Before after pempi

Mulanya Skeptis, Akhirnya Berhasil Turunkan 43 Kg

Disclaimer: Hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda tergantung dari situasi tubuh masing-masing pengguna.

Dalam 7 bulan terakhir, penghobi otomotif dan game ini berhasil menurunkan berat badannya sampai sebanyak 43 kilogram! Apa saja yang dia lakukan selama dietnya?
Before after pempi

Disarankan Dokter untuk Berdiet

Semuanya berawal saat Pempi terkena penyakit asam urat sehingga dokter menyarankan untuk menurunkan berat badan. “Dengan berat hati dan rasa tidak yakin bahwa saya mampu berdiet, saya pun memulai diet secara bertahap.” ujar Pempi. Sejak itulah, Pempi ingin hidup sehat dan punya badan ideal, serta menghilangkan rasa sakit di pinggang yang dialaminya setiap bangun tidur.

“Setelah mendapat sedikit penjelasan tentang diet dari dokter, saya browsing seputar diet yang tepat di internet dan banyak menemukannya di www.DuniaFitnes.com dan Youtube Denny Santoso,” ungkapnya.

Kontrol Pola Makan & Kardio di Pagi Hari plus Ngegym di Sore Hari

“Saya mengontrol pola makan saya dengan makan antara 3-4 kali sehari dalam porsi kecil, dan asupan makanan juga saya perhatikan dengan cara mengonsumsi makanan kaya serat, vitamin, dan protein. Saya juga hindari makanan yang berlemak jenuh,” terang pemilik nama lengkap Irfan Susanto ini.

Untuk menu sarapan, Pempi biasanya mengonsumsi oatmeal atau roti gandum, sedangkan untuk makan siang berupa nasi merah, daging (putih atau merah) serta sayur dan buah. Sebelum latihan di sore hari, Pempi memilih cemilan rendah kalori dan buah-buahan, dan disusul makan malam berisi menu daging, sayur, dan buah.

Untuk olahraganya, Pempi berlatih 4-5 kali dalam seminggu dengan durasi antara 60-90 menit. “Pagi saya kardio dan latihan perut, lalu sorenya saya latihan di gym. Untuk latihan bebannya, hari pertama saya latih otot dada, hari kedua otot punggung, hari ketiga otot bahu, hari keempat otot lengan dan tangan, dan hari kelima otot kaki. Tiap selesai sesi latihan beban, saya juga selipkan latihan perut dan kardio,” ujar pria yang paling menyukai latihan otot kaki dan otot bahu ini.

Sedangkan untuk membantu program fat loss-nya, Pempi memilih menggunakan suplemen Ultra Ripped Fast Acting Formula untuk membantu proses pembakaran lemak dan Prostar 100% Whey Protein untuk mencukupi kebutuhan protein tubuhnya. “Menurut saya dengan suplemen tersebut ditambah pola latihan yang rutin dan benar sangat membantu dalam proses penurunan berat badan saya juga proses pembentukan otot tubuh saya,” tandas pria bertinggi badan 181 cm ini.

Beri Kejutan dengan Transformasi Tubuhnya

“Hampir 6 bulan saya tidak bertemu dengan orang tua saya, sedangkan orang tua saya belum tahu tentang perubahan tubuh saya yang drastis. Akhirnya saya sempat dipaksa oleh orang tua untuk check up di laboratorium karena khawatir saya mengidap penyakit atau kecanduan narkoba. Hahaha..” kata Pempi diiringi derai tawa saat menceritakan pengalaman unik yang pernah dialaminya setelah berhasil menurunkan berat badan.

Ingin Sixpack Agar Lebih Pede

“Target saya sebenarnya telah tercapai, sakit asam urat saya tidak pernah kambuh. Tapi target saya selanjutnya yaitu membentuk otot perut yang sempurna, jadi saya bisa percaya diri berjalan di tepi pantai tanpa baju. Hehehe..” ungkap pria yang berlatih di Calosa Fitnes Centre, Malang, ini.

“Niat dan konsisten adalah modal awal. Selanjutnya, perluas wawasan tentang fatloss dan pilih suplemen yang tepat agar proses penurunan berat badan bisa lebih optimal!” tukas Pempi berpesan pada seluruh pembaca Sportindo.com The Magz. (dee)

BACA JUGA : SUKSES BERDIET, NANANG TARGETKAN ULTIMATE BODY CONTEST

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes