15 Juta Warga India Terjangkit Asma

Sekitar 15 juta orang di India dilaporkan menderita penyakit asma lantaran buruknya penanganan dari manajemen penanggulangan penyakit asma di negara tersebut.

Hal ini terungkap oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh Indian Council of Medical Research, seperti dikutip Zeenews, Minggu (10/6).

Penelitian itu menemukan bahwa pemberitahuan diagnosa penyakit asma kepada para pasien dianggap tidak penting oleh pihak manajemen tersebut. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya masalah dalam pemberitahuan informasi seputar inhaler, yang diketahui sebagai terapi andalan asma.

Penelitian ini melibatkan 50 pasien di sebuah rumah sakit umum perawatan dada. Mereka diwawancarai tentang kualitas penanganan manajemen tersebut sebelum diperintahkan mengunjungi ke rumah sakit rujukan dan tentang pengetahuan asma.

Hasilnya, hampir 66 persen pasien mengaku tidak diberitahu soal tindakan-tindakan pencegahan untuk mengurangi serangan asma dan sebanyak 99 persen mengaku tidak diberikan informasi tentang tanda-tanda awal mulai memburuknya kondisi asma.

Hasil lainnya, penelitian ini juga menemukan hanya sekitar 44 persen pasien yang mengaku diberi resep terapi inhaler dan mayoritas dari mereka belajar cara penggunaan inhaler melalui lembaran petunjuk, pasien lain atau staf rumah sakit, ketimbang dari dokter mereka sendiri. (jay)

BACA JUGA : Waspadai Gejala Usus Buntu!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes