th (0,2 per seribu), umur 25-34 tahun (0,6 per seribu), umur 35-44 tahun (2,5 per seribu), umur 45-54 tahun (10,4 per seribu), umur 55-64 tahun (24 per seribu), umur 65-74 tahun (33,2 per seribu) dan umur > 75 tahun (43, 1 per seribu).

– Prevalensi pada laki lebih banyak dari pada wanita. Laki 7,1 per seribu, dan wanita 6,8 per seribu (Riskesdas 2013).

2). Data dari stroke registry yang juga dilakukan oleh Balitbangkes sejak 2013 sampai 2014.

Menunjukkan proporsi menurut kelompok umur dibanding total pasien stroke (angka proporsional). Kelompuk umur 21-30 tahun (0,74%), 31-40 tahun (4,5%),41-50 tahun (18,5%), 51-60 tahun (33,8%), dan > 60 tahun (42,1%).

Penyebab Stroke

Faktor pertama yang menjadi penyebab stroke adalah gaya hidup yang tidak sehat. Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan minuman bersoda, sering konsumsi makanan cepat saji, kurang aktivitas fisik, dan juga obesitas.

Faktor kedua adalah risiko medis. Faktor ini dapat menyebabkan atau memperparah stroke. Seperti hipertensi, kolesterol tinggi, antherosclerosis (pengerasan pembuluh darah), masalah jantung, diabetes, migrain, dan juga faktor keturunan.

Cara Mencegah dan Mengurangi Risiko Stroke

Cara terbaik adalah segera melakukan gaya hidup yang sehat. Seperti diantaranya.

– Stop Merokok

Sudah banyak penelitian yang mengatakan bahwa rokok sangat tidak baik dan membahayakan kesehatan. Pasalnya, kebiasaan merokok dapat menyebabkan pembekuan darah.

– Olahraga

Olahraga teratur sangat baik untuk mencegah stroke. Bukan hanya stroke, latihan secara rutin dapat membuat tubuh sehat secara keseluruhan.

– Konsumsi Buah dan Sayur

Disiplin mengonsumsi buah dan sayur akan membantu Anda terhindar dari penyakit stroke. Jangan makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya mengancam pembuluh darah.

– Hindari Depresi

Sering stres dan depresi dapat meningkatkan risiko stroke. Pada penelitian terbaru, stres di pekerjaan juga dapat meningkatkan risiko stroke karena mempengaruhi pelepasan hormon untuk metabolisme, imunologi, dan sistem kardiovaskuler.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Stroke, kesulitan berdiri satu kaki selama 20 detik dapat diindikasikan sebagai stroke ringan. Agar terhindar dari berbagai penyakit, olahraga, pola makan, dan gaya hidup yang sehat adalah cara terbaik.

Semoga bermanfaat. (ctr)

BACA JUGA: Ketika Obesitas Mengganggu Tidur

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes