penyakit Bulan Madu

Waspada, Penyakit Ini Bisa Ganggu Bulan Madu Anda!

Semua pasangan baru yang telah menikah tentu akan melakukan Honeymoon alias bulan madu. Ya, inilah momen bagi Anda untuk memadu kasih bersama pasangan Anda. Seolah, saat Anda melakukan bulan madu, dunia hanya milik berdua. Pagi, siang, malam hanya Anda habiskan waktu dengan menikmati romantisme pasutri.

Headline Honeymoon

Namun, ada ‘musuh’ besar yang wajib Anda waspadai. Itu adalah Honeymoon Cytitis, sejenis penyakit yang mengganggu kenikmatan Anda saat melakukan hubungan seksual di saat bulan madu. Lalu, apa penyebab penyakit tersebut dan gejala apa yang ditimbulkannya? dr. Femmy Nurul Akbar, SpPD akan menjelaskan informasi penting ini untuk Anda!

Apa Itu Honeymoon Cytitis?

Ya, penyakit Honeymon Cytitis adalah suatu peradangan saluran kemih pada bagian bawah yang biasa terjadi pada saat Anda sedang melakukan bulan madu. Gangguan penyakit ini sering dialami oleh mereka, pasangan muda yang baru saja melangsungkan pernikahan. Hal ini dikarenakan, peradangan pada kandungan kemih, yang biasa terjadi saat berhubungan intim. Peradangan tersebut dipicu oleh bakteri dari saluran kelamin dan anus yang terdorong ke saluran kemih. Pengantin wanita sangat rentan terkena penyakit ini, dibandingkan dengan pria.

Bakteri Apa yang Menyebabkan Penyakit Ini?

Penyebab paling besar yang dapat memicu Honeymoon Cytitis adalah bakteri Escherecia Coli yang umumnya hidup di usus besar. Kemudian, menyusup ke saluran kencing, sehingga memicu terjadinya penyakit ini. Terdorongnya bakteri ini ke saluran kencing juga dapat disebabkan oleh jari yang tidak steril dan juga tak rajin membersihkan organ intim sebelum dan sesudah berhubungan seksual.

Apa Gejala yang Ditimbulkan?

Gejala yang dirasakan saat terjangkit penyakit ini adalah rasa seperti terbakar dan rasa nyeri yang luar biasa ketika buang air kecil, frekuensi buang air kecil meningkat atau intensitasnya lebih sering, rasa nyeri pada tulang pubis (tempat tumbuhnya rambut kemaluan). Bukan hanya itu, hal yang paling bisa dikenali adalah berubahnya warna air kencing menjadi keruh, bahkan bisa juga urin berwarna merah. Gejala-gejala tersebut tentunya akan mengganggu dan menghambat Anda dalam membangun romantisme melalui hubungan intim dengan pasangan Anda.

Lalu, Bagaimana Mencegahnya?

Terdapat upaya-upaya yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini ketika sedang Honeymoon. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk pencegahan:

• Menjaga Kebersihan Organ Intim.

• Pastikan Kandungan Kemih Kosong sebelum atau sesudah Anda melakukan hubungan seksual.

• Usahakan Anda buang air kecil setelah melakukan hubungan intim (Dimaksudkan agar bakteri juga ikut terbuang bersamaan dengan urin)

• Perbanyak minum air putih, 8-10 gelas per hari.

• Konsultasikan dengan dokter ketika Anda mengalami gejala yang telah disebutkan.

Meskipun penyakit ini sangat rentan menyerang pasangan pengantin wanita, namun tak lantas membuat pria mengabaikan kebersihan organ intimnya. Untuk itu selalu jaga kebersihan organ intim Anda, jika tidak ingin momen honeymoon Anda hancur karena penyakit ini! Semoga bermanfaat. (gie)

BACA JUGA: Penyebab Nyeri Dada yang Wajib Anda Waspadai!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes